RIAUPRO.COM, KUANSING – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Baserah menggelar kegiatan pelayanan kesehatan terpadu yang menyasar puluhan ibu hamil dan balita di wilayah kerjanya. Kegiatan ini menjadi istimewa karena menggabungkan fungsi pelayanan publik dengan fungsi edukasi profesi kebidanan.
Kepala UPTD Puskesmas Baserah, Hj. Rosmanidar, SST., M.Kes., hadir langsung memantau jalannya kegiatan tersebut. Selain menjalankan tugas sebagai kepala puskesmas, beliau juga bertindak sebagai Dosen Pembimbing Profesi Bidan dari Institut Kesehatan Teknologi Al Insyirah (IKTA) Pekanbaru.
Tercatat sebanyak 25 ibu hamil dan 10 balita mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan, pemberian gizi, serta edukasi intensif terkait pencegahan stunting dan kesehatan reproduksi.
Dalam kesempatan tersebut, Hj. Rosmanidar menyampaikan pentingnya kolaborasi antara instansi pelayanan kesehatan dengan institusi pendidikan untuk melahirkan tenaga medis yang kompeten.
“Kegiatan hari ini bukan sekadar rutinitas pelayanan kesehatan masyarakat, tetapi juga menjadi laboratorium nyata bagi para mahasiswi profesi bidan. Kami ingin memastikan bahwa 25 ibu hamil dan 10 balita yang hadir hari ini mendapatkan pelayanan terbaik, sembari memberikan ruang bagi calon bidan untuk mempraktikkan ilmu mereka langsung di lapangan di bawah bimbingan teknis yang ketat.” Ujar Hj Rosmanidar.
Beliau juga menambahkan fokus utamanya terhadap kesehatan ibu dan anak di wilayah Baserah.
“Fokus kami adalah menekan angka kematian ibu dan bayi serta mencegah stunting sejak masa kehamilan. Kehadiran akademisi di tengah-tengah Puskesmas Baserah diharapkan mampu membawa inovasi baru dalam cara kita melayani masyarakat.” Tambah Hj Rosmanidar sembari menutup.







