DUMAI, RiauPro.com -Anggota DPR RI Komisi XII Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Iyeth Bustami, soroti musibah kebakaran yang terjadi di Kilang Pertamina Refinery Unit II Dumai pada Rabu, (01/102025) malam.
Menurutnya, kejadian seperti ini sudah berulang kali terjadi, dan terakhir terjadi pada bulan April tahun 2023 lalu.
Komisi XII DPR RI yang diwakili Iyeth Bustami yang merupakan mitra dari PERTAMINA, juga mempertanyakan SOP dan K3 apakah benar dijalankan sesuai standar dan prosedur atau ada faktor lain sebagai penyebabnya.
“Apakah Standar Operasional Prosedur serta keselamatan dan Kesehatan kerja di kilang pertamina sudah dijalankan sesuai standar atau ada faktor lain sebagai penyebabnya,”
tanya lyeth.
Sebagai wakil rakyat yang duduk di DPR-RI
Iyeth juga menyampaikan rasa keprihatinan mendalam, serta mempertanyakan alat-alat yang digunakan apakah masih layak pakai atau telah melewati batas pemakaian
“ Karena musibah kebakaran yang seperti ini tentunya menimbulkan kepanikan dan kekhawatiran di tengah masyarakat yang pemukimanya berdekatan dengan lokasi kebakaran karena menyangkut keselamatan warga sekitar,” ungkapnya.
Ia juga berharap dengan adanya kejadian ini, Pemerintah melalui Pertamina pusat dapat memberikan perhatian khusus dan mendalam terkait hal ini, terutama keselamatan dan kesehatan kerja di area kilang serta solusi terbaik agar hal serupa tidak terulang.
Iyeth juga mendorong Pertamina untuk segera melakukan percepatan proses perluasan buffer zone PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU II Dumai, sebagai bagian dari upaya peningkatan standar keselamatan dan keamanan operasional kilang, serta perlindungan masyarakat di sekitarnya. (Rilis).







