Menu

Mode Gelap
IAIR Kampus Pertama di Rohil Launching Program Pascasarjana (S2) Kadisdik Kepulauan Meranti Diduga Main Proyek, Mark Up dan Sewenang-wenang Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 65 Personel, Kapolres Rohil Dorong Tingkatkan Profesionalisme Kick Off H Bistamam, Tanda Dimulai Pertandingan Sepak Bola Piala Bupati Cup Rohil Rayon ll Kunjungi Kediaman Tokoh Masyarakat di Bagan Manunggal, Bukti Kedekatan Bupati Rohil dengan Warga Kuasa Hukum Dr. Selamat Widodo, Arif Rahman Hakim S.E. Laporkan Pencurian dan Penadahan Sawit

Pekanbaru

Buntut Ketidakjelasan Penanganan Kasus Kekerasan Saat Demo DPRD Riau, IMM dan Mahasiswa UMRI Geruduk Polda Riau

badge-check


					Buntut Ketidakjelasan Penanganan Kasus Kekerasan Saat Demo DPRD Riau, IMM dan Mahasiswa UMRI Geruduk Polda Riau Perbesar

PEKANBARU, RIAUPRO.COM – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) bersama mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Jumat (3/7/2026).

Aksi tersebut merupakan bentuk protes atas belum adanya kejelasan penanganan dugaan kasus kekerasan terhadap massa aksi saat demonstrasi di Gedung DPRD Riau beberapa waktu lalu.

Berdasarkan pantauan di lokasi, massa aksi datang dengan membawa spanduk, bendera organisasi, serta menyampaikan orasi secara bergantian. Mereka menuntut Polda Riau menunjukkan komitmen dalam menegakkan hukum secara profesional, transparan, dan tidak tebang pilih terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam tindakan represif saat pengamanan demonstrasi.

Dalam orasinya, para peserta aksi menilai hingga kini belum ada perkembangan yang jelas terkait proses hukum atas laporan dugaan kekerasan yang dialami sejumlah mahasiswa. Kondisi tersebut dinilai telah menimbulkan keresahan sekaligus memunculkan pertanyaan mengenai keseriusan aparat dalam memberikan kepastian hukum.

“Kami datang untuk meminta kejelasan. Jangan sampai kasus dugaan kekerasan terhadap mahasiswa menguap tanpa penyelesaian. Negara harus hadir memberikan perlindungan terhadap hak warga negara dalam menyampaikan pendapat di muka umum,” ujar salah seorang orator.

Selama aksi berlangsung, aparat kepolisian tampak berjaga di sekitar lokasi guna mengamankan jalannya unjuk rasa. Massa aksi juga beberapa kali menyampaikan tuntutan agar Kapolda Riau atau pejabat yang berwenang menemui mereka dan memberikan penjelasan mengenai perkembangan penanganan perkara tersebut.

Selain mendesak percepatan proses hukum, para demonstran juga meminta agar seluruh pihak yang terbukti melakukan tindakan di luar prosedur diberikan sanksi sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Mereka menegaskan akan terus mengawal kasus tersebut hingga terdapat kepastian hukum yang jelas.

Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian dan sempat menyebabkan perlambatan arus lalu lintas di sekitar kawasan Polda Riau. Hingga berita ini ditulis, massa aksi masih menunggu tanggapan resmi dari pihak kepolisian terkait tuntutan yang mereka sampaikan.***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dedikasi Tanpa Batas, Aipda Mariono Terima Penghargaan Bhabinkamtibmas Teladan Polda Riau 2026

2 Juli 2026 - 12:36 WIB

Kecam Tindakan Represif Aparat Terhadap Kader IMM: DPD IMM Riau Tuntut Copot Kapolda Riau dan Tindak Tegas Oknum Pelaku

22 Juni 2026 - 21:00 WIB

Tanda Tangan Dipalsukan di SKGR, DPR RI Minta Polda Riau Batalkan SP3 Kasus Warga Rohil

10 Juni 2026 - 10:51 WIB

Workshop Tari Zapin Rakyat: Menjaga Tradisi untuk Generasi Z di Sabak Auh

9 Juni 2026 - 22:24 WIB

Lampu Mati Masyarakat Disuruh Jangan Panik, Masyarakat Tidak Bayar KWH Dicabut: “Negara Apa Geng Preman yang Punya?

22 Mei 2026 - 23:59 WIB

Trending di Pekanbaru