Menu

Mode Gelap
Jalin Komunikasi Dan Silaturahmi, FKIP UMRI Kunjungi Sekolah Rakyat 31 Pekanbaru Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak, Polres Rohil Ungkap Pelaku Kerabat Dekat Korban Terkesan Acuh, Pihak Sekolah Arsyad Islamic School Terkesan Abai Akan Tanggung Jawab Kecelakaan Siswa Pacu Jalur Tembus Panggung Nasional, Mey Rifal Ananta Akan Wakili Riau di Ajang Mandalika Essay Competition NTT Diduga Propam Polres Kuansing Tahan Oknum Salah Seorang Kanit, Kasus Apa? Meriahkan Hardiknas Panitia Apresiasi Semua Pihak, Turnamen Mini Soccer Altamis Cup ll Sukses Dilaksanakan

Hukrim

Rusak Parah Akibat Aktivitas Ilegal, Masyarakat Minta Polda Riau Periksa Polsek Kuantan Tengah Diduga Lakukan Pembiaran

badge-check


					Rusak Parah Akibat Aktivitas Ilegal, Masyarakat Minta Polda Riau Periksa Polsek Kuantan Tengah Diduga Lakukan Pembiaran Perbesar

KUANSING, PRORIAU.COM – Arena Pacu Jalur kebanggaan masyarakat Kuantan Singingi yang terletak di Tepian Narosa kini hancur lebur dan tidak lagi layak digunakan. Kondisi ini diduga akibat aktivitas ilegal yang berlangsung secara terus-menerus tanpa adanya penindakan dari pihak berwenang. Sorotan tajam kini mengarah kepada Polsek Kuantan Tengah yang diduga melakukan pembiaran terhadap aktivitas tersebut, Jumat (11/07/2025).

Menurut pantauan warga, aktivitas pengerukan ilegal di sebelah hilir arena tepian Narosa sudah berlangsung sangat lama. Hal ini menyebabkan kerusakan serius pada lintasan hilir pacu jalur yang selama ini menjadi ikon budaya dan destinasi wisata unggulan Kabupaten Kuantan Singingi.

“Setiap tahun kami selalu semangat menyambut pacu jalur. Tapi sekarang, kondisi lintasan sudah tidak karuan. Ini jelas bukan kerusakan biasa. Diduga kuat ada pembiaran terhadap kegiatan ilegal yang merusak fasilitas ini,” ujar salah seorang tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya.

Warga dan sejumlah aktivis mendesak Polda Riau untuk segera turun tangan dan memeriksa kinerja Polsek Kuantan Tengah, yang dinilai lalai dalam menjaga kawasan strategis budaya tersebut.

“Kami minta Polda Riau tidak tinggal diam. Ini menyangkut warisan budaya. Kalau Polsek Kuantan Tengah tidak mampu menjaga, maka harus dievaluasi,” tegas Koordinator Ikatan Pemuda Mahasiswa Kabupaten Kuantan Singingi Fauzan Al Azima.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek Kuantan Tengah belum memberikan keterangan resmi. Masyarakat berharap ada langkah konkret dari aparat penegak hukum agar perusakan arena pacu jalur ini tidak terus berlanjut dan budaya pacu jalur tetap terjaga untuk generasi mendatang.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak, Polres Rohil Ungkap Pelaku Kerabat Dekat Korban

4 Mei 2026 - 13:00 WIB

Cegah Potensi Konflik Lahan, Polsek Sinembah Fasilitasi Pertemuan di Kecamatan Balai Jaya

2 Mei 2026 - 16:20 WIB

37 Paket Sabu Disita Dalam Rumah, Pengedar Sabu Diciduk di Paket J

2 Mei 2026 - 15:59 WIB

Wujud Empati Serta Kepedulian pada Warga, Wabup dan Kapolres Rohil Layat Kerumah Duka

2 Mei 2026 - 15:20 WIB

Ungkap 27 Kg Sabu Jaringan Internasional di Polres Meranti, Wakapolda Riau Pimpin Press Release

2 Mei 2026 - 14:51 WIB

Trending di Hukrim