PEKANBARU, RIAUPRO.COM — Kepercayaan sivitas akademika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Riau kembali terpatri pada sosok Dr. Suhardiman Amby.
Bupati Kuantan Singingi tersebut secara resmi terpilih kembali sebagai Ketua Ikatan Alumni (IKA) FKIP Universitas Riau untuk periode 2025–2029, melalui mekanisme musyawarah alumni yang berlangsung demokratis, kondusif, dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan di gelar pada, 14 Desember 2025.
Terpilihnya Dr. Suhardiman Amby untuk periode kedua tidak semata merepresentasikan kontinuitas kepemimpinan, melainkan juga menjadi refleksi atas legitimasi akademik, integritas moral, serta rekam jejak pengabdian yang dinilai konsisten dalam menjembatani dunia pendidikan dengan realitas pembangunan sosial. Dalam perspektif sosiologi pendidikan, kepemimpinan alumni berperan strategis sebagai social capital yang menghubungkan institusi akademik dengan ruang praksis kebijakan publik.
Dalam sambutannya, Dr. Suhardiman Amby menegaskan bahwa IKA FKIP UNRI bukan sekadar wadah nostalgia institusional, tetapi harus bertransformasi menjadi ruang kolaborasi intelektual yang berorientasi pada kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia. Menurutnya, alumni FKIP memiliki tanggung jawab historis dan moral untuk menjaga nilai-nilai pedagogis, keilmuan, serta etika profesi pendidik di tengah dinamika zaman yang semakin kompleks.
“IKA FKIP UNRI harus menjadi simpul intelektual yang produktif, tempat bertemunya gagasan, pengalaman, dan komitmen untuk membangun pendidikan yang berkeadilan, berkarakter, dan berkelanjutan,” ujar Suhardiman.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya penguatan jejaring alumni lintas generasi dan lintas profesi, guna memperluas peran strategis FKIP UNRI dalam menjawab tantangan global pendidikan, seperti transformasi digital, ketimpangan akses pendidikan, dan degradasi nilai kemanusiaan dalam proses pembelajaran.
Sejumlah alumni menilai kepemimpinan Dr. Suhardiman Amby selama periode sebelumnya telah menunjukkan orientasi manajerial yang inklusif dan visioner. Program konsolidasi organisasi, penguatan komunikasi alumni daerah, hingga keterlibatan aktif dalam isu-isu pendidikan regional menjadi indikator keberhasilan yang mendorong kembali terpilihnya tokoh yang juga berlatar belakang pendidik tersebut.
Dengan terpilihnya kembali Dr. Suhardiman Amby sebagai Ketua IKA FKIP UNRI periode 2025–2029, diharapkan organisasi alumni ini mampu memainkan peran strategis sebagai agen perubahan sosial, sekaligus mitra kritis dan konstruktif bagi institusi pendidikan tinggi, pemerintah, serta masyarakat luas.
Kepemimpinan ini diharapkan tidak hanya menjaga kesinambungan organisasi, tetapi juga melahirkan praksis pendidikan yang transformatif yakni pendidikan yang tidak berhenti pada ruang kelas, melainkan hadir nyata dalam denyut kehidupan sosial dan pembangunan bangsa.[]







