Menu

Mode Gelap
Aksi Damai Memanas, Kapolres Rohil Berhasil Meredam Pastikan Panipahan Aman Terkendali Sehari Menjabat, Kapolsek Bagan Sinembah Sambang Warga Perkuat Sinergi Kamtibmas Jaga Situasi Kamtibmas Tetap Aman dan Kondusif, Polsek Bagan Sinembah Gelar KRYD Situasi Terkini di Panipahan, Kapolres Rohil Imbau Warga Jaga Kamtibmas Estafet Kepemimpinan Gardu Prabowo Riau Beralih: Rika Putra Mundur, Rocky Ramadani Ditunjuk Nahkodai Organisasi Bagun Dua Jembatan Merah Putih Polres Meranti dan Warga Ikut Gotong Royong

Hukrim

Bos PETI Terbesar di Kuansing Inisial UJT Tidak Tersentuh Hukum, Omset Capai Ratusan Juta Hingga Milyaran Rupiah

badge-check


					Bos PETI Terbesar di Kuansing Inisial UJT Tidak Tersentuh Hukum, Omset Capai Ratusan Juta Hingga Milyaran Rupiah Perbesar

KUANSING, PRORIAU.COM — Praktik Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang kian marak di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) kini kembali menjadi sorotan. Sosok inisial UJT, yang diduga merupakan bos besar dari jaringan PETI terbesar di wilayah tersebut, disebut-sebut masih leluasa menjalankan aktivitas ilegalnya tanpa tersentuh hukum.

Dari informasi yang dihimpun di lapangan, UJT memiliki jaringan operasional yang luas, mulai dari pekerja lokal hingga pasokan alat berat seperti ekskavator, hingga mesin dompeng.

“Sudah lama UJT ini beroperasi, omsetnya disebut mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah per bulan, tapi anehnya tidak pernah tersentuh oleh aparat penegak hukum,” ujar seorang tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya.

Kuat dugaan, keberadaan UJT mendapat perlindungan dari oknum-oknum tertentu. Masyarakat menilai, selama UJT masih bebas beroperasi, upaya dalam memberantas PETI hanyalah formalitas belaka.

“Kami capek melapor, tapi tidak ada tindak lanjut. Hutan rusak, sungai tercemar, tapi pelaku utamanya masih dibiarkan bebas. Sementara warga kecil yang hanya numpang hidup dari sisa-sisa tambang malah dikejar-kejar,” tambah warga lainnya.

Dampak lingkungan dari aktivitas PETI yang dikuasai UJT sudah sangat memprihatinkan. Ekosistem air rusak, dan lahan produktif berubah menjadi kubangan tambang. Aktivis PETI di Singingi ini juga disorot tajam oleh kalangan Aktivis lokal, jika tidak ada tindakan tegas dari APH, mereka mengancam akan lakukan unjuk rasa dalam waktu dekat ini.

Hingga berita ini diturunkan, UJT sang pemilik PETI masih belum bisa di konfirmasi ,Masyarakat berharap Kapolda Riau dan pemerintah pusat segera turun tangan untuk menindak tegas dan mengungkap siapa aktor besar di balik perusakan lingkungan di Kuansing.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aksi Damai Memanas, Kapolres Rohil Berhasil Meredam Pastikan Panipahan Aman Terkendali

11 April 2026 - 17:20 WIB

Sehari Menjabat, Kapolsek Bagan Sinembah Sambang Warga Perkuat Sinergi Kamtibmas

11 April 2026 - 16:53 WIB

Jaga Situasi Kamtibmas Tetap Aman dan Kondusif, Polsek Bagan Sinembah Gelar KRYD

11 April 2026 - 16:37 WIB

Situasi Terkini di Panipahan, Kapolres Rohil Imbau Warga Jaga Kamtibmas

11 April 2026 - 16:13 WIB

Bagun Dua Jembatan Merah Putih Polres Meranti dan Warga Ikut Gotong Royong

10 April 2026 - 14:51 WIB

Trending di Hukrim