Menu

Mode Gelap
Polsek Bagan Sinembah Lakukan Monitoring Pertumbuhan Jagung Pipil, Dukung Ketahanan Pangan Nasional Hutan Mangrove Ditebang Tanpa Ijin, Satreskrim Polres Rohil Ungkap Kasus Perambahan Hutan Wujud Kepedulian Sosial, Peringati HUT Bhayangkara Ke-80 Polres Rohil Gelar Donor Darah URC TIM RAGA Satreskrim Polres Rohil Bongkar Sindikat Pencurian Hiolo Antar Kabupaten, Empat Tersangka Diamankan Program Ketahanan Pangan di Ujung Tanjung, Polsek Tanah Putih Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Masyarakat Tionghoa Beri Karangan Bunga, Apresiasi Polres Rohil Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Hiolo

Kuansing

IMKT: Pacu Jalur Kehilangan Ruh Jika Darwis Berhenti

badge-check


					IMKT: Pacu Jalur Kehilangan Ruh Jika Darwis Berhenti Perbesar

Kuantan Tengah, RiauPro.com  – Wacana berhentinya Darwis sebagai komentator legendaris Pacu Jalur 2025 menuai rasa kecewa mendalam. Ikatan Mahasiswa Kuantan Tengah (IMKT) menyatakan bahwa hal ini akan menjadi kehilangan besar bagi masyarakat Kuantan Singingi.

 

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua Umum IMKT, Rizqy Aredo Suhada Pratama, Pada Jum’at (22/08/2025).

 

“Pak Darwis bukan sekadar komentator, beliau adalah ruh Pacu Jalur. Suaranya sudah menjadi ikon selama puluhan tahun, menyatu dengan euforia jalannya perlombaan. Jika beliau benar-benar berhenti, maka Pacu Jalur akan terasa hampa,” tegas Rizqy.

 

Menurut IMKT, Darwis telah melampaui peran komentator biasa. Kehadirannya mampu membangkitkan semangat ribuan penonton, menjaga marwah tradisi, sekaligus menjadi simbol identitas kultural masyarakat Kuantan Singingi.

 

“Setiap tahun orang menanti bukan hanya siapa pemenang jalur, tapi juga bagaimana suara khas Pak Darwis mengiringi setiap hentakan dayung. Beliau sudah menjadi bagian dari sejarah, bagian dari jiwa Pacu Jalur itu sendiri,” lanjut Rizqy.

 

IMKT juga menegaskan bahwa jika benar Darwis berhenti, maka regenerasi harus disiapkan secara serius. Namun tetap, tidak mudah mencari pengganti yang mampu menyamai karisma dan pengaruh beliau.

 

“Regenerasi itu perlu, tapi kehilangan beliau adalah kehilangan besar yang tidak bisa digantikan begitu saja. Butuh waktu panjang dan pembinaan serius agar lahir komentator dengan wibawa seperti Pak Darwis,” jelasnya.

 

Sebagai penutup, IMKT berharap agar masyarakat, panitia, dan pemerintah daerah memberi perhatian khusus terhadap posisi komentator dalam Pacu Jalur.

 

“Pak Darwis adalah legenda. Kalau beliau berhenti, itu bukan hanya berita biasa, tapi duka budaya. Pacu Jalur tanpa Darwis akan selalu berbeda,” tutup Rizqy Aredo Suhada Pratama.

 

Sugianto.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polsek Bagan Sinembah Lakukan Monitoring Pertumbuhan Jagung Pipil, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

18 Juni 2026 - 00:56 WIB

Hutan Mangrove Ditebang Tanpa Ijin, Satreskrim Polres Rohil Ungkap Kasus Perambahan Hutan

18 Juni 2026 - 00:37 WIB

Wujud Kepedulian Sosial, Peringati HUT Bhayangkara Ke-80 Polres Rohil Gelar Donor Darah

18 Juni 2026 - 00:09 WIB

URC TIM RAGA Satreskrim Polres Rohil Bongkar Sindikat Pencurian Hiolo Antar Kabupaten, Empat Tersangka Diamankan

16 Juni 2026 - 19:28 WIB

Program Ketahanan Pangan di Ujung Tanjung, Polsek Tanah Putih Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung

16 Juni 2026 - 18:05 WIB

Trending di Hukrim