Menu

Mode Gelap
Pimpin Razia Balap Liar, Kapolsek Bagan Sinembah: Tujuh Unit Sepeda Motor Diamankan Aktif Dukung Ketapang Nasional, Polsek Bagan Sinembah Pantau Pertumbuhan Jangung Pipil di Lahan Seluas 30 Ha Benteng Pesisir di Sinaboi, Polres Rohil Gelar Preparasi Mangrove Dukung Green Policing Polda Riau Dukung Ketapang Nasional, Polsek Panipahan Pantau Perkembangan Tanaman Jagung Warga Sinergi Polri dan Petani, Polsek Tanah Putih Panen Jagung Lahan Ketapang Polsek Bagan Sinembah, Tunjukkan Aksi, Olah raga Bersama, Siaga maksimal ,

Kuansing

Beredar Isu Desa Sungai Langsat Akan Digabung Dalam Pemekaran Kecamatan Baru, IPPERPA Angkat Bicara

badge-check


					filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; module: j; 
hw-remosaic: 0; 
touch: (0.40208328, 0.40208328); 
modeInfo: ; 
sceneMode: Night; 
cct_value: 0; 
AI_Scene: (16, -1); 
aec_lux: 304.04346; 
hist255: 0.0; 
hist252~255: 0.0; 
hist0~15: 0.0; Perbesar

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; module: j; hw-remosaic: 0; touch: (0.40208328, 0.40208328); modeInfo: ; sceneMode: Night; cct_value: 0; AI_Scene: (16, -1); aec_lux: 304.04346; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

KUANSING, PRORIAU.COM — Gelombang penolakan terkait terkait isu pemekaran Kecamatan Baru yang yang di kabarkan mengikut sertakan Desa Sungai Langsat muncul dari Ikatan Pemuda Pelajar Pangean Pekanbaru (IPPERPA).

Isu pemekaran Kecamatan Baru tersebut tengah ramai di perbincangkan di sosial media seperti group-group WhatsApp. Isu tersebut mengundang reaksi dari berbagai pihak, termasuk Ikatan Pemuda Pelajar Pangean Pekanbaru (IPPERPA) yang akhirnya angkat bicara, Rabu (11/06/2025).

Ketua Umum IPPERPA Fauzan Al Azima menyatakan keprihatinannya atas simpang siur informasi yang beredar di masyarakat. Menurutnya, hingga saat ini belum ada sosialisasi resmi dari pihak pemerintah daerah terkait rencana pemekaran tersebut.

“Kami mendesak pemerintah daerah agar terbuka dan melibatkan masyarakat dalam setiap proses pengambilan keputusan, terutama dalam hal penting seperti pemekaran wilayah administratif,”ujar Fauzan.

IPPERPA menilai bahwa pemekaran wilayah merupakan langkah strategis yang dapat berdampak besar terhadap pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, hingga identitas sosial masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya meminta agar rencana tersebut dikaji secara matang dan melibatkan aspirasi warga.

“Jika benar Desa Sungai Langsat akan dimasukkan ke dalam kecamatan baru, maka masyarakat berhak mengetahui dasar pertimbangannya. Jangan sampai keputusan ini justru memecah solidaritas sosial yang sudah terbangun selama ini,”tambahnya.

Dari informasi yang di peroleh, beberapa tokoh masyarakat Desa Sungai Langsat juga mengaku belum mendapatkan informasi resmi mengenai pemekaran tersebut. Mereka berharap agar pemerintah daerah dapat segera memberikan klarifikasi dan menjelaskan arah kebijakan ke depan.

IPPERPA menegaskan akan terus mengawal isu ini demi memastikan suara masyarakat Desa Sungai Langsat tidak diabaikan. Mereka juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peduli Kampung Halaman, Anak Rantau Desa Sukaping Gelar Qurban Bersama di Masjid Al Muqarabin

27 Mei 2026 - 13:40 WIB

Peduli Masyarakat, PT SBL Jalur Patah Serahkan Bantuan Qurban untuk Masyarakat Sentajo Raya

27 Mei 2026 - 10:18 WIB

Jaga Harkamtibmas, Polsek Pangean Intensifkan Patroli Rutin di SPBU dan Objek Vital

23 Mei 2026 - 10:46 WIB

Dukung Asta Cita Presiden, Polsek Singingi Cek Program Pekarangan Bergizi di Desa Pulau Padang

21 Mei 2026 - 11:18 WIB

Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Polsek Pangean Serahkan Maklumat Forkopimda Riau ke Tokoh Masyarakat dan Adat

21 Mei 2026 - 09:48 WIB

Trending di Kuansing