Menu

Mode Gelap
Tiga Orang Diringkus! Polsek Pujud Ungkap Peredaran Sabu 40 Gram Green Policing Hijaukan Halaman, Polsek Simpang Kanan Cegah Bencana dari Sekarang Siapkan Halaman Rumah Dengan Green Policing, Polsek Simpang Kanan: Jadi Benteng Hijau Bukan Sekadar Pohon, Polsek Sp Kanan: Ini Pesan Tersembunyi di Balik Tanam Bibit Pohon di Halaman Polisi di Hati, Polsek Sp Kanan Green Policing Tanam Bibit Tanam Harapan KKN UMRI Kelompok 67 Edukasi Siswa SDN 005 Pulau Kumpai tentang Bahaya Bullying

Riau

BPBD dan Damkar Riau Minta Daerah Waspadai Ancaman Banjir dan Tanah Longsor

badge-check


					BPBD dan Damkar Riau Minta Daerah Waspadai Ancaman Banjir dan Tanah Longsor (Foto: ILUSTRASI) Perbesar

BPBD dan Damkar Riau Minta Daerah Waspadai Ancaman Banjir dan Tanah Longsor (Foto: ILUSTRASI)

RiauPro.com, Pekanbaru – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Dan Pemadam Kebakaran (BPBD dan Damkar) Provinsi Riau tingkatkan koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait tingginya intensitas hujan dalam berapa pekan terakhir.

Begitu juga dengan dengan BPBD kabupaten kota untuk memantau curah hujan yang terjadi kabupaten kota di Riau. Semua daerah pun diimbau agar meningkatkan kewaspadaan akan dampak banjir.

“Kita terus lakukan pemamtauan terkait tingginya intensitas hujan belakangan ini. Koordinasi pun terus kita lakukan baik BMKG maupun BPBD di daerah,” kata Kepala BPBD dan Damkar Riau, Edy Afrizal, Ahad (23/1125).

Selain itu, BPBD Riau juga terus memantau elevasi air di danau Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Koto Panjang, Kampar. Terus meningkatnya elevasi air, berujung akan ada ke kebijakan membuka pintu air ke sungai.

“Ya, itu juga kita pantau,” ujar Edy.

Baru-baru ini papar Edy, dirinya telah menghadiri acara gelar pasukan yang digelar di Polda Riau untuk kesiap-siagaan menganstisipasi bencana Hidrometeorologi karena cuaca ekstrem.

BPBD dan Damkar Riau sendiri sudah mendorong kabupaten kota untuk menetapkan status siaga bencana akibat cuaca ekstreme ini. Tidak hanya soal banjir, tetapi juga ancaman tanah longsor.

Terutama di daerah yang geografisnya perbukitan seperti Kampar dan Kuantan Singingi (Kuansing). Penetapan status sebagai bentuk antisipasi termasuk penaggulangan lintas sektoral.

“Kita sudah mendorong kabupaten kota agar segera menetapkan status itu. Sehingga ketika ada bencana, kita semua sudah siap semuanya,” ungkap Edy lagi.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tiga Orang Diringkus! Polsek Pujud Ungkap Peredaran Sabu 40 Gram

10 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Green Policing Hijaukan Halaman, Polsek Simpang Kanan Cegah Bencana dari Sekarang

10 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Siapkan Halaman Rumah Dengan Green Policing, Polsek Simpang Kanan: Jadi Benteng Hijau

10 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Bukan Sekadar Pohon, Polsek Sp Kanan: Ini Pesan Tersembunyi di Balik Tanam Bibit

10 Agustus 2026 - 17:24 WIB

Pohon di Halaman Polisi di Hati, Polsek Sp Kanan Green Policing Tanam Bibit Tanam Harapan

10 Agustus 2026 - 16:59 WIB

Trending di Hukrim