Menu

Mode Gelap
Gencarkan “Police Goes To School”, Polres Kepulauan Meranti Tekan Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Pelajar Polres Meranti Sasar Hiburan Malam, Operasi Antik 2026 Cegah Peredaran Narkoba Respon Cepat Kapolres Rohil, Ketua DPRD Apresiasi Pemulihan Situasi Kamtibmas Pasca Unras Tinjau 30 Hektare Lahan Jagung, Polsek Bagan Sinembah Perkuat Ketahanan Pangan Ungkap Kasus Sabu Seberat 12,22 Gram, Unit Reskrim Amankan Satu orang Pelaku dari Pondok Kebun Sawit Terima Sembako, Anak Berkebutuhan Khusus dan Warakauri Rajut Kebahagiaan di HUT Ke-76 Korem O31/WB

Nasional

BBKSDA Riau Turunkan Tim, Harimau Ukuran Besar Melintas di Jalan Zamrud

badge-check


					BBKSDA Riau Turunkan Tim, Harimau Ukuran Besar Melintas di Jalan Zamrud Perbesar

Siak, RiauPro com – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menurunkan tim ke lapangan menyusul laporan kemunculan seekor harimau sumatera berukuran besar di jalur akses Water Injection Plant (WIP) Zamrud, Kabupaten Siak.

 

Harimau tersebut dilaporkan muncul pada siang hari di area depan WIP Zamrud, tepatnya di dekat jembatan yang menjadi jalur utama kendaraan, pada Rabu (14/1/2026).

 

Dari data yang dirangkum, satwa dilindungi itu terlihat menyeberangi jalan sebelum kembali masuk ke semak belukar di sekitar kawasan tersebut, sehingga sempat mengejutkan pengendara yang melintas.

 

Penampakan harimau tersebut sempat diabadikan oleh Mandor Departemen Operation, Khaidir, bersama seorang sopir bernama Dedi. Disebutkan juga bahwa lokasi kemunculan harimau tersebut berada sekitar 1,3 kilometer dari Pos BBKSDA di kawasan Taman Nasional Zamrud.

 

Kepala Bidang Teknis BBKSDA Riau, Ujang Holisudin, mengatakan pihaknya langsung merespons laporan tersebut dengan melakukan pengecekan di lapangan.

 

“Saat ini tim dari BBKSDA Riau sedang melakukan konfirmasi langsung ke lokasi,” ujar Ujang, pada Kamis (15/1/2026).

 

Ujang juga mengimbau masyarakat dan para pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur WIP Zamrud, mengingat kawasan tersebut berada di tepi wilayah konservasi yang merupakan habitat alami harimau sumatera.

 

Untuk diketahui WIP kawasan Zamrud sendiri merupakan fasilitas industri migas yang berbatasan langsung dengan kawasan konservasi, sehingga potensi perjumpaan antara satwa liar dan aktivitas manusia masih dapat terjadi. (Jekson,SH)

 

Sumber: Mc Riau.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gencarkan “Police Goes To School”, Polres Kepulauan Meranti Tekan Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Pelajar

21 April 2026 - 18:38 WIB

Polres Meranti Sasar Hiburan Malam, Operasi Antik 2026 Cegah Peredaran Narkoba

21 April 2026 - 18:17 WIB

Respon Cepat Kapolres Rohil, Ketua DPRD Apresiasi Pemulihan Situasi Kamtibmas Pasca Unras

21 April 2026 - 17:59 WIB

Tinjau 30 Hektare Lahan Jagung, Polsek Bagan Sinembah Perkuat Ketahanan Pangan

21 April 2026 - 17:22 WIB

Ungkap Kasus Sabu Seberat 12,22 Gram, Unit Reskrim Amankan Satu orang Pelaku dari Pondok Kebun Sawit

21 April 2026 - 17:05 WIB

Trending di Hukrim