PEKANBARU, PRORIAU.COM – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau promosikan Bolu Kemojo makanan tradisional khas Riau yang lezat dan kaya akan makna filosofis.
Lebih dari sekadar kudapan manis, Bolu Kemojo merepresentasikan nilai-nilai budaya dan tradisi masyarakat Riau yang kuat dan berkelanjutan. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya tradisional khususnya masyarakat Riau. Agar tetap terjaga dan dilestarikan oleh masyarakat sekita, Senin (26/06/2025).
Laura Putri Girsang mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan nilai-nilai budaya dan makna yang terkandung dalam makanan tradisional yaitu Bolu Kemojo kepada generasi muda yaitu remaja Masjid Al- Amilin Sukajadi.
“Kegiatan ini adalah salah satu upaya untuk memperkenalkan nilai-nilai budaya dan makanan tradisional Riau tentunya,”terang Laura.
Laura menyebut dalam sosialisasi tersebut, para mahasiswa memaparkan sejarah, makna, bahkan hingga cara pembuatan dari Bolu Kemojo itu sendiri, sebuah makanan yang menjadi ikon budaya masyarakat riau selama puluhan tahun.
“Di sini kami benar- benar memperkenalkan tentang kearifan lokal itu dengan menyampaikan materi dan kami juga membuka sesi diskusi, ” ujarnya
“Para anak-anak remaja sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini untuk lebih belajar dan mengenal budaya lokal ini agar tetap melestarikan makanan khas ini, karena sudah jarang sekali kita temui makanan ini di sekitar daerah kita,” tambahnya.
Sementara itu, dosen pengampu mata kuliah kewarganegaraan FH- UMRI, Ilham Hudi, S.Pd., M.Pd menjelaskan Mahasiswa tersebut melakukan kegiatan sosialisasi kearifan lokal ini agar budaya lokal tetap ada dan dilestarikan oleh generasi muda yaitu remaja Masjid Al- Amilin Sukajadi, hal ini juga tidak lepas untuk tetap mengedukasi mereka dapat lebih mengenal kearifan lokal yang berada di Riau terutama makanan khas Bolu Kemojo.
“Sosialisasi ini juga diharapkan agar budaya lokal yang khususnya di Riau tidak tertinggal oleh zaman yang terus berkembang pesat, ini sebagai bentuk untuk menjaga kelestarian budaya kita yang makin hari makin menghilang, sebagai bentuk untuk kita mengingat dan membangkitkan bahwa budaya lokal itu tetap ada apalagi melalui makanan khas yaitu Bolu Kemojo, ” Pungkasnya
Melalui proses pembuatannya yang melibatkan keluarga dan komunitas, Bolu Kemojo menjadi simbol kebersamaan dan gotong royong. Rasa manis dan tekstur yang lembut juga menggambarkan keramahan dan kehangatan masyarakat Riau.
Sebagai ikon khas Riau, Bolu Kemojo menjadi bagian tak terpisahkan dari berbagai acara adat dan perayaan. Dari upacara pernikahan hingga acara hari raya, Bolu Kemojo selalu hadir sebagai simbol kegembiraan dan kebersamaan.
Melalui Bolu Kemojo, kita dapat memahami nilai-nilai budaya tradisional Riau yang menekankan pentingnya kebersamaan, keramahan, dan kehangatan. Oleh karena itu, pelestarian dan promosi Bolu Kemojo sebagai ikon khas Riau perlu terus dilakukan untuk melestarikan warisan budaya yang berharga ini.(***)







