Menu

Mode Gelap
Benahi Infrastruktur Digital, Pemkab Rohul Koordinasi Ke Dirjen Komdigi Pusat Antisipasi Kemacetan dan Lakalantas, Polsek Bagan Sinembah Atur Lalin di Jalan Jenderal Sudirman Sebar Himbauan Penting, Bhabinkamtibmas Polsek Bangan Sinembah Laksanakan Sambang Warga Launching Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres, Kapolri Perkuat Layanan hingga Perlindungan Kelompok Rentan Tinjau Jalan Lintas Menggala Jhonson – Pujud, Wabup Rohil Desak PUPR Provinsi Segera Bertindak Pagu Anggaran 2026, Polres Rohil Gelar Sosialisasi dan Penandatanganan Fakta Integritas

Hukrim

Diduga Terjadi Pungli di SPBU Logas Hilir, Karyawan Minta Uang Tambahan Saat Pembelian Minyak Non Subsidi

badge-check


					Diduga Terjadi Pungli di SPBU Logas Hilir, Karyawan Minta Uang Tambahan Saat Pembelian Minyak Non Subsidi (Foto: Ilustrasi) Perbesar

Diduga Terjadi Pungli di SPBU Logas Hilir, Karyawan Minta Uang Tambahan Saat Pembelian Minyak Non Subsidi (Foto: Ilustrasi)

RiauPro.com, Kuansing — Dugaan praktik pungutan liar (pungli) terjadi di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Desa Logas Hilir, Kecamatan Singingi.

Berdasarkan laporan dari masyarakat, pembeli minyak non subsidi di SPBU tersebut diminta untuk memberikan sejumlah uang tambahan oleh salah seorang karyawan.

Menurut keterangan warga, pungutan itu terjadi saat mereka membeli minyak non subsidi menggunakan jerigen.

“Saat kami mengisi minyak non subsidi menggunakan jerigen, anak pompa meminta uang lebih. Kami pikir sedikit saja, kami kasih Rp5.000, tapi dia menolak dan meminta Rp30.000,” ungkap salah satu warga yang enggan disebut namanya.

Informasi lain menyebutkan, karyawan yang diduga melakukan pungli tersebut merupakan anak dari manajer SPBU. Hal ini semakin menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat yang sering bertransaksi di lokasi tersebut.

Ketika dikonfirmasi mengenai dugaan pungli itu, pihak manajemen SPBU melalui manajernya, Pino, enggan memberikan keterangan dan terkesan bungkam.

Masyarakat berharap pihak kepolisian sektor Singingi segera turun tangan untuk menyelidiki dugaan praktik pungli ini dan menindak tegas pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran.

“Kami minta aparat kepolisian menindak tegas agar tidak ada lagi pungli di SPBU. Semua harus sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujar warga lainnya.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik, dan masyarakat berharap transparansi serta pengawasan terhadap pengelolaan SPBU di wilayah tersebut dapat ditingkatkan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Antisipasi Kemacetan dan Lakalantas, Polsek Bagan Sinembah Atur Lalin di Jalan Jenderal Sudirman

22 Januari 2026 - 12:57 WIB

Sebar Himbauan Penting, Bhabinkamtibmas Polsek Bangan Sinembah Laksanakan Sambang Warga

21 Januari 2026 - 22:06 WIB

Launching Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres, Kapolri Perkuat Layanan hingga Perlindungan Kelompok Rentan

21 Januari 2026 - 21:52 WIB

Pagu Anggaran 2026, Polres Rohil Gelar Sosialisasi dan Penandatanganan Fakta Integritas

21 Januari 2026 - 20:38 WIB

Laksanakan KRYD, Polsek Bagan Sinembah Pastikan Situasi Khamtibmas Aman dan Terkendali

20 Januari 2026 - 15:14 WIB

Trending di Hukrim