Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 01 Laksanakan Fogging Sebagai Upaya Pencegahan DBD di RW 06 Kelurahan Air Putih

badge-check

Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 01 Laksanakan Fogging Sebagai Upaya Pencegahan DBD di RW 06 Kelurahan Air Putih Perbesar

PEKANBARU, RIAUPRO.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 01 Tuah Madani Universitas Muhammadiyah Riau melaksanakan kegiatan fogging gratis bagi masyarakat di RW 06, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru, pada Minggu. Kegiatan tersebut menyasar wilayah RT 01 hingga RT 06 sebagai salah satu bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kondisi kesehatan dan lingkungan masyarakat. Kegiatan di gelar pada, 09 Agustus 2026.

Kegiatan fogging ini merupakan bagian dari rangkaian program KKN yang berfokus pada lingkungan dan kesehatan masyarakat. Sebelumnya, mahasiswa KKN kelompok 01 telah melakukan pendekatan dan koordinasi dengan pengurus wilayah serta masyarakat untuk mengetahui berbagai kondisi dan kebutuhan yang ada di lingkungan RW 06.

Selain kegiatan fogging, mahasiswa KKN Kelompok 01 juga turut melaksanakan kegiatan gotong royong (goro) bersama seluruh masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan RW 06. Kegiatan ini dilakukan dengan membersihkan area lingkungan dan mengajak warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan di sekitar tempat tinggal. Melalui kegiatan goro tersebut, mahasiswa berharap kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dapat terus meningkat dan menjadi kebiasaan bersama dalam mendukung pencegahan DBD.

Dari hasil koordinasi dan pengenalan lingkungan, kesehatan menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian dalam pelaksanaan program KKN. Salah satu persoalan yang perlu diantisipasi adalah keberadaan nyamuk yang dapat menjadi salah satu faktor penyebaran penyakit, khususnya Demam Berdarah Dengue (DBD).

Melalui kegiatan fogging gratis, mahasiswa KKN Kelompok 01 berupaya memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat sekaligus meningkatkan perhatian warga terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan dilakukan secara menyeluruh dengan menyasar wilayah RT 01 sampai RT 06 di RW 06.

Pelaksanaan fogging tidak hanya menjadi kegiatan teknis untuk mengurangi keberadaan nyamuk dewasa, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat bahwa pencegahan penyakit berbasis lingkungan membutuhkan keterlibatan bersama. Mahasiswa KKN turut mengajak masyarakat untuk memperhatikan kondisi lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Pemberantasan sarang nyamuk dapat dilakukan melalui kebiasaan sederhana, seperti menjaga kebersihan lingkungan, memperhatikan tempat-tempat yang berpotensi menjadi penampungan air, serta mengurangi berbagai kondisi yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Dengan demikian, upaya pencegahan DBD dapat dilakukan secara berkelanjutan meskipun masa pelaksanaan KKN telah selesai.

Bagi mahasiswa, kegiatan fogging juga menjadi kesempatan untuk membangun komunikasi dan hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat. Sejak awal pelaksanaan KKN, mahasiswa Kelompok 01 melakukan pendekatan kepada pengurus RW, ketua RT, tokoh masyarakat, pemuda, serta warga di lingkungan RW 06. Pendekatan tersebut dilakukan agar program yang dijalankan benar-benar menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat.

Keterlibatan masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan. Mahasiswa tidak hanya datang untuk menjalankan program, tetapi juga berusaha menjadi penghubung antara kebutuhan masyarakat dengan kegiatan yang dapat dilakukan selama masa KKN.

Kegiatan fogging gratis ini memberikan manfaat bagi masyarakat dengan membantu mengurangi populasi nyamuk di lingkungan permukiman sekaligus meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya pencegahan DBD. Selain itu, layanan gratis tersebut juga membantu meringankan beban masyarakat dalam melakukan upaya pengendalian nyamuk di lingkungan tempat tinggal.

Khusus dalam bidang lingkungan dan kesehatan, kegiatan pencegahan DBD diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan kepedulian warga terhadap kebersihan lingkungan. Masyarakat diharapkan dapat melanjutkan kebiasaan menjaga lingkungan secara mandiri dan melakukan pemeriksaan terhadap tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Pelaksanaan fogging gratis di seluruh wilayah RT 01 hingga RT 06 RW 06 juga menunjukkan bahwa kegiatan KKN tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan program mahasiswa, tetapi juga diarahkan untuk memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat. Program tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa selama berada di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN 01 berharap masyarakat semakin memahami bahwa pencegahan DBD merupakan tanggung jawab bersama. Fogging dapat menjadi salah satu bentuk penanganan, tetapi menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan pemberantasan sarang nyamuk secara rutin tetap menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan.

Dengan adanya kerja sama antara mahasiswa, pengurus wilayah, dan masyarakat, berbagai program KKN diharapkan dapat berjalan dengan baik serta memberikan dampak yang dapat dirasakan oleh warga. Kegiatan fogging ini menjadi salah satu langkah nyata mahasiswa KKN 01 dalam mendukung terciptanya lingkungan RW 06 yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Mahasiswa PLP Menjadi Tutor Pengganti, PKBM Mutiara Kampar Gelar Pembelajaran Paket B dan C Semester Ganjil

13 Okt 2026 - 12:55 WIB

Mahasiswa PLP Menjadi Tutor Pengganti, PKBM Mutiara Kampar Gelar Pembelajaran Paket B dan C Semester Ganjil

Gegara Kabut Asap Selimuti Rohul Sekolah Libur, Terapkan Pembelajaran Daring

7 Okt 2026 - 21:28 WIB

Gegara Kabut Asap Selimuti Rohul Sekolah Libur, Terapkan Pembelajaran Daring

UNRI dan Universiti Malaya Perkuat Kolaborasi Pendidikan Lewat Visiting Lecturer

26 Sep 2026 - 11:27 WIB

UNRI dan Universiti Malaya Perkuat Kolaborasi Pendidikan Lewat Visiting Lecturer

Puluhan Kepala Sekolah di Meranti Akan Diganti, Disdik Siapkan Skema Nonreguler

21 Sep 2026 - 13:32 WIB

Puluhan Kepala Sekolah di Meranti Akan Diganti, Disdik Siapkan Skema Nonreguler

Harumkan Nama Kuansing, Dutariyanda Ramadhan Borong Medali di Kejurprov VIII PERPANI

20 Sep 2026 - 13:42 WIB

Harumkan Nama Kuansing, Dutariyanda Ramadhan Borong Medali di Kejurprov VIII PERPANI
Trending di Kuansing