RiauPro.com, Kuansing — UPTD Puskesmas Muara Lembu kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Predikat Pertama dalam Penilaian Kepatuhan Standar Pelayanan Publik Tahun 2024 oleh Ombudsman Republik Indonesia. Penilaian ini menjadi tolak ukur kualitas pelayanan publik di bidang kesehatan, khususnya di tingkat Puskesmas, dan pencapaian ini membuktikan bahwa Puskesmas Muara Lembu terus meningkatkan kualitas layanannya kepada masyarakat. Ahad (12/10)
Penilaian dilakukan berdasarkan berbagai indikator seperti keterbukaan informasi, kecepatan pelayanan, profesionalitas tenaga kesehatan, serta kelengkapan sarana dan prasarana pendukung.
Kepala UPTD Puskesmas Muara Lembu, Hj. Rosmanidar menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh tim atas kerja keras dan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik.

Puskesmas Muara Lembu Raih Predikat Pertama Pelayanan Publik dari Ombudsman Tahun 2024
“Alhamdulillah, di hari ulang tahun Kabupaten Kuansing yang ke-26 kami sangat bersyukur atas penghargaan ini. Ini adalah hasil kerja keras seluruh tim Puskesmas Muara Lembu dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, ramah, dan transparan kepada masyarakat. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan menjaga standar pelayanan yang tinggi,” ujar Hj. Rosmanidar saat ditemui usai menerima informasi hasil penilaian.
Lebih lanjut, Rosmanidar menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mengevaluasi dan memperbaiki kekurangan demi menjaga kepercayaan masyarakat.
“Kami merasa bangga dan bersyukur atas pencapaian UPTD Puskesmas Muara Lembu yang berhasil meraih Predikat Pertama dalam Penilaian Pelayanan Publik Tahun 2024 dari Ombudsman RI. Ini bukan hanya keberhasilan Puskesmas, tetapi juga keberhasilan seluruh elemen yang terlibat — mulai dari tenaga medis, staf administrasi, hingga dukungan masyarakat yang terus mendorong kami untuk berbenah dan berinovasi. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan demi memenuhi harapan masyarakat, serta menjadikan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan responsif sebagai budaya kerja kami ke depan.”







