Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pekanbaru

Ketika Strategi Tak Cukup: Pentingnya Komunikasi dalam Dunia Tenis Meja

badge-check

Ketika Strategi Tak Cukup: Pentingnya Komunikasi dalam Dunia Tenis Meja Perbesar

Oleh: Asbul Mizan

OPINI, RIAUPRO.COM – Dalam dunia olahraga, strategi sering dianggap sebagai kunci utama untuk meraih kemenangan. Pelatih menyusun taktik, atlet berlatih teknik, dan tim mempersiapkan diri secara fisik maupun mental. Namun, ada satu hal yang sering dianggap sepele, padahal memiliki peran besar dalam menentukan hasil pertandingan, yaitu komunikasi. Hal ini juga berlaku dalam cabang olahraga tenis meja yang terlihat sederhana, tetapi sebenarnya membutuhkan koordinasi dan pemahaman yang tinggi.

Banyak orang mengira bahwa tenis meja hanyalah soal kecepatan tangan dan ketepatan pukulan. Padahal, di balik permainan yang cepat itu, terdapat proses komunikasi yang terus berjalan, baik antara atlet dengan pelatih maupun dengan rekan satu tim, terutama dalam nomor ganda. Tanpa komunikasi yang baik, strategi yang sudah dirancang dengan matang bisa menjadi tidak efektif di lapangan.

Salah satu contoh nyata adalah ketika atlet tidak memahami instruksi pelatih dengan jelas. Bisa jadi pelatih sudah memberikan arahan yang tepat, tetapi karena penyampaiannya kurang efektif atau atlet tidak benar-benar memahami maksudnya, strategi tersebut tidak dijalankan dengan baik. Akibatnya, permainan menjadi tidak terarah dan peluang kemenangan pun menurun.

Dalam pertandingan ganda, komunikasi menjadi lebih penting lagi. Dua pemain harus memiliki pemahaman yang sama tentang pembagian peran, pola serangan, dan cara bertahan. Jika komunikasi tidak berjalan dengan baik, bisa terjadi kesalahan seperti saling bertabrakan, salah mengambil bola, atau bahkan saling menyalahkan. Hal-hal seperti ini tentu akan mengganggu konsentrasi dan merusak kerja sama tim.

Selain itu, komunikasi juga berperan dalam membangun mental atlet. Dukungan dari pelatih atau rekan tim melalui kata-kata sederhana bisa meningkatkan kepercayaan diri atlet di tengah tekanan pertandingan. Sebaliknya, komunikasi yang negatif justru dapat membuat atlet merasa tertekan dan kehilangan fokus.

Di era modern seperti sekarang, komunikasi dalam olahraga tidak hanya terjadi secara langsung, tetapi juga melalui analisis video, diskusi strategi, dan evaluasi pertandingan. Semua itu membutuhkan kemampuan komunikasi yang baik agar informasi dapat dipahami dan diterapkan dengan maksimal oleh atlet.

Oleh karena itu, sudah saatnya komunikasi tidak lagi dianggap sebagai pelengkap dalam dunia olahraga, khususnya tenis meja. Komunikasi harus menjadi bagian penting dalam proses latihan dan pertandingan. Pelatih perlu belajar cara menyampaikan pesan dengan jelas dan efektif, sementara atlet juga harus terbuka untuk menerima dan memahami arahan.

Pada akhirnya, strategi yang hebat tidak akan berarti apa-apa tanpa komunikasi yang baik. Dalam dunia tenis meja, kemenangan bukan hanya ditentukan oleh seberapa kuat pukulan atau seberapa cepat reaksi, tetapi juga oleh seberapa baik komunikasi yang terjalin di dalamnya. Maka dari itu, jika ingin meraih prestasi yang maksimal, komunikasi harus menjadi prioritas, bukan sekadar tambahan.

Bio Penulis

Asbul Mizan adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Riau yang memiliki minat pada kajian komunikasi, khususnya komunikasi olahraga dan komunikasi digital.[]

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

FITUR BARU RIAUPRO.COM – Ingin Tulisanmu Dibaca Banyak Orang? Jadi Penulis di Riaupro.com, Cuma Butuh 3 Langkah!

15 Sep 2026 - 13:04 WIB

FITUR BARU RIAUPRO.COM – Ingin Tulisanmu Dibaca Banyak Orang? Jadi Penulis di Riaupro.com, Cuma Butuh 3 Langkah!

Empat Pilar Kebangsaan Jadi Bekal Generasi Muda, Pascasarjana FKIP Unri Gelar Sosialisasi Bersama DPD RI

12 Sep 2026 - 10:20 WIB

Empat Pilar Kebangsaan Jadi Bekal Generasi Muda, Pascasarjana FKIP Unri Gelar Sosialisasi Bersama DPD RI

Tingkatkan Kompetensi Guru SMK, Tim Dosen UMRI Dampingi Pembelajaran Farmasi Berbasis PjBL-STEAM dan Optimalisasi AI

28 Agu 2026 - 21:44 WIB

Tingkatkan Kompetensi Guru SMK, Tim Dosen UMRI Dampingi Pembelajaran Farmasi Berbasis PjBL-STEAM dan Optimalisasi AI

Ketua Organda DPD Provisi Riau Periode 2027-2032, S.Ajie Panatagama Siap Maju

22 Agu 2026 - 20:26 WIB

Ketua Organda DPD Provisi Riau Periode 2027-2032, S.Ajie Panatagama Siap Maju

Pacu Jalur Dipoles, Pendidikan Dibiarkan Kandas : “Membangun Daerah, Apa Ngejar Popularitas

14 Agu 2026 - 00:18 WIB

Pacu Jalur Dipoles, Pendidikan Dibiarkan Kandas : “Membangun Daerah, Apa Ngejar Popularitas
Trending di Pekanbaru