Menu

Mode Gelap
KPK Respon Laporan Ramli Ishak, Terkait Pengerjaan Proyek JIAT di Meranti Rotasi Jabatan di Polres Rohil, Kapolres Pimpin Sertijab Pejabat Utama dan Kapolsek Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek Bergeser, lni Daftar Pangkat dan Jabatan Baru Aksi Damai Memanas, Kapolres Rohil Berhasil Meredam Pastikan Panipahan Aman Terkendali Sehari Menjabat, Kapolsek Bagan Sinembah Sambang Warga Perkuat Sinergi Kamtibmas Jaga Situasi Kamtibmas Tetap Aman dan Kondusif, Polsek Bagan Sinembah Gelar KRYD

Pekanbaru

Sebut Dosen Dan Guru Beban Negara, Presma UNRI Ego Prayogo Kecam Keras Pernyataan Sri Mulyani Mentri Keuangan RI

badge-check


					Sebut Dosen Dan Guru Beban Negara, Presma UNRI Ego Prayogo Kecam Keras Pernyataan Sri Mulyani Mentri Keuangan RI Perbesar

PEKANBARU, PRORIAU.COM – Ego Prayogo Presiden Mahasiswa Universitas Riau (UNRI) sekaligus Koordinator Pendidikan tinggi BEM Si, lontarkan pernyataan keras terkait ucapan Mentri Keuangan RI Sri Mulyani yang mengatakan Dosen dan guru adalah Beben negara.

Pernyataan Sri Mulyani tersebut adalah sebagai bukti di perkuat nya pada pemerintah Prabowo-Gibran, tidak menjadikan pendidikan sebagai memprioritaskan. Hal itu di sampaikan Ego pada saat di wawancarai Via WhatsApp, Senin (18/08/2025).

Ego menyampaikan, seharusnya Pemerintah Indonesia berkaca kepada negara-negara maju yang lebih memprioritaskan dunia pendidikan, tetapi di Indonesia sendiri Pemerintahnya enggan untuk mencerdaskan Sumber Daya Manusia (SDM) nya.

“Seharusnya kita melihat negara negara maju, mereka sangat mengutamakan tentang pendidikan, apalagi tenaga pengajarnya guru dan dosen,”cetus Ego dengan nada agak sedikit kesal.

“Namun, sangat kita sayangkan. Pemerintah kita indonesia enggan untuk mencerdaskan Sumber Daya Manusia (SDM) nya, mereka lebih mengutamakan untuk menetralisir jenius-jenius di indonesia supaya tidak bisa kritik akan pemerintahanya,”tambah Ego mengatakan.

Lebih lanjut Ego mengatakan, dirinya sangat menyayangkan pernyataan Sri Mulyani selaku Menteri Keuangan RI tersebut. Ego menilai, tidak sepantasnya Sri Mulyani memvonis Dosen dan Guru sebagai beban negara.

“Seharusnya tidak sewajarnya dari bicara Sri Mulyani mengeluarkan kalimat yang ia sampaikan di saat rapat tempo itu, yang di lakukan seharusnya bagaimana gaji guru dan dosen bisa stabil bukan menjerit seperti yang terjadi saat ini,”pungkas Ego.

“Tentunya Ini pukulan keras terhadap tenaga pengajar guru dan dosen terkait penyampaian dari Sri Mulyani tersebut, #save pahlawan tanpa tanda jasa,”tutup Ego mengakhiri ucapannya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Estafet Kepemimpinan Gardu Prabowo Riau Beralih: Rika Putra Mundur, Rocky Ramadani Ditunjuk Nahkodai Organisasi

11 April 2026 - 01:06 WIB

Tingkatkan Kompetensi Siswa, Tim Dosen UMRI dan SMK Muhammadiyah 2 Kolaborasi Kembangkan Kearifan Lokal Riau

9 April 2026 - 19:06 WIB

Dari S1 hingga S3, Demokrasi Akar Rumput di Pekanbaru Naik Kelas

5 April 2026 - 12:16 WIB

Buka Puasa Bersama IKKS Riau, Bupati Suhardiman Dorong Perantau Berkontribusi untuk Kuansing

15 Maret 2026 - 01:14 WIB

Bangun Silaturahmi Ramadhan, TP RAPP Gelar Buka Puasa Bersama Mahasiswa Kuansing di Pekanbaru

9 Maret 2026 - 22:11 WIB

Trending di Pekanbaru