Menu

Mode Gelap
Gagalkan Peredaran Gelap Narkotika, Polsek Bagan Sinembah Sita Puluhan Paket Sabu Wujudkan Green Policing, Kanit Binmas Polsek Pangean Hijaukan Lingkungan SMA N 1 Pangean Hadirkan Duta Anti Narkoba, Kapolda dan Sekda Riau serta Danrem 031/WB Gelar Cooling System Prihatin!! Terlibat Peredaran Gelap Narkoba, Reskrim Polsek Pujud Tangkap Pasutri FGD dan Cooling System Cegah Narkoba serta Hoaks, Kapolsek Bagan Sinembah Gandeng Tokoh Masyarakat Arus Lalu Lintas Lancar dan Kondusif, Polsek Bagan Sinembah Laksanakan Strong Point Pagi

Hukrim

Pelaku Kekerasan Terhadap Wartawan, Kapolres Kuansing: Akan Tindak Tegas dan Jaga Marwah Polri

badge-check


					Pelaku Kekerasan Terhadap Wartawan, Kapolres Kuansing: Akan Tindak Tegas dan Jaga Marwah Polri Perbesar

Kuantan Singingi, RiauPro.com – Pelaku kekerasan terhadap wartawan yang terjadi saat patroli PETI di Kuansing menjadi sorotan tajam, Hal ini dikarenakan APH hingga saat ini belum berhasil mengungkap pelaku kekerasan terhadap wartawan yang terjadi di Kabupaten Kuantan Singingi.

 

Hal ini disampaikan beberapa awak media sebagai bentuk dukungan kepada sesama wartawan yang bertugas di daerah, Group yang berasal dan bekerja di berbagai media yang berjumlah 93 orang dan tergabung dalam grub whatsapp khusus Wartawan Kuansing menyoroti hal ini.

 

Mengingat hingga saat ini pelaku pemukulan Wartawan Ayub Kelana sebagai korban keberutalan pelaku PETI di Desa Pulau Bayur, Kecamatan Cerenti belum terungkap. Sementara Ayub telah dimintai keterangan oleh pihak Kepolisian dan Ayub juga telah membuat laporan resmi di Polsek Cerenti, pada Selasa (07/10/2025) lalu.

 

Dalam laporan Ayub kepada pihak kepolisian, diduga telah terjadi tindak pidana pengeroyokan sesuai UU nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP sebagai mana dimaksud dalam pasal 170 KUHP Juncto 406. Selain itu nama Isab mencuat yang diduga sebagai otak pelaku Provokator.

 

Ayub menuturkan saat dirinya ingin meliput operasi penertiban PETI, tiba-tiba ia dihampiri seseorang pelaku lalu dipukul, kemudian disusul dua orang pelaku lainnya yang juga  melakukan pemukulan.

 

“Kejadian yang diduga berawal akibat dipicu provokasi dari Isab yang melontarkan kata- kata, saya sebagai wartawan yang sering menulis dan menaikkan berita PETI atau Dompeng,” kata Ayup Kalana HArahap menjelaskan.

 

Ayub, mengakui mengenal salah seorang pelaku yang tak asing lagi baginya. Ia pun telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Cerenti, bahkan dirinya telah dimintai keterangan oleh penyidik. Karena akibat pemukulan itu, Ayub mengalami luka di bagian pelipis mata dan lebam di bagian wajah.

 

Saat itu Ayub yang menyadari situasi mulai tak terkendali pergi menyelamatkan diri ke arah mobil Kapolres Kuansing, sambil meminta tolong kepada sopir Kapolres agar

diantar ke Puskesmas Cerenti.

 

Namun, saat diperjalanan mobil Kapolres malah menjadi sasaran amuk massa, yang hendak mengevakuasi Ayub ke Puskesmas. Selain itu iring-iringan mobil lainnya juga mengalami hal yang sama dan menjadi sasaran amuk massa. Sedikitnya ada enam unit mobil yang dirusak oleh massa.

 

Ayub sendirinya saat ini sedang menjalani perawatan di RSUD Telukkuantan, untuk memulihkan kondisinya setelah mengalami amuk massa dan penganiayaan.

 

Untuk nenggali informasi lebih lanjut awak media telah mengkonfirmasi Kapolres Kuantan Singingi AKBP R. Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H., selain dugaan sebagai pelaku PETI Desa Pulau Bayur Cerenti isab juga pelaku penganiayaan kepada wartawan secara brutal.

 

“Selamat Pagi …! Masih dalam proses, namun kita akan tetap tindak tegas, karena kita sama- sama menjaga marwah Polri,” Kata Kapolres Kuansing AKBP R. Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H., saat dikomfirmasi pada Minggu (12/10/2025).

 

Dalam Grub Whatsaap wartawan Kuansing, Desriandi Candra selaku wartawan Riau Pos yang bertugas di Kabupaten Kuansing juga menyampaikan harapan nya kepada Polri agar secepatnya mengungkap kasus kekerasan terhadap jurnalis ini.

 

“Kasus penganiayaan terhadap wartawan kami berharap agar diprioritaskan, sebagai sesama Jurnalis yang bertugas di Kuansing, kita juga ikut prihatin dengan rekan kita ayub. Harapan kami dari rekan-rekan kiranya kasus ini dijadikan atensi oleh penegak hukum dalam melakukan penanganan kekerasan terhadap jurnalis,” Harapan Desriandi Candra

 

Ditempat terpisah, Maadil meminta kepada pihak Polres Kuansing harus dapat segerah mengungkap dan menangkap provokator dan para preman pelaku penganiayaan terhadap Ayub Kelana.

 

Jika pelakunya tidak segera ditangkap, maka Maadil akan melakukan Demo besar besaran ke Mako Polres Kuansing, dengan mengikut sertakan dan mengajak seluruh wartawan Kuansing agar kasus ini segera diungkap.

 

“Kami tidak bisa membiarkan dan menerima perbuatan brutal seperti ini terjadi lagi, dan

 ini merupakan pelajaran berharga bagi pihak penegak hukum, bahwasanya Hukum harus benar-benar ditegakkan, jadikan hukum sebagai panglima,” Pungkas Maaidil.

 

(Sugianto).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gagalkan Peredaran Gelap Narkotika, Polsek Bagan Sinembah Sita Puluhan Paket Sabu

17 April 2026 - 10:44 WIB

Wujudkan Green Policing, Kanit Binmas Polsek Pangean Hijaukan Lingkungan SMA N 1 Pangean

17 April 2026 - 10:08 WIB

Hadirkan Duta Anti Narkoba, Kapolda dan Sekda Riau serta Danrem 031/WB Gelar Cooling System

16 April 2026 - 20:32 WIB

Prihatin!! Terlibat Peredaran Gelap Narkoba, Reskrim Polsek Pujud Tangkap Pasutri

16 April 2026 - 15:06 WIB

FGD dan Cooling System Cegah Narkoba serta Hoaks, Kapolsek Bagan Sinembah Gandeng Tokoh Masyarakat

16 April 2026 - 11:41 WIB

Trending di Hukrim