Menu

Mode Gelap
Gencarkan “Police Goes To School”, Polres Kepulauan Meranti Tekan Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Pelajar Polres Meranti Sasar Hiburan Malam, Operasi Antik 2026 Cegah Peredaran Narkoba Respon Cepat Kapolres Rohil, Ketua DPRD Apresiasi Pemulihan Situasi Kamtibmas Pasca Unras Tinjau 30 Hektare Lahan Jagung, Polsek Bagan Sinembah Perkuat Ketahanan Pangan Ungkap Kasus Sabu Seberat 12,22 Gram, Unit Reskrim Amankan Satu orang Pelaku dari Pondok Kebun Sawit Terima Sembako, Anak Berkebutuhan Khusus dan Warakauri Rajut Kebahagiaan di HUT Ke-76 Korem O31/WB

Pekanbaru

Mengenal Budaya Pacu Jalur Asli Riau Yang Kini Mendunia

badge-check


					Mengenal Budaya Pacu Jalur Asli Riau Yang Kini Mendunia Perbesar

PEKANBARU, PRORIAU.COM – Sejarah singkat awalnya tercipta budaya pacu jalur Pacu jalur adalah tradisi pacuan
perahu panjang yang berasal dari Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Tradisi ini sudah ada
sejak abad ke-17, awalnya digunakan sebagai sarana transportasi utama masyarakat di sepanjang sungai Sungai Kuantan untuk mengangkut hasil bumi dan keperluan sehari-hari.

Seiring waktu, Pacu Jalur berkembang menjadi sebuah perlombaan yang diadakan secara rutin, terutama untuk memperingati hari besar Islam dan kemudian Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Se-iring perkembangan zaman pacu jalur yang dulunya menjadi sarana transportasi
Masyarakat kini sudah menjadi salah satu pariwasata terpopuler di Provinsi Riau. Yang dimana wisata Pacu Jalur ini dinobatkan menjadi pariwisata terpopuler di ajang Anugerah Pesona Indonesia (API), Disaat pemberian piala API ini Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kuantan Singingi Marwan, S.Pd, MM mengatakan bahwasannya kini kita membawa slogan
“PACU JALUR MENYAPA DUNIA”, (25/11) di Jakarta.

Kegiatan Pacu Jalur ini diadakan setiap tahun di bulan agustus yamg dimana budaya
pacu jalur ini berhasil mendapatkan perhatian publik setelah beredar video para pendayung cilik yang menari diatas perahu tradisional viral di sosial media. Bukan hanya sekedar perlombaan budaya tahunan akan tetapi pacu jalur ini penuh dengan nilai budaya dan filosofi bagi Masyarakat Kuantan Singingi, Provinsi Riau.

Akhir akhir ini Festival Pacu Jalur ini Kembali menjadi sorotan dunia, salah satunya
berkat viral nya trend “AURA FARMING” di social media yang menampilkan aksi anak anak penari jalur yang menari lincah diujung perahu saat lomba dayung mencuri perhatian dunia karena gerakannya yang menjadi ciri khas.

“Semoga dengan viral nya Festival Pacu Jalur ini pemerintah Kabupaten Kuantan
Singingi bisa memanfaatkan momentum tahunan ini sebagai daya Tarik wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara agar budaya Pacu Jalur ini dapat lebih dikenal luas dan juga bisa membantu pertumbuhan ekonomi Masyarakat di Kabupaten Kuantan Singingi”. Ujar Rayhan Divaio Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI). (***)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Redaksi dan Seluruh Staff RiauPro.com Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang

18 April 2026 - 14:30 WIB

PWI Kehilangan Figur Strategis, Tokoh Pers Nasional Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

18 April 2026 - 13:59 WIB

Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

18 April 2026 - 13:38 WIB

Sebelum Helatan Mubes IPPERPA 2026 Digelar, Ketua Panitia M. Navis Sowan Ke Kediaman Ketua IKPA Pekanbaru

16 April 2026 - 08:51 WIB

Ketika Strategi Tak Cukup: Pentingnya Komunikasi dalam Dunia Tenis Meja

14 April 2026 - 13:12 WIB

Trending di Pekanbaru