Menu

Mode Gelap
Sebar Himbauan Penting, Bhabinkamtibmas Polsek Bangan Sinembah Laksanakan Sambang Warga Launching Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres, Kapolri Perkuat Layanan hingga Perlindungan Kelompok Rentan Tinjau Jalan Lintas Menggala Jhonson – Pujud, Wabup Rohil Desak PUPR Provinsi Segera Bertindak Pagu Anggaran 2026, Polres Rohil Gelar Sosialisasi dan Penandatanganan Fakta Integritas Laksanakan KRYD, Polsek Bagan Sinembah Pastikan Situasi Khamtibmas Aman dan Terkendali Giat Rutin Bulanan, Polres Rohil Adakan Analisa dan Evaluasi (Anev) Kinerja Bhabinkamtibmas

Pekanbaru

Mahasiswa Universitas Hang Tuah Pekanbaru Gelar Penyuluhan Diabetes Melitus di Desa Sialang Godang

badge-check


					Mahasiswa Universitas Hang Tuah Pekanbaru Gelar Penyuluhan Diabetes Melitus di Desa Sialang Godang Perbesar

PEKANBARU, PRORIAU.COM – Mahasiswa Universitas Hang Tuah Pekanbaru melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan tentang Diabetes Melitus di Posyandu Desa Sialang Godang, Kelurahan Rawang Empat, Kecamatan Bandar Petalangan.

Program ini merupakan bagian dari Kuliah Kerja Nyata (KKN) sekaligus bentuk pengabdian kepada masyarakat, dengan tujuan meningkatkan kesadaran warga terhadap pencegahan dan pengendalian penyakit diabetes. Kegiatan ini dibimbing langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ns. Bayu Saputra, M.Kep. Kegiatan tersebut di gelar pada, Senin 11 Agustus 2025.

Kegiatan penyuluhan dimulai pukul 09.00 WIB dan diikuti oleh masyarakat Desa Sialang Godang dengan penuh antusias. Selain warga, kegiatan ini juga dihadiri oleh kader-kader kesehatan desa yang turut serta dalam mendukung jalannya acara.

Moderator Mutiara Ramadhani membuka kegiatan dengan penyampaian tujuan, dilanjutkan dengan pembagian kuesioner pre-test untuk mengetahui pengetahuan awal peserta mengenai diabetes. Materi inti disampaikan oleh presentator dengan dukungan fasilitator Aulia Aprianti, Diva Shabrina Salsabila, dan Desi Anggraini.

Mereka menjelaskan mengenai definisi diabetes melitus, faktor risiko, tanda dan gejala, komplikasi yang mungkin muncul, serta langkah pencegahan primer, sekunder, dan tersier. Peserta juga diajak untuk memahami pentingnya pengawasan kadar gula darah secara teratur serta kepatuhan dalam menjalani pengobatan.

Suasana penyuluhan berlangsung interaktif. Warga bersama kader aktif bertanya seputar pola makan, olahraga, dan cara mencegah komplikasi. Leaflet dan brosur yang dibagikan semakin membantu peserta memahami materi. Observer, yaitu Feti Dwi Wahyuni, Rifda Arrahim, Samsudin, dan Fany Febiola, mencatat jalannya kegiatan untuk memastikan setiap proses berjalan sesuai dengan tujuan.

Sebagai tambahan, kegiatan ini juga disertai dengan senam diabetes yang diikuti oleh warga Desa Sialang Godang. Senam ini bertujuan untuk memperkenalkan aktivitas fisik sederhana yang bermanfaat dalam menjaga kebugaran serta mengendalikan kadar gula darah. Antusiasme warga terlihat dari partisipasi aktif mereka dalam mengikuti gerakan senam.

Setelah sesi tanya jawab dan senam, peserta kembali diberikan post-test untuk mengevaluasi peningkatan pemahaman mereka. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta mengenai diabetes melitus dan upaya pencegahannya.

Warga dan kader Desa Sialang Godang menyambut baik kegiatan ini. Mereka merasa terbantu dengan informasi praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, serta mendapatkan pengalaman langsung melalui senam diabetes.

Melalui penyuluhan ini, mahasiswa Universitas Hang Tuah Pekanbaru tidak hanya memberikan edukasi kepada masyarakat, tetapi juga memperoleh pengalaman berharga dalam mengaplikasikan ilmu di lapangan. Harapannya, kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkesinambungan sehingga masyarakat semakin sadar dan mandiri dalam mencegah serta mengendalikan penyakit diabetes melitus.

Pembimbing Lapangan menyampaikan Melalui kegiatan KKN ini, diharapkan mahasiswa mampu mengambil pelajaran berharga dari proses pengabdian kepada masyarakat. Bukan hanya menyalurkan ilmu yang sudah dipelajari di bangku kuliah, tetapi juga membangun kepekaan sosial, komunikasi yang baik, serta kepedulian yang lebih mendalam terhadap kebutuhan masyarakat. Semoga pengalaman ini menjadi bekal penting untuk menumbuhkan profesionalisme sekaligus jiwa pengabdian dalam menjalani profesi di masa depan.(***)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diam-diam Bergerak, IPMAKUSI-Pekanbaru Buka Rekrutmen Panitia MUBES: Ada Apa di Balik Agenda Besar Ini?

16 Januari 2026 - 02:17 WIB

Mahasiswa Farmasi Universitas Muhammadiyah Riau Gelar Sosialisasi Anti Radikalisme

11 Januari 2026 - 18:36 WIB

Sekum IPMAKUSI–Pekanbaru Deki Irwan, ST Sebut, Mubes Akan Digelar Bulan Februari 2026

10 Januari 2026 - 20:27 WIB

Awal Tahun 2026 Intensitas Curah Hujan Tinggi, Masyarakat Provinsi Riau Wajib Siap Siaga

2 Januari 2026 - 16:06 WIB

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), Gelar sosialisasi Edukatif Bertajuk “Bijak Berbahasa, Bijak Berpikir” di Panti Asuhan Bhakti Mufarridun

30 Desember 2025 - 17:29 WIB

Trending di Pekanbaru