Menu

Mode Gelap
Sebar Himbauan Penting, Bhabinkamtibmas Polsek Bangan Sinembah Laksanakan Sambang Warga Launching Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres, Kapolri Perkuat Layanan hingga Perlindungan Kelompok Rentan Tinjau Jalan Lintas Menggala Jhonson – Pujud, Wabup Rohil Desak PUPR Provinsi Segera Bertindak Pagu Anggaran 2026, Polres Rohil Gelar Sosialisasi dan Penandatanganan Fakta Integritas Laksanakan KRYD, Polsek Bagan Sinembah Pastikan Situasi Khamtibmas Aman dan Terkendali Giat Rutin Bulanan, Polres Rohil Adakan Analisa dan Evaluasi (Anev) Kinerja Bhabinkamtibmas

Pekanbaru

Dirjen Luar Kampus BEM UNRI, Minta Kapolda Riau Buka Jalur Diplomasi ke Polda Metro Jaya Untuk Bebaskan Khariq Anhar

badge-check


					Dirjen Luar Kampus BEM UNRI, Minta Kapolda Riau Buka Jalur Diplomasi ke Polda Metro Jaya Untuk Bebaskan Khariq Anhar Perbesar

PEKANBARU, PRORIAU.COM – Gelombang dukungan terhadap Khariq Anhar, mahasiswa Universitas Riau yang ditahan di Jakarta, terus berdatangan. Kali ini, desakan datang dari Direktorat Jenderal Luar Kampus BEM Universitas Riau (UNRI), Fauzan Al Azima. Ia meminta Kapolda Riau untuk membuka jalur diplomasi dengan Polda Metro Jaya demi memperjuangkan pembebasan Khariq. Hal itu di sampaikan Fauzan kepada awak media, Sabtu (06/09/2025).

Menurut Fauzan, langkah diplomasi ini penting agar penyelesaian persoalan tidak hanya ditempuh lewat jalur hukum yang kaku, tetapi juga melalui pendekatan persuasif dan humanis.

“Kapolda Riau kami harapkan bisa menjadi jembatan, membuka komunikasi dengan Polda Metro Jaya untuk membebaskan Khariq Anhar. Kami ingin persoalan ini diselesaikan secara dialogis, bukan represif,” tegas Fauzan.

Fauzan menilai penahanan Khariq berpotensi memperlebar jurang antara aparat keamanan dan kalangan mahasiswa. Padahal, mahasiswa selama ini hadir sebagai kontrol sosial yang menyuarakan kepentingan rakyat.

“Khariq bukan penjahat, dia mahasiswa yang bersuara. Bila aspirasi dibungkam, maka demokrasi yang kita junjung tinggi akan kehilangan ruhnya. Jalur diplomasi adalah pilihan bijak,” tambahnya.

BEM UNRI juga memastikan akan terus melakukan konsolidasi dengan elemen mahasiswa di berbagai daerah untuk menggalang solidaritas. Mereka menegaskan, perjuangan pembebasan Khariq bukan hanya isu lokal, melainkan isu nasional yang menyangkut ruang kebebasan berekspresi.

“Solidaritas ini akan terus kita bangun. Namun, kami tetap berharap Kapolda Riau mengambil langkah strategis melalui diplomasi, agar situasi tidak semakin memanas,” kata Fauzan menutup pernyataannya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polda Riau maupun Polda Metro Jaya belum memberikan tanggapan resmi terkait desakan mahasiswa tersebut.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diam-diam Bergerak, IPMAKUSI-Pekanbaru Buka Rekrutmen Panitia MUBES: Ada Apa di Balik Agenda Besar Ini?

16 Januari 2026 - 02:17 WIB

Mahasiswa Farmasi Universitas Muhammadiyah Riau Gelar Sosialisasi Anti Radikalisme

11 Januari 2026 - 18:36 WIB

Sekum IPMAKUSI–Pekanbaru Deki Irwan, ST Sebut, Mubes Akan Digelar Bulan Februari 2026

10 Januari 2026 - 20:27 WIB

Awal Tahun 2026 Intensitas Curah Hujan Tinggi, Masyarakat Provinsi Riau Wajib Siap Siaga

2 Januari 2026 - 16:06 WIB

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), Gelar sosialisasi Edukatif Bertajuk “Bijak Berbahasa, Bijak Berpikir” di Panti Asuhan Bhakti Mufarridun

30 Desember 2025 - 17:29 WIB

Trending di Pekanbaru