Menu

Mode Gelap
IAIR Kampus Pertama di Rohil Launching Program Pascasarjana (S2) Kadisdik Kepulauan Meranti Diduga Main Proyek, Mark Up dan Sewenang-wenang Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 65 Personel, Kapolres Rohil Dorong Tingkatkan Profesionalisme Kick Off H Bistamam, Tanda Dimulai Pertandingan Sepak Bola Piala Bupati Cup Rohil Rayon ll Kunjungi Kediaman Tokoh Masyarakat di Bagan Manunggal, Bukti Kedekatan Bupati Rohil dengan Warga Kuasa Hukum Dr. Selamat Widodo, Arif Rahman Hakim S.E. Laporkan Pencurian dan Penadahan Sawit

Pekanbaru

Mengenal Budaya Pacu Jalur Asli Riau Yang Kini Mendunia

badge-check


					Mengenal Budaya Pacu Jalur Asli Riau Yang Kini Mendunia Perbesar

PEKANBARU, PRORIAU.COM – Sejarah singkat awalnya tercipta budaya pacu jalur Pacu jalur adalah tradisi pacuan
perahu panjang yang berasal dari Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Tradisi ini sudah ada
sejak abad ke-17, awalnya digunakan sebagai sarana transportasi utama masyarakat di sepanjang sungai Sungai Kuantan untuk mengangkut hasil bumi dan keperluan sehari-hari.

Seiring waktu, Pacu Jalur berkembang menjadi sebuah perlombaan yang diadakan secara rutin, terutama untuk memperingati hari besar Islam dan kemudian Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Se-iring perkembangan zaman pacu jalur yang dulunya menjadi sarana transportasi
Masyarakat kini sudah menjadi salah satu pariwasata terpopuler di Provinsi Riau. Yang dimana wisata Pacu Jalur ini dinobatkan menjadi pariwisata terpopuler di ajang Anugerah Pesona Indonesia (API), Disaat pemberian piala API ini Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kuantan Singingi Marwan, S.Pd, MM mengatakan bahwasannya kini kita membawa slogan
“PACU JALUR MENYAPA DUNIA”, (25/11) di Jakarta.

Kegiatan Pacu Jalur ini diadakan setiap tahun di bulan agustus yamg dimana budaya
pacu jalur ini berhasil mendapatkan perhatian publik setelah beredar video para pendayung cilik yang menari diatas perahu tradisional viral di sosial media. Bukan hanya sekedar perlombaan budaya tahunan akan tetapi pacu jalur ini penuh dengan nilai budaya dan filosofi bagi Masyarakat Kuantan Singingi, Provinsi Riau.

Akhir akhir ini Festival Pacu Jalur ini Kembali menjadi sorotan dunia, salah satunya
berkat viral nya trend “AURA FARMING” di social media yang menampilkan aksi anak anak penari jalur yang menari lincah diujung perahu saat lomba dayung mencuri perhatian dunia karena gerakannya yang menjadi ciri khas.

“Semoga dengan viral nya Festival Pacu Jalur ini pemerintah Kabupaten Kuantan
Singingi bisa memanfaatkan momentum tahunan ini sebagai daya Tarik wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara agar budaya Pacu Jalur ini dapat lebih dikenal luas dan juga bisa membantu pertumbuhan ekonomi Masyarakat di Kabupaten Kuantan Singingi”. Ujar Rayhan Divaio Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI). (***)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Buntut Ketidakjelasan Penanganan Kasus Kekerasan Saat Demo DPRD Riau, IMM dan Mahasiswa UMRI Geruduk Polda Riau

3 Juli 2026 - 17:21 WIB

Dedikasi Tanpa Batas, Aipda Mariono Terima Penghargaan Bhabinkamtibmas Teladan Polda Riau 2026

2 Juli 2026 - 12:36 WIB

Kecam Tindakan Represif Aparat Terhadap Kader IMM: DPD IMM Riau Tuntut Copot Kapolda Riau dan Tindak Tegas Oknum Pelaku

22 Juni 2026 - 21:00 WIB

Tanda Tangan Dipalsukan di SKGR, DPR RI Minta Polda Riau Batalkan SP3 Kasus Warga Rohil

10 Juni 2026 - 10:51 WIB

Workshop Tari Zapin Rakyat: Menjaga Tradisi untuk Generasi Z di Sabak Auh

9 Juni 2026 - 22:24 WIB

Trending di Pekanbaru