Menu

Mode Gelap
Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah Operasi Damai Panipahan: Kapolsek Ajak Semua Elemen Gebrak Cooling System, Jaga Kamtibmas Hancurkan Narkoba Bagan Sinembah Zero Gangguan: Kapolsek Pacu Cooling System, Tampung Ide Tokoh Lewat FGD Superhero Lawan Narkoba Bukan Sekadar Razia: Polsek Bagan Sinembah Libatkan Warga Lawan Narkoba, Hasilnya? Apresiasi Membludak! 47 Gram Sabu Disita Bandar Narkoba Ketar-Ketir, Kapolsek Bongkar Jaringan Pengedar Sikat Habis PETI! Polda Riau Sita 6 Rakit Ilegal, Ancaman Hukum Mengintai

Pekanbaru

BPBD Riau Imbau Warga Cegah Kebakaran Lahan: Kesadaran Kolektif Jadi Kunci

badge-check


					BPBD Riau Imbau Warga Cegah Kebakaran Lahan: Kesadaran Kolektif Jadi Kunci Perbesar

BPBD Riau Imbau Warga Cegah Kebakaran Lahan: Kesadaran Kolektif Jadi Kunci

RiauPro.com, Pekanbaru – Kebakaran lahan masih menjadi ancaman serius di Provinsi Riau. Hingga pertengahan Mei 2025, tercatat sebanyak 95,08 hektare lahan telah terbakar sejak awal tahun.

Walaupun sebagian besar insiden berhasil dikendalikan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau menegaskan bahwa langkah pencegahan harus tetap menjadi prioritas utama.

“Kalau tidak dibakar, tidak akan terbakar. Kami mengajak masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar,” tegas Kepala BPBD Riau, Edy Afrizal, pada Rabu (14/5/2025).

Edy menyampaikan bahwa keterlibatan aktif masyarakat sangat penting untuk menjaga lingkungan, terutama menjelang puncak musim kemarau. Ia menekankan bahwa mencegah jauh lebih efektif dibanding menangani kebakaran yang telah meluas.

“Kita semua punya peran. Pencegahan harus dimulai dari kesadaran bersama untuk menjaga alam, terutama saat cuaca panas dan angin kencang seperti sekarang ini di Riau,” ujarnya.

BPBD Riau terus siaga bersama tim gabungan dari Manggala Agni, TNI, Polri, serta dukungan Satgas Udara dan relawan masyarakat peduli api. Mereka disiagakan di daerah-daerah rawan kebakaran.

Operasi udara juga digelar secara rutin, melibatkan helikopter patroli dan pesawat pengebom air, termasuk di Kabupaten Pelalawan yang baru-baru ini mengalami kebakaran seluas lima hektare.

“Kami masih memiliki cadangan garam sebanyak 17 ton untuk keperluan operasi modifikasi cuaca jika diperlukan,” tambah Edy.

Ia berharap kesadaran masyarakat untuk tidak membakar lahan terus meningkat, mengingat dampak kebakaran tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga membahayakan kesehatan dan aktivitas harian.

“Kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat adalah kunci. Mari kita jaga alam Riau bersama, agar tetap hijau dan aman,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bagan Sinembah Zero Gangguan: Kapolsek Pacu Cooling System, Tampung Ide Tokoh Lewat FGD Superhero Lawan Narkoba

28 April 2026 - 14:05 WIB

Bukan Sekadar Razia: Polsek Bagan Sinembah Libatkan Warga Lawan Narkoba, Hasilnya? Apresiasi Membludak!

28 April 2026 - 13:54 WIB

47 Gram Sabu Disita Bandar Narkoba Ketar-Ketir, Kapolsek Bongkar Jaringan Pengedar

28 April 2026 - 12:55 WIB

Sikat Habis PETI! Polda Riau Sita 6 Rakit Ilegal, Ancaman Hukum Mengintai

28 April 2026 - 00:33 WIB

Ketik Tepung Tawar Iringi Langkah 110 Calon Haji, Bupati Asmar: Jaga Niat dan Kesehatan di Tanah Suci

27 April 2026 - 17:33 WIB

Trending di Hukrim