Kepri, RIAU PRO.COM — Semangat ibadah dan kebersamaan ditunjukkan para jemaah haji asal Kabupaten Kepulauan Meranti selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci. Di sela-sela pelaksanaan ibadah haji, para jemaah aktif menggelar kegiatan keagamaan berupa pengajian, tahlil bersama hingga khataman Al-Qur’an.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Indawati, MS, SE, yang juga merupakan Ketua Regu (KARU) 42 kloter jemaah haji. Selain itu, beliau dikenal sebagai Wakil Ketua BKMT Kabupaten Kepulauan Meranti serta pengurus LAM Kabupaten Kepulauan Meranti.
Dalam keterangan yang disampaikan melalui pesan WhatsApp yang dikirimkan dari Mekkah, Indawati menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan mempererat ukhuwah Islamiyah antarjemaah sekaligus mengisi waktu di Tanah Suci dengan amalan-amalan bermanfaat.
“Di sini kami membuat kegiatan mengajak ibu-ibu untuk dua hari bersama Al-Qur’an. Alhamdulillah sudah beberapa kali khatam Al-Qur’an. Kami juga membuat tahlil bersama dan kebetulan saya dipercaya memimpin sebagai KARU 42,” ujar Indawati dalam pesan WhatsApp-nya.
Tak hanya diikuti jemaah asal Kepulauan Meranti, kegiatan tersebut juga diikuti para jemaah dari berbagai daerah di Provinsi Riau, seperti Rokan Hilir, Dumai, Bengkalis, Kampar, Rokan Hulu, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, hingga Kuantan Singingi.
Sebagai bentuk silaturahmi dan menjaga kebersamaan antarjemaah, para peserta juga membentuk grup bernama “Mekkah Hajjah Mabrurroh”.
“Karena semuanya berada di Mekkah, Insya Allah grup tersebut akan terus aktif dengan diisi kegiatan pengajian dan berbagai kegiatan bermanfaat lainnya,” tambahnya.
Kegiatan yang digagas Indawati tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Ketua Bimbad, DR Hj Yuliarti, turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas inisiatif yang dilakukan dalam mengajak para jemaah mengisi waktu di Tanah Suci dengan kegiatan amal dan ibadah yang bermanfaat.
“Kegiatan seperti ini sangat positif karena mampu mempererat kebersamaan serta menambah nilai ibadah para jemaah selama berada di Tanah Suci,” ungkapnya.
Dedikasi dan kepemimpinan Indawati sebagai KARU sekaligus tokoh perempuan aktif di organisasi keagamaan dan adat Melayu dinilai menjadi inspirasi bagi para jemaah, khususnya perempuan asal Kabupaten Kepulauan Meranti.
Laporan : M.Khosir AMN







