Menu

Mode Gelap
Cek Langsung Perkembangan Tanaman Jagung Kelompok Tani Surya Barak 15, Polsek Bagan Sinembah Dukung Ketapang Asta Cita Presiden Ri Wujud Kepedulian Polri Kepada Masyarakat, Polsek Panipahan Gelar Giat Jumat Berkah Perangi Narkoba Kapolsek Buka Turnamen Futsal, Bagan Sinembah Cup 2026 Bentuk Sportivitas dan Cooling System Polsek Rengat Barat Tinjau Lahan Ajak Petani Tanam Jagung Pipil, Dukung Ketahanan Pangan Pelaku Serta Barang Bukti Sabu Diamankan, Polsek TPTM Ungkap Kasus Narkoba Ungkap Kasus Pencurian Dengan Pemberatan di Kantor Desa, Polres Rohil Berhasi Bekuk Pelaku di Teluk Berembun

Pekanbaru

Dirjen Luar Kampus BEM UNRI, Minta Kapolda Riau Buka Jalur Diplomasi ke Polda Metro Jaya Untuk Bebaskan Khariq Anhar

badge-check


					Dirjen Luar Kampus BEM UNRI, Minta Kapolda Riau Buka Jalur Diplomasi ke Polda Metro Jaya Untuk Bebaskan Khariq Anhar Perbesar

PEKANBARU, PRORIAU.COM – Gelombang dukungan terhadap Khariq Anhar, mahasiswa Universitas Riau yang ditahan di Jakarta, terus berdatangan. Kali ini, desakan datang dari Direktorat Jenderal Luar Kampus BEM Universitas Riau (UNRI), Fauzan Al Azima. Ia meminta Kapolda Riau untuk membuka jalur diplomasi dengan Polda Metro Jaya demi memperjuangkan pembebasan Khariq. Hal itu di sampaikan Fauzan kepada awak media, Sabtu (06/09/2025).

Menurut Fauzan, langkah diplomasi ini penting agar penyelesaian persoalan tidak hanya ditempuh lewat jalur hukum yang kaku, tetapi juga melalui pendekatan persuasif dan humanis.

“Kapolda Riau kami harapkan bisa menjadi jembatan, membuka komunikasi dengan Polda Metro Jaya untuk membebaskan Khariq Anhar. Kami ingin persoalan ini diselesaikan secara dialogis, bukan represif,” tegas Fauzan.

Fauzan menilai penahanan Khariq berpotensi memperlebar jurang antara aparat keamanan dan kalangan mahasiswa. Padahal, mahasiswa selama ini hadir sebagai kontrol sosial yang menyuarakan kepentingan rakyat.

“Khariq bukan penjahat, dia mahasiswa yang bersuara. Bila aspirasi dibungkam, maka demokrasi yang kita junjung tinggi akan kehilangan ruhnya. Jalur diplomasi adalah pilihan bijak,” tambahnya.

BEM UNRI juga memastikan akan terus melakukan konsolidasi dengan elemen mahasiswa di berbagai daerah untuk menggalang solidaritas. Mereka menegaskan, perjuangan pembebasan Khariq bukan hanya isu lokal, melainkan isu nasional yang menyangkut ruang kebebasan berekspresi.

“Solidaritas ini akan terus kita bangun. Namun, kami tetap berharap Kapolda Riau mengambil langkah strategis melalui diplomasi, agar situasi tidak semakin memanas,” kata Fauzan menutup pernyataannya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polda Riau maupun Polda Metro Jaya belum memberikan tanggapan resmi terkait desakan mahasiswa tersebut.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Terkesan Acuh, Pihak Sekolah Arsyad Islamic School Terkesan Abai Akan Tanggung Jawab Kecelakaan Siswa

4 Mei 2026 - 12:44 WIB

Ambil Kesempatan Dalam Kesempitan, Pedagang Sate Gasak Rp70 Ribu Dua Porsi Saat Pelantikan Pengurus PAN Serentak

29 April 2026 - 20:44 WIB

Kabel Sembraut Merusak Pandangan Di Kota Pekanbaru, Pemko Pekanbaru Diharap Menertibkan Untuk Keindahan Kota

27 April 2026 - 15:57 WIB

Berjalan Sukses, Sabri Alanurin Unggul 3 Suara Atas Afril Rian Arianda Dalam Mubes IPPERPA 2026

26 April 2026 - 15:48 WIB

Redaksi dan Seluruh Staff RiauPro.com Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang

18 April 2026 - 14:30 WIB

Trending di Nasional