Menu

Mode Gelap
Gencarkan “Police Goes To School”, Polres Kepulauan Meranti Tekan Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Pelajar Polres Meranti Sasar Hiburan Malam, Operasi Antik 2026 Cegah Peredaran Narkoba Respon Cepat Kapolres Rohil, Ketua DPRD Apresiasi Pemulihan Situasi Kamtibmas Pasca Unras Tinjau 30 Hektare Lahan Jagung, Polsek Bagan Sinembah Perkuat Ketahanan Pangan Ungkap Kasus Sabu Seberat 12,22 Gram, Unit Reskrim Amankan Satu orang Pelaku dari Pondok Kebun Sawit Terima Sembako, Anak Berkebutuhan Khusus dan Warakauri Rajut Kebahagiaan di HUT Ke-76 Korem O31/WB

Nasional

ASN Terjerat Kasus Korupsi, BKPSDM Pastikan Status Dinonaktifkan dan Gaji Dipotong

badge-check


					ASN Terjerat Kasus Korupsi, BKPSDM Pastikan Status Dinonaktifkan dan Gaji Dipotong Perbesar

Batu Bara. RiauPro.com – Beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batu Bara resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Batu Bara.

 

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Batu Bara, Aldi Ramadhan, membenarkan hal tersebut. Menurutnya, ASN yang terjerat kasus hukum langsung diberhentikan sementara dari jabatannya pada Rabu, 03/09/2025.

 

“Benar, ada sejumlah ASN yang sudah ditetapkan sebagai tersangka korupsi. Surat pemberitahuan dari kejaksaan telah diterima, sehingga status mereka dinonaktifkan. Namun sesuai aturan, mereka masih memperoleh 50 persen dari gaji pokok,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, ASN yang terbukti bersalah nantinya akan diusulkan untuk diberhentikan secara permanen. Berdasarkan data awal, beberapa nama berasal dari jajaran Dinas Pendidikan serta Dinas Perkim dan Lingkungan Hidup Batu Bara.

 

Selain itu, seorang pejabat di Dinas PUTR Batu Bara juga disebut tersangkut kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan. Penetapan tersangka ini dilakukan oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

 

Meski demikian, Aldi mengaku pihaknya masih menunggu data resmi mengenai jumlah keseluruhan ASN Pemkab Batu Bara yang terseret kasus korupsi.

“Belum ada angka pasti karena kami menunggu konfirmasi resmi dari kejaksaan,” jelasnya.

 

(Team)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gencarkan “Police Goes To School”, Polres Kepulauan Meranti Tekan Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Pelajar

21 April 2026 - 18:38 WIB

Polres Meranti Sasar Hiburan Malam, Operasi Antik 2026 Cegah Peredaran Narkoba

21 April 2026 - 18:17 WIB

Respon Cepat Kapolres Rohil, Ketua DPRD Apresiasi Pemulihan Situasi Kamtibmas Pasca Unras

21 April 2026 - 17:59 WIB

Tinjau 30 Hektare Lahan Jagung, Polsek Bagan Sinembah Perkuat Ketahanan Pangan

21 April 2026 - 17:22 WIB

Ungkap Kasus Sabu Seberat 12,22 Gram, Unit Reskrim Amankan Satu orang Pelaku dari Pondok Kebun Sawit

21 April 2026 - 17:05 WIB

Trending di Hukrim