KUANSING, PRORIAU.COM – Dentuman gong tanda dimulainya pacu jalur exsibisi menggema di Sungai Kuantan, Sabtu pagi. Ribuan pasang mata tertuju pada deretan jalur yang berbaris gagah di atas air. Dalam momen bersejarah ini, Lanal Dumai tampil perdana dan berhasil mengukir prestasi membanggakan dengan menyabet peringkat kedua, Sabtu (23/08/2025).
Sorak sorai penonton pecah ketika jalur kebanggaan Lanal Dumai melaju perkasa, mengiris arus sungai dengan kayuhan serentak penuh tenaga. Meski baru pertama kali turun gelanggang dalam iven budaya terbesar di Riau tersebut, para pendayung memperlihatkan semangat juang yang luar biasa, tak kalah dari jalur-jalur kawakan yang telah lama malang melintang.
Komandan Lanal Dumai, Danlanal Dumai memerintahkan kepada Danposal Letda Arisman untuk Serka Rio Akbar yang turun langsung jadi timbo ruang, Serka Rio Akbar langsung tancap gas gerakan pasukan malam sebelum pacu jalur Exsibisi dimulai.
Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (P) Abdul Haris, S.E., M.M.D.S. sangat bangga atas pencapaian anggota TNI AL pada helatan pacu jalur Exsibisi ini, beliau mengatakan sehingga Iven berikutnya akan tampil maximal lagi teranya.
“Ini penampilan perdana, namun semangat prajurit TNI AL yang mengayuh penuh kebersamaan membuat kami bisa berdiri di podium juara. Bagi kami, ini bukan sekadar lomba, melainkan wujud penghormatan terhadap budaya Melayu yang telah menjadi kebanggaan negeri, mudah-mudahan di tahun depan akan kami usahakan tampil maksimal lagi” ujarnya.
Keikutsertaan Lanal Dumai dalam pacu jalur eksibisi tahun ini memberi warna tersendiri. Tidak hanya sekadar menambah semarak pertandingan, tetapi juga mempererat ikatan antara TNI AL dengan masyarakat Kuantan Singingi yang menjadikan pacu jalur sebagai warisan budaya turun-temurun.
Penonton pun memberikan apresiasi tinggi. Banyak yang terkesan melihat bagaimana disiplin ala militer berpadu indah dengan tradisi rakyat.
“Mereka baru pertama ikut, tapi hasilnya luar biasa. Salut untuk Lanal Dumai!” seru salah seorang warga yang ikut menyaksikan dari tepi sungai.
Dengan raihan peringkat kedua, Lanal Dumai membuktikan bahwa semangat kebersamaan dan kerja keras mampu menorehkan prestasi. Lebih dari itu, penampilan perdana ini menjadi simbol kebersamaan antara penjaga laut dan masyarakat adat di tepian sungai.
Pacu jalur bukan hanya lomba mendayung, tetapi juga perayaan persaudaraan, budaya, dan kebanggaan kolektif. Dan di antara riuh rendah sorakan sore itu, Lanal Dumai telah menorehkan kisah indah yang akan selalu dikenang.







