Menu

Mode Gelap
FIPSI UNIKS Jalin Kerja Sama Akademik dengan Akademisi Pengkajian Islam Kontemporeri UiTM Perak Malaysia Dukung Program Green Policing Polsek Bagan Sinembah Gelar Sosialisasi Wabup Jhony Charles Kunker di Lapas Kelas 2A Bagan siapi-api Cempedak Rahuk Ujung Tanjung Cek Pertumbuhan Jagung Pipil, Polsek Bagan Sinembah Dukung Ketapang Nasional Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas, Pemkab Rohil Tinjau Lahan Sengketa PT Torganda Amankan Seorang IRT 61 Butir Pil Ekstasi Jadi Barang Bukti, Polres Rohil Ungkap Peredaran Narkoba

Meranti

Lantik Pengurus Baru, Kwarcab Meranti Tekankan Literasi Digital dan Akuntabilitas Dana

badge-check


					Lantik Pengurus Baru, Kwarcab Meranti Tekankan Literasi Digital dan Akuntabilitas Dana Perbesar

Lantik Pengurus Baru, Kwarcab Meranti Tekankan Literasi Digital dan Akuntabilitas Dana

RIAUPRO.COM, KEPULAUAN MERANTI – Pelantikan pengurus Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Tebingtinggi Timur masa bakti 2025–2028 menjadi momentum penting bagi kebangkitan organisasi di wilayah tersebut. Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Kepulauan Meranti, Hj. Ismiatun, menekankan bahwa acara yang digelar di Pendopo Sanggar Seni Linau Kuning, Desa Sungai Tohor, Rabu (4/2/2026), bukan sekadar seremonial belaka.

Dalam arahannya, Ismiatun meminta para pengurus Mabiran, Kwarran, LPK, dan DKR yang baru dilantik untuk segera beradaptasi dengan teknologi. Ia menyoroti pentingnya transformasi digital, termasuk penggunaan aplikasi Ayo Pramuka untuk Kartu Tanda Anggota (KTA).

“Pramuka Tebingtinggi Timur tidak boleh gagap teknologi. Manfaatkan media sosial dan teknologi informasi dengan memegang teguh motto ‘Setiap Pramuka Adalah Pewarta’,” tegas Ismiatun.

Selain literasi digital, Ismiatun juga mengingatkan agar roda organisasi tetap berjalan sesuai koridor AD/ART dan berfokus pada pembinaan karakter peserta didik melalui instrumen SKU, SKK, dan Pramuka Garuda.

Senada dengan semangat pembaruan tersebut, Camat Tebingtinggi Timur selaku Ketua Mabiran, Mazlin, memberikan peringatan keras terkait akuntabilitas, khususnya dalam penggunaan Dana BOS untuk kegiatan Pramuka.

“Jangan sampai laporan kegiatannya ada, tapi fisiknya tidak ada. Pramuka harus hadir nyata dan dirasakan manfaatnya,” ujar Mazlin, sembari berharap adanya sinergi yang kuat antara Pramuka dan kebijakan pemerintah daerah, terutama di lingkungan sekolah.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

FIPSI UNIKS Jalin Kerja Sama Akademik dengan Akademisi Pengkajian Islam Kontemporeri UiTM Perak Malaysia

5 Juni 2026 - 00:53 WIB

Program Magister Administrasi Pendidikan UNRI Buka Pendaftaran, Akreditasi “Baik Sekali” Jadi Daya Tarik

29 Mei 2026 - 11:37 WIB

Wujud Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Desa Anak Setatah Tinjau Lahan Pangan Bergizi

28 Mei 2026 - 17:14 WIB

Indawati MS, SE Pimpin Khataman Al-Qur’an dan Pengajian Jemaah Haji Asal Meranti di Tanah Suci

24 Mei 2026 - 19:05 WIB

Selisih Paham Oknum Pegawai BRI dengan Wartawan Dimediasi, Kesepakatan Damai Dinilai Belum Final

24 Mei 2026 - 16:30 WIB

Trending di Hukrim