Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Nasional

Ketika Karier di Dipertaruhkan, Pilihan Jalur Menjadi Sebuah Konsekwensi

badge-check

Ketika Karier di Dipertaruhkan, Pilihan Jalur Menjadi Sebuah Konsekwensi Perbesar

Rohil, RiauPro.com – Memilih jalur struktural atau fungsional adalah sebuah pilihan bagi seorang ASN dan tentunya memiliki sebuah konsekwuensi yang harus dihadapi. Dua hal yang menarik dan selalu menjadi trending topik perbincangan untuk diikuti.

 

Bagi seorang ASN dihadapkan pada dua pilihan adalah sebuah tantangan berat antara jalur struktural atau Fungsional.

(ibarat pepatah bilang seperti makan buah simalakama).

 

Jalur Struktural dengan segala prestasi dan tanggung jawab atas jabatan atau jalur fungsional yang menawarkan keseimbangan kehidupan serta kerja yang lebih baik dengan tunjangan yang didapat kompetitif.

 

Namun, memilih jalur karier juga bukanlah keputusan yang sederhana. Dari perspektif ekonomi setiap pilihan mengandung konsekwensi, baik biaya atau peluang yang harus dipertimbangkan dan diperhitungkan secara matang.

 

Pada era reformasi birokrasi seperti sekarang ini pilihan karier bagi ASN bukan lagi seperti memilih warna antara Hitam atau Putih. Jika dulu hampir semua berlomba menduduki jabatan struktural, kini jalur fungsional juga menawarkan alternatif yang semakin menarik dan menjanjikan.

 

Ketika seorang ASN memilih jalur struktural, yang pasti ia akan mengorbankan banyak kesempatan untuk menjadi seorang spesialis dalam bidangnya, yang mendalami bidang-bidang tertentu.

 

Sebaliknya, jika ia memilih jalur fungsional berarti secara langsung melepaskan kesempatan untuk menjadi seorang pemimpin disebuah instansi dan pembuat kebijakan strategis.

 

Konsep ini mengingatkan kita bahwa tidak ada pilihan tanpa konsekwuensi, dan juga mengajarkan pemahaman mendalam terhadap keuntungan atau kerugian. Ini menjadi kunci utama pengambilan sebuah keputusan yang sangat rasional.

 

Penomena ini mencerminkan sebuah perubahan paradigma, di mana karier sukses tidak lagi diukur semata mata dari tinggi rendahnya jabatan struktural, tetapi juga dari kedalaman keahlian dan kontribusi substantif yang akan diberikan. (Opini Publik)

 

Penulis: Jekson, SH

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Tak Kunjung Diperbaiki, Pemuda Batak Bersatu Lakukan Goro Timbun Jalan Rusak

24 Sep 2026 - 21:40 WIB

Tak Kunjung Diperbaiki, Pemuda Batak Bersatu Lakukan Goro Timbun Jalan Rusak

Dalam Pertunjukan Seni Melayu Menongkah Adalah, Perjuangan, Simbol, dan Dialog Manusia dengan Alam

24 Sep 2026 - 17:24 WIB

Dalam Pertunjukan Seni Melayu Menongkah Adalah, Perjuangan, Simbol, dan Dialog Manusia dengan Alam

Polsek Bangko Pusako Ikuti Donor Darah Fuel for Humanity PHR

24 Sep 2026 - 16:55 WIB

Polsek Bangko Pusako Ikuti Donor Darah Fuel for Humanity PHR

Dukung Program Ketahanan Pangan Presiden RI, Pemdes Bersama Warga Batas Tanam Padi Gogo

24 Sep 2026 - 13:08 WIB

Dukung Program Ketahanan Pangan Presiden RI, Pemdes Bersama Warga Batas Tanam Padi Gogo

Gencarkan Himbauan Karhutla, Polsek Bagan Sinembah lngatkan Warga Bahaya Membuka Lahan dengan Membakar

24 Sep 2026 - 12:21 WIB

Gencarkan Himbauan Karhutla, Polsek Bagan Sinembah lngatkan Warga Bahaya Membuka Lahan dengan Membakar
Trending di Hukrim