Menu

Mode Gelap
Muscab V PPP Kuansing, 12 PAC Sepakat Minta Sardiyono Kembali Pimpin Partai Tak Berkutik! Pengedar Sabu Diciduk Polisi, 11 Paket dan Uang Tunai Jadi Barang Bukti Antisipasi Penyelundupan Narkoba, Kasat Polairud dan Kasat Intelkam Intensifkan Patroli Perairan Tegaskan Komitmen Bersihkan Narkoba, Kapolres Rohil Pimpin Apel Personel Baru Polsek Panipahan Redaksi dan Seluruh Staff RiauPro.com Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang PWI Kehilangan Figur Strategis, Tokoh Pers Nasional Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

Kuansing

IMKT: Pacu Jalur Kehilangan Ruh Jika Darwis Berhenti

badge-check


					IMKT: Pacu Jalur Kehilangan Ruh Jika Darwis Berhenti Perbesar

Kuantan Tengah, RiauPro.com  – Wacana berhentinya Darwis sebagai komentator legendaris Pacu Jalur 2025 menuai rasa kecewa mendalam. Ikatan Mahasiswa Kuantan Tengah (IMKT) menyatakan bahwa hal ini akan menjadi kehilangan besar bagi masyarakat Kuantan Singingi.

 

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua Umum IMKT, Rizqy Aredo Suhada Pratama, Pada Jum’at (22/08/2025).

 

“Pak Darwis bukan sekadar komentator, beliau adalah ruh Pacu Jalur. Suaranya sudah menjadi ikon selama puluhan tahun, menyatu dengan euforia jalannya perlombaan. Jika beliau benar-benar berhenti, maka Pacu Jalur akan terasa hampa,” tegas Rizqy.

 

Menurut IMKT, Darwis telah melampaui peran komentator biasa. Kehadirannya mampu membangkitkan semangat ribuan penonton, menjaga marwah tradisi, sekaligus menjadi simbol identitas kultural masyarakat Kuantan Singingi.

 

“Setiap tahun orang menanti bukan hanya siapa pemenang jalur, tapi juga bagaimana suara khas Pak Darwis mengiringi setiap hentakan dayung. Beliau sudah menjadi bagian dari sejarah, bagian dari jiwa Pacu Jalur itu sendiri,” lanjut Rizqy.

 

IMKT juga menegaskan bahwa jika benar Darwis berhenti, maka regenerasi harus disiapkan secara serius. Namun tetap, tidak mudah mencari pengganti yang mampu menyamai karisma dan pengaruh beliau.

 

“Regenerasi itu perlu, tapi kehilangan beliau adalah kehilangan besar yang tidak bisa digantikan begitu saja. Butuh waktu panjang dan pembinaan serius agar lahir komentator dengan wibawa seperti Pak Darwis,” jelasnya.

 

Sebagai penutup, IMKT berharap agar masyarakat, panitia, dan pemerintah daerah memberi perhatian khusus terhadap posisi komentator dalam Pacu Jalur.

 

“Pak Darwis adalah legenda. Kalau beliau berhenti, itu bukan hanya berita biasa, tapi duka budaya. Pacu Jalur tanpa Darwis akan selalu berbeda,” tutup Rizqy Aredo Suhada Pratama.

 

Sugianto.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Muscab V PPP Kuansing, 12 PAC Sepakat Minta Sardiyono Kembali Pimpin Partai

19 April 2026 - 01:23 WIB

Tak Berkutik! Pengedar Sabu Diciduk Polisi, 11 Paket dan Uang Tunai Jadi Barang Bukti

19 April 2026 - 01:12 WIB

Antisipasi Penyelundupan Narkoba, Kasat Polairud dan Kasat Intelkam Intensifkan Patroli Perairan

19 April 2026 - 00:45 WIB

Tegaskan Komitmen Bersihkan Narkoba, Kapolres Rohil Pimpin Apel Personel Baru Polsek Panipahan

18 April 2026 - 18:33 WIB

Redaksi dan Seluruh Staff RiauPro.com Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang

18 April 2026 - 14:30 WIB

Trending di Nasional