PEKANBARU, PRORIAU.COM – Sejumlah mahasiswa dari Program Studi Farmasi melaksanakan kegiatan sosialisasi bertema “Kearifan Lokal Khas Riau”di Panti Asuhan As-Shohwah, Pekanbaru. Kegiatan ini mengangkat dua kuliner khas Riau, yaitu” roti jala dan minuman laksamana mengamuk”sebagai bagian dari edukasi budaya kepada anak-anak panti. Kegiatan di laksanakan pada 27 Juni 2025.
Sosialisasi ini berlangsung dengan penuh semangat dan keakraban. Anak-anak panti terlihat antusias mengikuti setiap sesi yang dikemas secara interaktif dan menarik. Para mahasiswa tidak hanya memperkenalkan sejarah dan nilai budaya di balik roti jala dan laksamana mengamuk, tetapi juga mengajak anak-anak untuk turut serta dalam proses pembuatan kedua makanan tradisional tersebut.
Sosialisasi bertujuan untuk melestarikan kekayaan budaya dan kuliner lokal Riau di kalangan generasi muda, sekaligus menanamkan rasa cinta terhadap tradisi daerah sendiri. Kegiatan serupa sebelumnya juga telah dilakukan mahasiswa farmasi di berbagai lokasi di Pekanbaru sebagai upaya memperkenalkan dan melestarikan budaya lokal melalui kuliner dan permainan tradisional
Kegiatan ini dikoordinatori oleh James Calvin Cosner Junior, salah satu mahasiswa Farmasi yang bertanggung jawab atas pelaksanaan acara. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal sekaligus memberikan kebahagiaan dan pengetahuan baru kepada anak-anak panti.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkenalkan kekayaan kuliner lokal kepada generasi muda, sekaligus mempererat hubungan sosial kami dengan masyarakat sekitar,” ujar James Calvin.
Sosialisasi ini merupakan bagian dari tugas Mata Kuliah Kewarganegaraan yang diampu oleh Bapak Ilham Hudi, M.Pd. Dalam pelaksanaannya, para mahasiswa dituntut untuk menerapkan nilai-nilai kebangsaan melalui kegiatan nyata yang berkontribusi positif bagi masyarakat.
Bapak Ilham Hudi, M.Pd turut mengapresiasi kegiatan ini. Ia menyatakan bahwa kegiatan seperti ini penting untuk membentuk karakter mahasiswa sebagai warga negara yang aktif dan peduli terhadap lingkungannya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para mahasiswa tidak hanya memahami nilai akademik, tetapi juga mampu mengaplikasikan wawasan kewarganegaraan dalam kehidupan sosial dan budaya di tengah masyarakat.(***)







