Batu Bara, RiauPro.com – Permasalahan sampah kembali menyeruak ke permukaan, hal ini diakibatkan sampah yang jarang diangkut dan juga menimbulkan baubtak sedap. Keluhan ini datang dari SMA Swasta IT Al Izzah yang berada di Desa Aras, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara.
Pihak sekolah mengaku resah akibat sampah yang ada di lingkungan mereka jarang diangkut oleh petugas kebersihan. Bahkan, menurut pengakuan salah seorang guru, sampah hanya diangkut sebulan sekali, sementara volume sampah semakin menumpuk hingga menimbulkan bau tak sedap (menyengat).
Menurut keterangan salah seorang guru di
SMA Swasta IT Al Izzah, mengatakan bahwa sebelumnya pada Kamis, 4 September 2025 tepat pukul 09.00 WIB telah menghubungi salah seorang wartawan agar disampaikan kepada petugas agar mendapat perhatian.
” Tolonglah diperhatikan sampah di tempat kami yang hanya sebulan sekali diangkut, sementara sampah sudah penuh dan berbau tidak sedap. Tolonglah disampaikan kepada petugasnya, kan masih kawan dekat,” ungkap seorang guru kepada wartawan pada Sabtu, (06/09/2025).
Kondisi ini semakin menegaskan bahwa pelayanan kebersihan di Kecamatan Air Putih tidak berjalan secara maksimal.
Meski telah berulang kali mendapat keluhkan bahkan ramai disorot di media sosial, kinerja kordinator lapangan (Korlap) Dinas Perkim LH dan Kebersihan di kecamatan tidak mampu menunjukkan perubahan berarti.
Korlap Dinas Perkim LH dan Kebersihan terkesan lalai dan abai terhadap tanggung jawabnya, sementara Kepala Dinas Perkim dan Lingkungan Hidup Kabupaten Batu Bara dinilai tutup mata terkait kondisi yang ada di lapangan.
“Apalah kerja Kabid Dinas Perkim dan Lingkungan Hidup ini? Jelas-jelas Korlapnya lalai dalam melaksanakan tugas, namun tetap dibiarkan tanpa mendapat teguran apalagi surat peringatan (SP),” ujar salah seorang warga saat wartawan turun langsung ke lokasi.
Ironisnya, informasi dari warga yang tak mau menyebutkan namanya mengatakan, bahwa penilaian dari sektor kebersihan justru turun drastis sejak Korlap tersebut bertugas.
Sementara, masyarakat terus mengeluhkan tumpukan sampah yang berserak, terutama di dalam parit, pinggir jalan, hingga sudut-sudut pemukiman yang jarang terpantau.
“ Mana slogan yang katanya Indrapura bersih..? Yang ada Indrapura penuh dengan sampah, tidak pernah disentuh dan mendapat perhatian dari Korlap Kebersihan Kecamatan Air Putih,” sindir seorang warga dengan nada kesal.
Di tempat terpisah saat ditemui awak media, salah seorang tokoh masyarakat sekaligus tokoh pemuda, Kamto, S.H., dengan tegas menyampaikan dan meminta agar Plt Kadis Perkim Lingkungan Hidup Batu Bara segera bertindak.
” Copot dan ganti Korlap Kebersihan Kecamatan Air Putih dengan sosok yang benar-benar bertanggung jawab dan tidak seperti sosok yang sekarang yang tidak bertanggung jawab kepada pekerjaannya,” tegas Kamto.
“Jangan takut untuk mencopot seseorang karena kedekatan dengan pemimpin daerah, kalau memang lalai yah harus dicopot,” harap Kamto.
“Profesional dalam bekerja akan menjadikan kabupaten Batu Bara kita ini semakin maju, jangan kita kalah dengan daerah lain hanya karena persoalan sampah yang tak kunjung teratasi,” tambah Kamto.
Persoalan sampah kini menjadi sorotan publik, masyarakat menanti langkah tegas dari Dinas Perkim LH Batu Bara.
Publik berharap, kepercayaan warga haruslah tetap dijaga, jangan diakibatkan ketidak mampuan untuk selesaikan permasalahan sampah hilang kepercayaan warga terhadap pemerintah daerah, yang seharusnya hadir memberi pelayanan bukan menambah keresahan.
(T. Sihotang)Batu Bara, RiauPro.com – Permasalahan sampah kembali menyeruak ke permukaan, hal ini diakibatkan sampah yang jarang diangkut dan juga menimbulkan baubtak sedap. Keluhan ini datang dari SMA Swasta IT Al Izzah yang berada di Desa Aras, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara.
Pihak sekolah mengaku resah akibat sampah yang ada di lingkungan mereka jarang diangkut oleh petugas kebersihan. Bahkan, menurut pengakuan salah seorang guru, sampah hanya diangkut sebulan sekali, sementara volume sampah semakin menumpuk hingga menimbulkan bau tak sedap (menyengat).
Menurut keterangan salah seorang guru di
SMA Swasta IT Al Izzah, mengatakan bahwa sebelumnya pada Kamis, 4 September 2025 tepat pukul 09.00 WIB telah menghubungi salah seorang wartawan agar disampaikan kepada petugas agar mendapat perhatian.
” Tolonglah diperhatikan sampah di tempat kami yang hanya sebulan sekali diangkut, sementara sampah sudah penuh dan berbau tidak sedap. Tolonglah disampaikan kepada petugasnya, kan masih kawan dekat,” ungkap seorang guru kepada wartawan pada Sabtu, (06/09/2025).
Kondisi ini semakin menegaskan bahwa pelayanan kebersihan di Kecamatan Air Putih tidak berjalan secara maksimal.
Meski telah berulang kali mendapat keluhkan bahkan ramai disorot di media sosial, kinerja kordinator lapangan (Korlap) Dinas Perkim LH dan Kebersihan di kecamatan tidak mampu menunjukkan perubahan berarti.
Korlap Dinas Perkim LH dan Kebersihan terkesan lalai dan abai terhadap tanggung jawabnya, sementara Kepala Dinas Perkim dan Lingkungan Hidup Kabupaten Batu Bara dinilai tutup mata terkait kondisi yang ada di lapangan.
“Apalah kerja Kabid Dinas Perkim dan Lingkungan Hidup ini? Jelas-jelas Korlapnya lalai dalam melaksanakan tugas, namun tetap dibiarkan tanpa mendapat teguran apalagi surat peringatan (SP),” ujar salah seorang warga saat wartawan turun langsung ke lokasi.
Ironisnya, informasi dari warga yang tak mau menyebutkan namanya mengatakan, bahwa penilaian dari sektor kebersihan justru turun drastis sejak Korlap tersebut bertugas.
Sementara, masyarakat terus mengeluhkan tumpukan sampah yang berserak, terutama di dalam parit, pinggir jalan, hingga sudut-sudut pemukiman yang jarang terpantau.
“ Mana slogan yang katanya Indrapura bersih..? Yang ada Indrapura penuh dengan sampah, tidak pernah disentuh dan mendapat perhatian dari Korlap Kebersihan Kecamatan Air Putih,” sindir seorang warga dengan nada kesal.
Di tempat terpisah saat ditemui awak media, salah seorang tokoh masyarakat sekaligus tokoh pemuda, Kamto, S.H., dengan tegas menyampaikan dan meminta agar Plt Kadis Perkim Lingkungan Hidup Batu Bara segera bertindak.
” Copot dan ganti Korlap Kebersihan Kecamatan Air Putih dengan sosok yang benar-benar bertanggung jawab dan tidak seperti sosok yang sekarang yang tidak bertanggung jawab kepada pekerjaannya,” tegas Kamto.
“Jangan takut untuk mencopot seseorang karena kedekatan dengan pemimpin daerah, kalau memang lalai yah harus dicopot,” harap Kamto.
“Profesional dalam bekerja akan menjadikan kabupaten Batu Bara kita ini semakin maju, jangan kita kalah dengan daerah lain hanya karena persoalan sampah yang tak kunjung teratasi,” tambah Kamto.
Persoalan sampah kini menjadi sorotan publik, masyarakat menanti langkah tegas dari Dinas Perkim LH Batu Bara.
Publik berharap, kepercayaan warga haruslah tetap dijaga, jangan diakibatkan ketidak mampuan untuk selesaikan permasalahan sampah hilang kepercayaan warga terhadap pemerintah daerah, yang seharusnya hadir memberi pelayanan bukan menambah keresahan.
(T. Sihotang)







