Menu

Mode Gelap
Gencarkan “Police Goes To School”, Polres Kepulauan Meranti Tekan Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Pelajar Polres Meranti Sasar Hiburan Malam, Operasi Antik 2026 Cegah Peredaran Narkoba Respon Cepat Kapolres Rohil, Ketua DPRD Apresiasi Pemulihan Situasi Kamtibmas Pasca Unras Tinjau 30 Hektare Lahan Jagung, Polsek Bagan Sinembah Perkuat Ketahanan Pangan Ungkap Kasus Sabu Seberat 12,22 Gram, Unit Reskrim Amankan Satu orang Pelaku dari Pondok Kebun Sawit Terima Sembako, Anak Berkebutuhan Khusus dan Warakauri Rajut Kebahagiaan di HUT Ke-76 Korem O31/WB

Hukrim

Polres Kuansing Bungkam Terkait Aktivitas PETI di Pintu Gobang Kari

badge-check


					Polres Kuansing Bungkam Terkait Aktivitas PETI di Pintu Gobang Kari Perbesar

KUANSING, PRORIAU.COM – Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Pintu Gobang Kari, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi kembali menjadi sorotan publik. Masyarakat menyoroti sikap Polres Kuansing yang dinilai bungkam dan tak kunjung bertindak tegas terhadap maraknya aktivitas ilegal tersebut.

Pantauan di lapangan menunjukkan kerusakan lingkungan yang semakin mengkhawatirkan. Warga setempat mengaku resah dan kecewa atas pembiaran yang terjadi.

“Kerusakan lingkungan sudah sangat mengkhawatirkan, tapi tak ada tindakan nyata dari aparat. Terlebih suaranya yang sangat bising menggunakan ketentraman masyarakat ,”salah seorang warga Pintu Gobang Kari.

Meski sorotan publik dan keluhan masyarakat kian menguat, Polres Kuansing belum mengeluarkan pernyataan resmi. Beberapa awak media yang mencoba mengkonfirmasi ke pihak kepolisian belum mendapatkan jawaban jelas hingga berita ini diturunkan.

Kondisi ini memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat, termasuk dugaan adanya pembiaran atau keterlibatan oknum tertentu dalam aktivitas tambang ilegal tersebut.

“Kalau Polres diam terus, kami mulai curiga. Apa ada yang main di belakang layar? Kami butuh penegakan hukum, bukan sekadar himbauan,” ungkap masyarakat tersebut.

Aktivitas PETI di Kuansing sendiri bukan hal baru. Namun, desakan masyarakat untuk segera menghentikan kerusakan lingkungan kini semakin lantang, terutama karena dampaknya yang dirasakan langsung oleh warga sekitar.

Masyarakat juga meminta Polda Riau turun tangan dan mengevaluasi kinerja aparat di daerah, terutama dalam penanganan PETI yang tak kunjung tuntas.

“Kita perlu tindakan tegas. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan kepada aparat penegak hukum,”cetus masyarakat dengan nada kesal.

Hingga kini, masyarakat Pintu Gobang Kari masih menanti jawaban dan aksi nyata dari Polres Kuansing atas aktivitas PETI yang diduga semakin merajalela.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gencarkan “Police Goes To School”, Polres Kepulauan Meranti Tekan Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Pelajar

21 April 2026 - 18:38 WIB

Polres Meranti Sasar Hiburan Malam, Operasi Antik 2026 Cegah Peredaran Narkoba

21 April 2026 - 18:17 WIB

Respon Cepat Kapolres Rohil, Ketua DPRD Apresiasi Pemulihan Situasi Kamtibmas Pasca Unras

21 April 2026 - 17:59 WIB

Tinjau 30 Hektare Lahan Jagung, Polsek Bagan Sinembah Perkuat Ketahanan Pangan

21 April 2026 - 17:22 WIB

Ungkap Kasus Sabu Seberat 12,22 Gram, Unit Reskrim Amankan Satu orang Pelaku dari Pondok Kebun Sawit

21 April 2026 - 17:05 WIB

Trending di Hukrim