PEKANBARU, RIAUPRO.COM – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) menggelar kegiatan Pembekalan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Tahun Akademik 2025/2026. Acara tersebut, bertempat di Auditorium Kampus Utama UMRI, Lantai 3 Gedung Rektorat, Jumat (19/12/2025)
Program PLP tahun ini mencatatkan langkah strategis dengan jangkauan internasional, di mana para mahasiswa akan diterjunkan di sekolah-sekolah yang tersebar di tiga negara, yakni Indonesia, Malaysia, dan Thailand.
Mempersiapkan Pendidik Berwawasan Global
Koordinator PLP FKIP UMRI, Ibu Neng Solihat, M.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan praktik lapangan ini dijadwalkan akan dimulai secara serentak pada 05 Januari 2026. Beliau menekankan bahwa pembekalan ini sangat krusial agar mahasiswa memiliki kesiapan mental dan administrasi sebelum terjun langsung ke dunia pendidikan.
“Kami ingin memastikan mahasiswa tidak hanya siap mengajar secara teori, tetapi juga mampu beradaptasi dengan budaya pendidikan di luar negeri. PLP di tiga negara ini adalah bentuk komitmen kita dalam meningkatkan daya saing lulusan FKIP UMRI di kancah internasional,” ujar Neng Solihat.
Penguatan Karakter dan Inovasi
Senada dengan hal tersebut, Dekan FKIP UMRI, Bapak Assoc. Prof. Pratama Benny Herlandy, M.Pd., dalam sambutannya memberikan apresiasi atas perluasan kerja sama internasional ini. Beliau berpesan agar mahasiswa menjaga nama baik almamater dan Muhammadiyah selama bertugas.
“Melalui PLP di Indonesia, Malaysia, dan Thailand, kalian tidak hanya berperan sebagai calon guru, tetapi juga sebagai duta kampus. Ambil ilmu sebanyak-banyaknya dari perbedaan sistem pendidikan di sana, dan bawalah inovasi sekembalinya ke tanah air,” tegas Assoc. Prof. Pratama Benny.
Waktu Pelaksanaan akan digelar pada Mulai 05 Januari 2026, Lokasi Penempatan Sekolah mitra di Indonesia (Peknabaru), Malaysia, dan Thailand. Peserta Mahasiswa semester 7 dari berbagai program studi di lingkungan FKIP UMRI.
Untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman mendalam, panitia menghadirkan tiga narasumber di antaranya Dr. Seri Hartati, M.Pd. (Materi Pelaksanaan PLP): Beliau memaparkan alur kerja dan etika selama berada di sekolah mitra. Dr. Seri menekankan pentingnya observasi budaya sekolah dan pengembangan perangkat pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan siswa di masing-masing negara. Willyansah, S.Kom., M.Pd.T. (Materi Sistem Website PLP): Memasuki era digital, pelaporan PLP kini terintegrasi penuh melalui sistem informasi.
Bapak Willyansah mensosialisasikan penggunaan platform Website PLP, mulai dari pengisian jurnal harian, unggah dokumen, hingga monitoring progres kegiatan secara daring. Dr. Berry Kurnia Vilmala, M.Pd. (Materi Luaran dan Penilaian PLP): Narasumber terakhir menjelaskan mengenai target akhir atau luaran yang harus dicapai mahasiswa, seperti artikel ilmiah, video pembelajaran, atau laporan akhir. Beliau juga merinci indikator penilaian yang akan dilakukan oleh guru pamong dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
Kegiatan pembekalan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab teknis mengenai prosedur keberangkatan dan sistem penilaian yang akan dilakukan oleh dosen pembimbing lapangan (DPL). Dengan adanya program ini, FKIP UMRI terus mengukuhkan posisinya sebagai lembaga pencetak tenaga pendidik yang unggul, berkemajuan, dan berwawasan global.[]







