Menu

Mode Gelap
Indawati MS, SE Pimpin Khataman Al-Qur’an dan Pengajian Jemaah Haji Asal Meranti di Tanah Suci Respon Cepat Tinjau Jalan Rusak, Sekda Zulfahmi Wakili Bupati Inhu Turun ke Lokasi Selisih Paham Oknum Pegawai BRI dengan Wartawan Dimediasi, Kesepakatan Damai Dinilai Belum Final Polsek Bagan Sinembah Sikat Balap Liar, 5 Motor Knalpot Brong Tak Berkutik Dukung Asta Cita Presiden, Polsek Singingi Cek Lahan “Pekarangan Bergizi” di Desa Air Emas Program Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Tinjau Perkembangan Tanaman Jagung Pipil

Hukrim

Diduga Terjadi Pungli di SPBU Logas Hilir, Karyawan Minta Uang Tambahan Saat Pembelian Minyak Non Subsidi

badge-check


					Diduga Terjadi Pungli di SPBU Logas Hilir, Karyawan Minta Uang Tambahan Saat Pembelian Minyak Non Subsidi (Foto: Ilustrasi) Perbesar

Diduga Terjadi Pungli di SPBU Logas Hilir, Karyawan Minta Uang Tambahan Saat Pembelian Minyak Non Subsidi (Foto: Ilustrasi)

RiauPro.com, Kuansing — Dugaan praktik pungutan liar (pungli) terjadi di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Desa Logas Hilir, Kecamatan Singingi.

Berdasarkan laporan dari masyarakat, pembeli minyak non subsidi di SPBU tersebut diminta untuk memberikan sejumlah uang tambahan oleh salah seorang karyawan.

Menurut keterangan warga, pungutan itu terjadi saat mereka membeli minyak non subsidi menggunakan jerigen.

“Saat kami mengisi minyak non subsidi menggunakan jerigen, anak pompa meminta uang lebih. Kami pikir sedikit saja, kami kasih Rp5.000, tapi dia menolak dan meminta Rp30.000,” ungkap salah satu warga yang enggan disebut namanya.

Informasi lain menyebutkan, karyawan yang diduga melakukan pungli tersebut merupakan anak dari manajer SPBU. Hal ini semakin menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat yang sering bertransaksi di lokasi tersebut.

Ketika dikonfirmasi mengenai dugaan pungli itu, pihak manajemen SPBU melalui manajernya, Pino, enggan memberikan keterangan dan terkesan bungkam.

Masyarakat berharap pihak kepolisian sektor Singingi segera turun tangan untuk menyelidiki dugaan praktik pungli ini dan menindak tegas pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran.

“Kami minta aparat kepolisian menindak tegas agar tidak ada lagi pungli di SPBU. Semua harus sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujar warga lainnya.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik, dan masyarakat berharap transparansi serta pengawasan terhadap pengelolaan SPBU di wilayah tersebut dapat ditingkatkan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Selisih Paham Oknum Pegawai BRI dengan Wartawan Dimediasi, Kesepakatan Damai Dinilai Belum Final

24 Mei 2026 - 16:30 WIB

Polsek Bagan Sinembah Sikat Balap Liar, 5 Motor Knalpot Brong Tak Berkutik

24 Mei 2026 - 15:22 WIB

Program Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Tinjau Perkembangan Tanaman Jagung Pipil

23 Mei 2026 - 16:22 WIB

Polsek Pujud Patroli Pekat, Pengecekan Lokasi Rawan dan Peredaran Narkotika di Pondok Kresek

23 Mei 2026 - 16:13 WIB

Resmi Dilantik, Pengurus GAMKI Inhu Masa Bakti 2026 – 2029 Mulai Berlayar

23 Mei 2026 - 15:54 WIB

Trending di Hukrim