Menu

Mode Gelap
Jalin Komunikasi Dan Silaturahmi, FKIP UMRI Kunjungi Sekolah Rakyat 31 Pekanbaru Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak, Polres Rohil Ungkap Pelaku Kerabat Dekat Korban Terkesan Acuh, Pihak Sekolah Arsyad Islamic School Terkesan Abai Akan Tanggung Jawab Kecelakaan Siswa Pacu Jalur Tembus Panggung Nasional, Mey Rifal Ananta Akan Wakili Riau di Ajang Mandalika Essay Competition NTT Diduga Propam Polres Kuansing Tahan Oknum Salah Seorang Kanit, Kasus Apa? Meriahkan Hardiknas Panitia Apresiasi Semua Pihak, Turnamen Mini Soccer Altamis Cup ll Sukses Dilaksanakan

Hukrim

Polres Kuansing Bungkam Terkait Aktivitas PETI di Pintu Gobang Kari

badge-check


					Polres Kuansing Bungkam Terkait Aktivitas PETI di Pintu Gobang Kari Perbesar

KUANSING, PRORIAU.COM – Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Pintu Gobang Kari, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi kembali menjadi sorotan publik. Masyarakat menyoroti sikap Polres Kuansing yang dinilai bungkam dan tak kunjung bertindak tegas terhadap maraknya aktivitas ilegal tersebut.

Pantauan di lapangan menunjukkan kerusakan lingkungan yang semakin mengkhawatirkan. Warga setempat mengaku resah dan kecewa atas pembiaran yang terjadi.

“Kerusakan lingkungan sudah sangat mengkhawatirkan, tapi tak ada tindakan nyata dari aparat. Terlebih suaranya yang sangat bising menggunakan ketentraman masyarakat ,”salah seorang warga Pintu Gobang Kari.

Meski sorotan publik dan keluhan masyarakat kian menguat, Polres Kuansing belum mengeluarkan pernyataan resmi. Beberapa awak media yang mencoba mengkonfirmasi ke pihak kepolisian belum mendapatkan jawaban jelas hingga berita ini diturunkan.

Kondisi ini memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat, termasuk dugaan adanya pembiaran atau keterlibatan oknum tertentu dalam aktivitas tambang ilegal tersebut.

“Kalau Polres diam terus, kami mulai curiga. Apa ada yang main di belakang layar? Kami butuh penegakan hukum, bukan sekadar himbauan,” ungkap masyarakat tersebut.

Aktivitas PETI di Kuansing sendiri bukan hal baru. Namun, desakan masyarakat untuk segera menghentikan kerusakan lingkungan kini semakin lantang, terutama karena dampaknya yang dirasakan langsung oleh warga sekitar.

Masyarakat juga meminta Polda Riau turun tangan dan mengevaluasi kinerja aparat di daerah, terutama dalam penanganan PETI yang tak kunjung tuntas.

“Kita perlu tindakan tegas. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan kepada aparat penegak hukum,”cetus masyarakat dengan nada kesal.

Hingga kini, masyarakat Pintu Gobang Kari masih menanti jawaban dan aksi nyata dari Polres Kuansing atas aktivitas PETI yang diduga semakin merajalela.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak, Polres Rohil Ungkap Pelaku Kerabat Dekat Korban

4 Mei 2026 - 13:00 WIB

Cegah Potensi Konflik Lahan, Polsek Sinembah Fasilitasi Pertemuan di Kecamatan Balai Jaya

2 Mei 2026 - 16:20 WIB

37 Paket Sabu Disita Dalam Rumah, Pengedar Sabu Diciduk di Paket J

2 Mei 2026 - 15:59 WIB

Wujud Empati Serta Kepedulian pada Warga, Wabup dan Kapolres Rohil Layat Kerumah Duka

2 Mei 2026 - 15:20 WIB

Ungkap 27 Kg Sabu Jaringan Internasional di Polres Meranti, Wakapolda Riau Pimpin Press Release

2 Mei 2026 - 14:51 WIB

Trending di Hukrim