Menu

Mode Gelap
Kapolsek Singingi Jangan Diam, Tangkap Tambang Emas Ilegal Gunakan Alat Berat di Kebun Lado Bukan Razia Biasa! Ini yang Dilakukan Polsek Bagan Sinembah di KRYD Ungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu, Polsek Panipahan Amankan Dua Orang Tersangka 110 Calon Jamaah Haji Ikuti Bimbingan Manasik Haji, Dibuka Sekda Sudandri Gencarkan Program Green Policing, Polsek Bagan Sinembah Tanam Bibit Pohon di Dua Lokasi Kemegahan Tradisi Pacu Jalur di Kuantan Singingi

Kuliner

Menggugah Selera dengan Kuliner Khas Kuantan Singingi

badge-check


					Menggugah Selera dengan Kuliner Khas Kuantan Singingi Perbesar

Menggugah Selera dengan Kuliner Khas Kuantan Singingi

RiauPro.com – Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) memanjakan setiap pengunjung tidak hanya dengan pemandangan alam, tetapi juga dengan kelezatan kuliner khasnya. Masyarakat Kuansing memiliki tradisi kuliner yang kaya akan rempah-rempah dan cita rasa yang kuat. Letak daerah yang dilalui oleh aliran sungai besar memengaruhi bahan baku utama makanan mereka, yang banyak menggunakan ikan air tawar. Para pecinta kuliner selalu menyempatkan diri untuk berburu makanan tradisional ketika mereka berkunjung ke daerah yang dijuluki Kota Jalur ini.

Satu di antara makanan ringan yang paling masyarakat cari adalah Konji Barayak. Para pembuat kue memasak hidangan manis ini menggunakan tepung beras, santan kelapa, dan gula merah kualitas terbaik. Mereka membentuk adonan tepung menyerupai butiran-butiran kecil atau ‘barayak’ dan merebusnya di dalam kuah santan yang manis dan gurih. Pedagang makanan tradisional sering menyajikan Konji Barayak hangat-hangat pada sore hari atau saat cuaca hujan. Hidangan penutup ini memberikan sensasi rasa manis yang sangat menenangkan perut.

Wisatawan yang mencari hidangan utama wajib mencicipi Pangek Ikan. Para ibu rumah tangga dan koki restoran lokal memasak Pangek menggunakan ikan baung atau ikan patin segar yang mereka dapatkan dari Sungai Kuantan. Mereka membumbui ikan tersebut dengan campuran kunyit, cabai, asam kandis, dan berbagai rempah lainnya, lalu memasaknya hingga kuah mengering dan bumbu meresap sempurna ke dalam daging ikan. Proses memasak yang perlahan ini menghasilkan tekstur daging ikan yang sangat lembut dan rasa bumbu yang tajam menggugah selera.

Selain itu, masyarakat Kuansing juga membuat Lopek Bugi, sebuah jajanan tradisional yang sangat populer. Pembuat Lopek Bugi menumbuk beras ketan hingga halus, kemudian mengisinya dengan parutan kelapa muda yang telah mereka campur dengan gula aren. Mereka membungkus adonan tersebut menggunakan daun pisang dan mengukusnya hingga matang. Penjual Lopek Bugi banyak menjajakan dagangan mereka di pasar-pasar tradisional dan di pinggir jalan raya lintas provinsi. Jajanan ini sangat cocok menjadi buah tangan atau oleh-oleh bagi para pelancong.

Kuliner khas Kuansing memainkan peran penting dalam berbagai acara adat dan keagamaan. Penduduk desa selalu menyiapkan hidangan-hidangan istimewa ini saat menggelar pesta pernikahan, upacara turun mandi anak, atau menyambut bulan suci Ramadan. Makanan tradisional ini tidak sekadar mengenyangkan perut, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarwarga yang saling berbagi makanan. Pelaku usaha kuliner di Kuansing terus berinovasi mengemas makanan tradisional agar lebih modern dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kemegahan Tradisi Pacu Jalur di Kuantan Singingi

6 April 2026 - 17:56 WIB

Pesona Alam Kuantan Singingi yang Memukau Wisatawan

6 April 2026 - 00:05 WIB

Menyusuri Jejak Sejarah dan Kekayaan Budaya Kuantan Singingi

4 April 2026 - 22:01 WIB

Menggeliatnya Potensi Ekonomi dan Pertanian Kuantan Singingi

4 April 2026 - 21:51 WIB

Polda Riau Wujudkan Harapan Warga, Kapolres Kuansing Pimpin Peletakan Batu Pertama Jembatan Merah Putih di Desa Logas

3 April 2026 - 18:44 WIB

Trending di Kuansing