RiauPro.com, Kuansing — Insiden kecelakaan lalu lintas berturut-turut menimpa sejumlah pengendara sepeda motor di wilayah Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Penyebabnya diduga kuat berasal dari ceceran Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar yang tumpah dari mobil-mobil pelansir BBM ilegal yang kerap melintas di kawasan tersebut.
Berdasarkan informasi di lapangan, peristiwa nahas yang menimpa para pengendara motor ini terjadi di dua titik lokasi rawan. Lokasi pertama berada di ruas jalan di bawah MAN 2 Kuantan Singingi, dan lokasi kedua berada di area Tikungan Kelok Agung.
Tumpahan solar dari mobil modifikasi para pelansir tersebut menggenangi sebagian permukaan aspal, membuat jalanan menjadi sangat licin. Akibatnya, pengendara roda dua yang melintas kehilangan kendali (selip) dan terpelanting hingga mengalami luka-luka dan kerusakan pada kendaraan.
Kejadian ini memicu keresahan dan kekecewaan yang mendalam dari masyarakat sekitar dan pengguna jalan. Warga menyoroti dugaan lemahnya pengawasan dan lambatnya penindakan dari aparat kepolisian setempat, khususnya Polsek Pangean, terhadap maraknya praktik ilegal pelangsiran BBM bersubsidi di wilayah mereka.
“Banyak pengendara sepeda motor yang menjadi korban dan terjatuh akibat aspal yang licin tersiram solar. Ini sangat membahayakan nyawa. Praktik mobil pelansir BBM ini seolah dibiarkan tanpa ada tindakan tegas dari Polsek Pangean,” ungkap salah seorang pengguna jalan yang turut membantu korban terjatuh.
Praktik pelangsiran BBM ilegal ini dinilai warga sudah sangat meresahkan. Selain merugikan negara akibat penimbunan BBM bersubsidi, kini ulah oknum tidak bertanggung jawab tersebut terbukti secara nyata mengancam keselamatan masyarakat umum di jalan raya.
Masyarakat mendesak Polsek Pangean dan jajaran Polres Kuantan Singingi untuk segera turun tangan menindak tegas para mafia dan pelansir BBM jenis solar ini, serta memperketat pengawasan di SPBU dan jalur-jalur rawan. Jika dibiarkan, warga khawatir tumpahan solar ini akan memakan korban jiwa.
Hingga berita ini diturunkan, warga dan pengguna jalan diimbau untuk berhati-hati saat melintas di sekitar MAN 2 Kuantan Singingi dan Tikungan Kelok Agung, serta mengurangi kecepatan kendaraannya.







