KUANSING, PRORIAU.COM – Kuliah umum Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Islam Kuantan Singingi (UNIKS) tahun 2025, bertajuk Desain Kebijkan untuk Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia “Strategi dan Implementasi”, di Gedung Serba Guna (GSG) UNIKS.
Kegiatan yang digelar Kamis (16/10/2025) merupakan agenda tahunan FIS UNIKS sekaligus implementasi MoA FIS UNIKS dengan FISIP UNRI. Sejalan itu, kegiatan kuliah umum ini juga mengagendakan MoA FIS dengan BPJS Ketenagakerjaan KCP Kuantan Singingi.
“Kuliah umum ini agenda tahunan kita, nanti juga ada agenda MoA FIS dengan BPJS Ketenagakerjaan KCP Kuantan Singingi, dan IA oleh Prodi Akuntansi. Manfaatnya untuk mahasiswa kita yang melaksanakan magang, mahasiswa kita yang melaksanakan magang nantinya sudah ditanggung BPJS Ketenagakerjaan”, tutur Sarjan M, selaku Dekan FIS periode 2025-2029 dalam sambutannya.
Ia juga menyampaikan, tema kuliah umum matching dengan prodi Ilmu Hukum, Admnistrasi Negara dan Akuntansi yang ada di FIS UNIKS. Narasumber kuliah umum Dr. Auradian Marta, S.IP., MA Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau Pekanbaru, yang dihadiri 497 mahasiswa FIS UNIKS.
“Kami dari FIS akan akan melaksanakan kebijakan yang mendukung visi misi UNIKS dan kebijakan Rektor UNIKS menuju UNIKS unggul. Kebijakan ini akan berhasil berkat dukungan semua, dan kami berharap mahasiswa juga turut serta mensosialisasikan hal positif tentang kampus UNIKS, khusus FIS di medsos, nanti akan kita berikan penghargaan”, tambahnya.
Rektor UNIKS Dr. Ikrima Mailani, S.Pd.I., M.Pd.I langsung membuka kegiatan kuliah umum FIS UNIKS. Pada pembukaan ia menyampaikan, tema kuliah umum yang diangkat sangat relevan dengan kondisi bangsa saat ini.
“Peran kita sebagai akademisi, khususnya mahasiswa dapat menerapkan teori pembangunan dalam kehidupan real. Kemudian kegiatan ini akan memberikan semangat belajar dan kontribusi bagi masyarakat. Ini juga bagian dari implementasi kerjasama FIS UNIKS dengan FISIPOL UNRI. Semoga kita terus dapat berkolaborasi dalam peningkatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Terima kasih atas kerjasama semua”, sampainya.
Narasumber kuliah umum Dr. Auradian Marta, S.IP., MA, memaparkan Indonesia masih menyisakan banyak pekerjaan rumah untuk mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan sinergisitas dan kolaborasi multi stakeholders dan menciptakan berbagai peluang untuk pembangunan berkelanjutan.(***)







