Menu

Mode Gelap
Program Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Tinjau Perkembangan Tanaman Jagung Pipil Polsek Pujud Patroli Pekat, Pengecekan Lokasi Rawan dan Peredaran Narkotika di Pondok Kresek Resmi Dilantik, Pengurus GAMKI Inhu Masa Bakti 2026 – 2029 Mulai Berlayar Dukung Asta Cita Presiden, Polsek Singingi Cek Lahan Pekarangan Bergizi Tanaman Cabai di Logas Hilir Gerebek Bandar Narkoba Kapolsek Turun Langsung, 54,3 gram Sabu dan 18 Butir Ekstasi Diamankan Fakta Persidangan BPR Indra Arta: Nama Mantan Anggota DPRD Mencuat, Hakim Bongkar Dugaan Kredit Bermasalah

Kuliner

Menggugah Selera dengan Kuliner Khas Kuantan Singingi

badge-check


					Menggugah Selera dengan Kuliner Khas Kuantan Singingi Perbesar

Menggugah Selera dengan Kuliner Khas Kuantan Singingi

RiauPro.com – Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) memanjakan setiap pengunjung tidak hanya dengan pemandangan alam, tetapi juga dengan kelezatan kuliner khasnya. Masyarakat Kuansing memiliki tradisi kuliner yang kaya akan rempah-rempah dan cita rasa yang kuat. Letak daerah yang dilalui oleh aliran sungai besar memengaruhi bahan baku utama makanan mereka, yang banyak menggunakan ikan air tawar. Para pecinta kuliner selalu menyempatkan diri untuk berburu makanan tradisional ketika mereka berkunjung ke daerah yang dijuluki Kota Jalur ini.

Satu di antara makanan ringan yang paling masyarakat cari adalah Konji Barayak. Para pembuat kue memasak hidangan manis ini menggunakan tepung beras, santan kelapa, dan gula merah kualitas terbaik. Mereka membentuk adonan tepung menyerupai butiran-butiran kecil atau ‘barayak’ dan merebusnya di dalam kuah santan yang manis dan gurih. Pedagang makanan tradisional sering menyajikan Konji Barayak hangat-hangat pada sore hari atau saat cuaca hujan. Hidangan penutup ini memberikan sensasi rasa manis yang sangat menenangkan perut.

Wisatawan yang mencari hidangan utama wajib mencicipi Pangek Ikan. Para ibu rumah tangga dan koki restoran lokal memasak Pangek menggunakan ikan baung atau ikan patin segar yang mereka dapatkan dari Sungai Kuantan. Mereka membumbui ikan tersebut dengan campuran kunyit, cabai, asam kandis, dan berbagai rempah lainnya, lalu memasaknya hingga kuah mengering dan bumbu meresap sempurna ke dalam daging ikan. Proses memasak yang perlahan ini menghasilkan tekstur daging ikan yang sangat lembut dan rasa bumbu yang tajam menggugah selera.

Selain itu, masyarakat Kuansing juga membuat Lopek Bugi, sebuah jajanan tradisional yang sangat populer. Pembuat Lopek Bugi menumbuk beras ketan hingga halus, kemudian mengisinya dengan parutan kelapa muda yang telah mereka campur dengan gula aren. Mereka membungkus adonan tersebut menggunakan daun pisang dan mengukusnya hingga matang. Penjual Lopek Bugi banyak menjajakan dagangan mereka di pasar-pasar tradisional dan di pinggir jalan raya lintas provinsi. Jajanan ini sangat cocok menjadi buah tangan atau oleh-oleh bagi para pelancong.

Kuliner khas Kuansing memainkan peran penting dalam berbagai acara adat dan keagamaan. Penduduk desa selalu menyiapkan hidangan-hidangan istimewa ini saat menggelar pesta pernikahan, upacara turun mandi anak, atau menyambut bulan suci Ramadan. Makanan tradisional ini tidak sekadar mengenyangkan perut, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarwarga yang saling berbagi makanan. Pelaku usaha kuliner di Kuansing terus berinovasi mengemas makanan tradisional agar lebih modern dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jaga Harkamtibmas, Polsek Pangean Intensifkan Patroli Rutin di SPBU dan Objek Vital

23 Mei 2026 - 10:46 WIB

Dukung Asta Cita Presiden, Polsek Singingi Cek Program Pekarangan Bergizi di Desa Pulau Padang

21 Mei 2026 - 11:18 WIB

Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Polsek Pangean Serahkan Maklumat Forkopimda Riau ke Tokoh Masyarakat dan Adat

21 Mei 2026 - 09:48 WIB

PT Pancaran Cahaya Sedjati Salurkan 3 Ekor Sapi Kurban untuk Desa Logas, Logas Hilir, dan Muara Lembu

20 Mei 2026 - 23:17 WIB

Kisah Beni Aprianto: Abdi Negara yang Sukses Menyemai Rupiah Lewat Seni Bertani Cabai

20 Mei 2026 - 17:56 WIB

Trending di Kuansing