Menu

Otomatis
Breaking News

Pekanbaru

Merasa Dikibuli Arman Lingga, Ketua IKKS Pelalawan Syariful Adnan Meradang

badge-check

Merasa Dikibuli Arman Lingga, Ketua IKKS Pelalawan Syariful Adnan Meradang Perbesar

PEKANBARU, RIAUPRO.COM – Polemik rencana Musyawarah Nasional (Munas) pembentukan PB IKKS kembali memanas. Kali ini, Ketua IKKS Pelalawan, Syariful Adnan, dikabarkan marah besar setelah agenda Munas yang sebelumnya disebut akan digelar di Hotel Primer Pekanbaru justru batal dilaksanakan secara tatap muka. Sabtu (16/05/2026).

Kekecewaan tersebut muncul lantaran undangan resmi yang beredar dan ditandatangani oleh Arman Lingga menyebutkan bahwa Munas pembentukan PB IKKS akan dilaksanakan di Hotel Primer Pekanbaru. Namun pada hari pelaksanaan, kegiatan mendadak dialihkan menjadi Zoom Meeting tanpa pemberitahuan resmi kepada sebagian peserta yang telah bersiap hadir langsung ke lokasi.

Situasi itu membuat sejumlah tokoh IKKS daerah merasa dipermainkan. Bahkan beberapa peserta mengaku sudah meluangkan waktu dan melakukan persiapan perjalanan menuju Pekanbaru sebelum mengetahui agenda tersebut berubah secara sepihak.

“Ini bukan persoalan daring atau luring, tapi soal etika organisasi. Kalau ada perubahan agenda besar seperti ini, harus ada pemberitahuan resmi kepada seluruh peserta. Jangan sampai orang datang dengan undangan resmi, ternyata acara tidak ada,” ujar salah satu peserta yang enggan disebutkan namanya.

Ketua IKKS Pelalawan, Syariful Adnan, disebut menjadi salah satu pihak yang paling kecewa atas perubahan mendadak tersebut. Ia menilai penyelenggara tidak menunjukkan keseriusan dan profesionalisme dalam proses pembentukan organisasi tingkat pusat itu.

Menurutnya, pembentukan organisasi besar seperti PB IKKS tidak boleh dilakukan dengan pola komunikasi yang amburadul dan minim koordinasi. Apalagi agenda tersebut membawa nama besar masyarakat Kuantan Singingi di perantauan.

Sorotan tajam juga datang dari kalangan muda Kuansing. Anggri WG menilai kegaduhan yang terjadi justru memperlihatkan lemahnya tata kelola serta buruknya komunikasi pihak inisiator.

“Kalau dari awal prosesnya sudah menimbulkan kegaduhan dan banyak pihak merasa dikibuli, bagaimana nantinya organisasi ini mau dibangun dengan solid? Jangan sampai semangat berhimpun malah berubah jadi bahan tertawaan,” tegas Abu Aysha.

Ia juga meminta agar seluruh proses pembentukan PB IKKS dilakukan secara terbuka, transparan, serta melibatkan seluruh unsur IKKS kabupaten/kota agar tidak menimbulkan konflik berkepanjangan di tengah masyarakat Kuansing rantau.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Arman Lingga terkait alasan pembatalan pelaksanaan Munas secara tatap muka di Hotel Primer Pekanbaru maupun perubahan mendadak menjadi Zoom Meeting.[]

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Tingkatkan Kompetensi Guru SMK, Tim Dosen UMRI Dampingi Pembelajaran Farmasi Berbasis PjBL-STEAM dan Optimalisasi AI

28 Agu 2026 - 21:44 WIB

Tingkatkan Kompetensi Guru SMK, Tim Dosen UMRI Dampingi Pembelajaran Farmasi Berbasis PjBL-STEAM dan Optimalisasi AI

Ketua Organda DPD Provisi Riau Periode 2027-2032, S.Ajie Panatagama Siap Maju

22 Agu 2026 - 20:26 WIB

Ketua Organda DPD Provisi Riau Periode 2027-2032, S.Ajie Panatagama Siap Maju

Pacu Jalur Dipoles, Pendidikan Dibiarkan Kandas : “Membangun Daerah, Apa Ngejar Popularitas

14 Agu 2026 - 00:18 WIB

Pacu Jalur Dipoles, Pendidikan Dibiarkan Kandas : “Membangun Daerah, Apa Ngejar Popularitas

Peduli Sesama, IKPA Pekanbaru Dampingi IPPERPA Pekanbaru Salurkan Bantuan Hasil Donasi kepada Anggi Pangiano

10 Agu 2026 - 20:26 WIB

Peduli Sesama, IKPA Pekanbaru Dampingi IPPERPA Pekanbaru Salurkan Bantuan Hasil Donasi kepada Anggi Pangiano

Bongkar Korupsi Dana Participating Interest Yang Dikelola PT SPRH, Kejati Riau Tetapkan 9 Tersangka

7 Agu 2026 - 09:23 WIB

Bongkar Korupsi Dana Participating Interest Yang Dikelola PT SPRH, Kejati Riau Tetapkan 9 Tersangka
Trending di Hukrim