RiauPro.com, Kuansing – Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat di sekitar area operasional perusahaan, PT Pancaran Cahaya Sedjati (PCS) menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga yang terdampak musibah banjir di Desa Logas Hilir, Kecamatan Singingi. Bantuan ini diserahkan langsung kepada 16 Kepala Keluarga (KK) yang rumahnya terendam luapan air. Rabu (20/05)
Manager PT PCS, Kosma Hutabarat, menyampaikan bahwa aksi sosial ini merupakan bentuk respons cepat dan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan sekitar.

Peduli Sesama, PT Pancaran Cahaya Sedjati Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Banjir di Logas Hilir
“Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat sedikit meringankan beban warga. Ini juga menjadi bukti perhatian nyata dari PT PCS kepada masyarakat yang berada di sekitaran pabrik,” ujar Kosma Hutabarat saat menyerahkan bantuan.
Aksi tanggap darurat dari manajemen PT PCS ini mendapat apresiasi langsung dari Pemerintah Desa setempat. Kepala Desa (Kades) Logas Hilir, Rasidi menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian yang ditunjukkan oleh pihak perusahaan.
“Kami atas nama pemerintah desa dan seluruh warga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada manajemen PT PCS. Bantuan sembako ini sangat berarti bagi warga kami yang saat ini sedang kesulitan beraktivitas akibat banjir,” ungkap Kades Logas Hilir.
Sementara itu, tokoh masyarakat setempat, Dt. Gindo, memberikan klarifikasi terkait kondisi banjir yang kerap melanda wilayah tersebut. Ia menegaskan bahwa musibah banjir ini murni disebabkan oleh faktor geografis wilayah dan sudah terjadi jauh sebelum pabrik berdiri.
“Sebelum ada pabrik PT PCS ini, rumah warga di sini memang sudah terdampak banjir, bahkan kondisi ini sudah berlangsung selama 7 tahun terakhir. Namun, kita tentu mengucapkan terima kasih banyak atas perhatian dan dedikasi PT PCS kepada masyarakat terdampak yang telah sudi memberikan bantuan sembako ini,” jelas Dt. Gindo.
Pernyataan tersebut dibenarkan oleh warga setempat yang rumahnya terendam banjir. Mereka membenarkan bahwa kawasan pemukiman tersebut memang sudah menjadi langganan banjir tahunan sebelum adanya aktivitas operasional PT PCS.
Untuk diketahui secara teknis, areal pemukiman warga yang terdampak banjir ini secara geografis berada di dataran rendah. Aliran sungai di sekitar wilayah tersebut posisinya lebih tinggi daripada rumah warga. Selain itu, badan jalan lintas Teluk Kuantan – Pekanbaru juga memiliki elevasi yang lebih tinggi, sehingga membuat kawasan pemukiman warga membentuk cekungan yang rawan tergenang air saat curah hujan tinggi.
Hadir dalam giat, Anggota DPRD Komisi II Kabupaten Kuantan Singingi, DLH Kuansing, Kapolsek Singingi, Koramil Muara Lembu, Lurah Muara Lembu, Kades Logas dan Logas Hilir, BPD Logas dan Logas Hilir, serta Ninik Mamak Kenegerian Logas dan Muara Lembu.







