Menu

Mode Gelap
Polsek Bagan Sinembah Lakukan Monitoring Pertumbuhan Jagung Pipil, Dukung Ketahanan Pangan Nasional Hutan Mangrove Ditebang Tanpa Ijin, Satreskrim Polres Rohil Ungkap Kasus Perambahan Hutan Wujud Kepedulian Sosial, Peringati HUT Bhayangkara Ke-80 Polres Rohil Gelar Donor Darah URC TIM RAGA Satreskrim Polres Rohil Bongkar Sindikat Pencurian Hiolo Antar Kabupaten, Empat Tersangka Diamankan Program Ketahanan Pangan di Ujung Tanjung, Polsek Tanah Putih Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Masyarakat Tionghoa Beri Karangan Bunga, Apresiasi Polres Rohil Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Hiolo

Hukrim

Diduga Terjadi Pungli di SPBU Logas Hilir, Karyawan Minta Uang Tambahan Saat Pembelian Minyak Non Subsidi

badge-check


					Diduga Terjadi Pungli di SPBU Logas Hilir, Karyawan Minta Uang Tambahan Saat Pembelian Minyak Non Subsidi (Foto: Ilustrasi) Perbesar

Diduga Terjadi Pungli di SPBU Logas Hilir, Karyawan Minta Uang Tambahan Saat Pembelian Minyak Non Subsidi (Foto: Ilustrasi)

RiauPro.com, Kuansing — Dugaan praktik pungutan liar (pungli) terjadi di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Desa Logas Hilir, Kecamatan Singingi.

Berdasarkan laporan dari masyarakat, pembeli minyak non subsidi di SPBU tersebut diminta untuk memberikan sejumlah uang tambahan oleh salah seorang karyawan.

Menurut keterangan warga, pungutan itu terjadi saat mereka membeli minyak non subsidi menggunakan jerigen.

“Saat kami mengisi minyak non subsidi menggunakan jerigen, anak pompa meminta uang lebih. Kami pikir sedikit saja, kami kasih Rp5.000, tapi dia menolak dan meminta Rp30.000,” ungkap salah satu warga yang enggan disebut namanya.

Informasi lain menyebutkan, karyawan yang diduga melakukan pungli tersebut merupakan anak dari manajer SPBU. Hal ini semakin menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat yang sering bertransaksi di lokasi tersebut.

Ketika dikonfirmasi mengenai dugaan pungli itu, pihak manajemen SPBU melalui manajernya, Pino, enggan memberikan keterangan dan terkesan bungkam.

Masyarakat berharap pihak kepolisian sektor Singingi segera turun tangan untuk menyelidiki dugaan praktik pungli ini dan menindak tegas pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran.

“Kami minta aparat kepolisian menindak tegas agar tidak ada lagi pungli di SPBU. Semua harus sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujar warga lainnya.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik, dan masyarakat berharap transparansi serta pengawasan terhadap pengelolaan SPBU di wilayah tersebut dapat ditingkatkan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polsek Bagan Sinembah Lakukan Monitoring Pertumbuhan Jagung Pipil, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

18 Juni 2026 - 00:56 WIB

Hutan Mangrove Ditebang Tanpa Ijin, Satreskrim Polres Rohil Ungkap Kasus Perambahan Hutan

18 Juni 2026 - 00:37 WIB

Wujud Kepedulian Sosial, Peringati HUT Bhayangkara Ke-80 Polres Rohil Gelar Donor Darah

18 Juni 2026 - 00:09 WIB

URC TIM RAGA Satreskrim Polres Rohil Bongkar Sindikat Pencurian Hiolo Antar Kabupaten, Empat Tersangka Diamankan

16 Juni 2026 - 19:28 WIB

Program Ketahanan Pangan di Ujung Tanjung, Polsek Tanah Putih Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung

16 Juni 2026 - 18:05 WIB

Trending di Hukrim