PEKANBARU, PRORIAU.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah – Aisyiyah (KKN-MAs) 2025 Kelompok 48 Desa Sungai Selodang turut serta memeriahkan acara Serindit Boat Race yang digelar di tepian jembatan Kampung Sungai Selodang. Lomba perahu tradisional ini merupakan agenda budaya yang selalu dinanti masyarakat setiap tahun karena menjadi wadah kebersamaan sekaligus pelestarian tradisi lokal. Kegiatan tersebut di gelar pada Selasa, 19 Agustus 2025.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN tidak hanya hadir untuk menyaksikan perlombaan, tetapi juga aktif membantu panitia mulai dari persiapan acara, mendukung jalannya perlombaan, hingga ikut serta dalam menyemarakkan kegiatan bersama masyarakat.
“Kami merasa bangga bisa menjadi bagian dari acara ini. Selain ikut belajar budaya lokal, kami juga mendapat kesempatan untuk lebih dekat dengan masyarakat Sungai Selodang,” ungkap Ratna Susanti salah seorang mahasiswa KKN Kelompok 48.
Penghulu Kampung Sungai Selodang bapak Samping Pomi menyampaikan apresiasinya terhadap keterlibatan mahasiswa KKN.
“Kehadiran mahasiswa KKN membawa energi positif bagi warga kami. Mereka tidak hanya melaksanakan program kerja, tetapi juga mau turun langsung mendukung kegiatan budaya masyarakat. Ini sangat kami hargai, karena menunjukkan kepedulian generasi muda terhadap kearifan lokal,” ujarnya.
Acara Serindit Boat Race kali ini berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Masyarakat desa, panitia, serta mahasiswa KKN MAs Kelompok 48 berbaur menjadi satu dalam suasana kekeluargaan. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi hiburan tahunan, tetapi juga semakin memperkokoh rasa cinta masyarakat terhadap budaya lokal serta membuka ruang partisipasi aktif bagi generasi muda dalam melestarikan tradisi.
Sebagai penutup, mahasiswa KKN MAs Kelompok 48 menyampaikan terima kasih kepada Panitia Pusat dan Lokal KKN MAs 2025, Konsorsium LPPM PTMA, serta Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah atas dukungan dan kesempatan yang diberikan sehingga mahasiswa dapat berkontribusi dalam kegiatan masyarakat sekaligus ikut melestarikan budaya daerah.(***)







