PEKANBARU, PRORIAU.COM – Ego Prayogo Presiden Mahasiswa Universitas Riau (UNRI) sekaligus Koordinator Pendidikan tinggi BEM Si, lontarkan pernyataan keras terkait ucapan Mentri Keuangan RI Sri Mulyani yang mengatakan Dosen dan guru adalah Beben negara.
Pernyataan Sri Mulyani tersebut adalah sebagai bukti di perkuat nya pada pemerintah Prabowo-Gibran, tidak menjadikan pendidikan sebagai memprioritaskan. Hal itu di sampaikan Ego pada saat di wawancarai Via WhatsApp, Senin (18/08/2025).
Ego menyampaikan, seharusnya Pemerintah Indonesia berkaca kepada negara-negara maju yang lebih memprioritaskan dunia pendidikan, tetapi di Indonesia sendiri Pemerintahnya enggan untuk mencerdaskan Sumber Daya Manusia (SDM) nya.
“Seharusnya kita melihat negara negara maju, mereka sangat mengutamakan tentang pendidikan, apalagi tenaga pengajarnya guru dan dosen,”cetus Ego dengan nada agak sedikit kesal.
“Namun, sangat kita sayangkan. Pemerintah kita indonesia enggan untuk mencerdaskan Sumber Daya Manusia (SDM) nya, mereka lebih mengutamakan untuk menetralisir jenius-jenius di indonesia supaya tidak bisa kritik akan pemerintahanya,”tambah Ego mengatakan.
Lebih lanjut Ego mengatakan, dirinya sangat menyayangkan pernyataan Sri Mulyani selaku Menteri Keuangan RI tersebut. Ego menilai, tidak sepantasnya Sri Mulyani memvonis Dosen dan Guru sebagai beban negara.
“Seharusnya tidak sewajarnya dari bicara Sri Mulyani mengeluarkan kalimat yang ia sampaikan di saat rapat tempo itu, yang di lakukan seharusnya bagaimana gaji guru dan dosen bisa stabil bukan menjerit seperti yang terjadi saat ini,”pungkas Ego.
“Tentunya Ini pukulan keras terhadap tenaga pengajar guru dan dosen terkait penyampaian dari Sri Mulyani tersebut, #save pahlawan tanpa tanda jasa,”tutup Ego mengakhiri ucapannya.







