Rohil, RiauPro.com – Disdik Riau mengambil langkah cepat guna memastikan fasilitas pendidikan yang terbakar dapat segera dipulihkan dan hak belajar siswa tidak terhenti. Hal ini ditegaskan Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan (Disdik) pada Sabtu (04/04/2026).
Langkah tegas ini diambil dalam menangani dampak kebakaran yang telah terjadi dan melanda gedung kelas jauh SMAN 3 Pujud di Desa Sukajadi, Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya juga menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan instansi terkait, guna mempercepat dan memastikan pemulihan pascakejadian.
“Sesuai arahan pimpinan, kami akan segera berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk melakukan renovasi terhadap ruang kelas yang terdampak kebakaran. Ini menjadi prioritas agar proses belajar mengajar bisa kembali normal secepatnya,” ujar Erisman.
Ia juga memastikan bahwa aktivitas pendidikan tidak terganggu secara signifikan. Untuk sementara, sebagian siswa memanfaatkan ruang kelas yang masih aman, sementara sebagian lainnya diarahkan mengikuti pembelajaran di sekolah induk SMAN 3 Pujud.
“Kami pastikan proses belajar tetap berjalan dengan menggunakan ruang yang masih layak, dan sebagian dialihkan ke sekolah induk dengan jarak tempuh sekitar 30 menit. Ini langkah transisi sambil menunggu proses perbaikan tuntas,” jelasnya. (seperti dikutip dari laman Media online Ulastinta.com pada Senin, 6/4/2026).
Berdasarkan informasi yang didapat dilapangan, api pertama kali terlihat oleh penjaga sekolah dari arah gudang. Api dengan cepat merambat ke bangunan laboratorium IPA yang telah dialihfungsikan menjadi dua ruang belajar.
Akibatnya, bangunan mengalami kerusakan serius seperti dinding retak, plafon roboh, serta hangusnya fasilitas meja, kursi, dan jendela. Meskipun kerugian materiil cukup besar, Erisman memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
Penanganan cepat menjadi prioritas dan sangat krusial mengingat sekolah ini menampung sembilan rombongan belajar dan harus bersiap menghadapi lonjakan peserta didik baru pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 mendatang.
Saat ini, situasi di lokasi kejadian telah dapat dikendali setelah api berhasil dipadamkan. Saat ini Pemerintah daerah bersama pihak terkait terus melakukan pendataan aset dan pengamanan lokasi guna mempercepat fase renovasi gedung sekolah.
Jekson, SH







