PEKANBARU, RIAUPRO.COM — Mahasiswa Program Studi Farmasi Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) melaksanakan kegiatan sosialisasi bertema “Radikalisme” di Panti Asuhan Bhakti Mufarridhun, Pekanbaru.
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap isu sosial yang berkembang di tengah masyarakat, khususnya terkait bahaya penyebaran paham radikalisme di kalangan generasi muda, pada Sabtu (07/12/2025).
Sosialisasi ini dikoordinatori oleh James Calvin Cosner Junior dan diikuti oleh seluruh mahasiswa yang tergabung dalam kelompok mata kuliah Bahasa Indonesia. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusias, baik dari pihak mahasiswa maupun anak-anak panti asuhan sebagai peserta sosialisasi. Tema radikalisme dipilih karena dinilai relevan dan penting untuk dipahami sejak dini guna mencegah munculnya sikap intoleransi, kekerasan, serta pemikiran ekstrem yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa menyampaikan materi mengenai pengertian radikalisme, faktor-faktor yang dapat memicu berkembangnya paham radikal, ciri-ciri radikalisme, serta dampak negatif yang ditimbulkan bagi individu, masyarakat, dan negara.
Selain itu, mahasiswa juga menekankan pentingnya nilai toleransi, saling menghargai perbedaan, serta peran generasi muda dalam menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat. Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa yang sederhana, disertai diskusi interaktif agar mudah dipahami oleh anak-anak panti asuhan.
Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari tugas mata kuliah Bahasa Indonesia yang diampu oleh Bapak Ripi Hamdani, S.Pd., M.Pd. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk mampu menyusun dan menyampaikan materi secara komunikatif sesuai kaidah kebahasaan, tetapi juga diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan ke dalam kehidupan nyata melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Pihak Panti Asuhan Bhakti Mufarridhun menyambut baik dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi tersebut. Mereka berharap kegiatan edukatif seperti ini dapat memberikan wawasan baru bagi anak-anak panti asuhan serta menumbuhkan sikap kritis dan bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang diterima, terutama di era digital saat ini.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, mahasiswa Farmasi Universitas Muhammadiyah Riau berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menolak paham radikalisme. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk melatih keterampilan komunikasi, kerja sama tim, serta memperkuat rasa tanggung jawab sosial sebagai insan akademik.[]







