Menu

Mode Gelap
Bupati Meranti Dukung Penambahan Jadwal Kapal Roro Perintis Saat Mudik Lebaran 2026 Bupati Afni Dampingi Puluhan Anak Yatim Belanja Kebutuhan Lebaran di Kandis Tarif Tol Pekanbaru–Dumai dan Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar Diskon 30 Persen pada Periode Mudik 15–16 dan 26–27 Maret Buka Puasa Bersama IKKS Riau, Bupati Suhardiman Dorong Perantau Berkontribusi untuk Kuansing Karhutla Mulai Mengancam Beberapa Wilayah di Rohil, Warga Diminta Waspada Santuni 20 Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama, Kapolsek Bagan Sinembah Berbagi Berkah di Bulan Ramadan

Hukrim

Pasar Malam di Batu Bara, Hiburan Rakyat Ataukah Sarang Judi dan Wahana Maut

badge-check


					Pasar Malam di Batu Bara, Hiburan Rakyat Ataukah Sarang Judi dan Wahana Maut Perbesar

Batu Bara. RiauPro.com – Gemerlap lampu dan riuh musik pasar malam kembali membius warga di Lapangan Sei Bejangkar, Kecamatan Sei Balai. Namun di balik nostalgia dan geliat ekonomi rakyat, tersimpan borok yang makin sulit ditutupi.

 

Diduga Praktik perjudian berkedok hiburan malam, dan wahana maut tanpa standar keselamatan hingga pungli beroperasi. Seperti adanya pembiaran yang luput dari pantauan Aparat keamanan. Hasil liputan awak media pada Selasa, (23/ 09/2025) malam.

 

Pasar malam yang semestinya menjadi ruang nostalgia bagi pergerakan UMKM, justru menjelma menjadi “anomali” yang semakin  meresahkan masyarakat, ditengah kondisi ekonomi yang belum stabil.

 

Timbul Pertanyaan: Sampai kapan pemerintah dan aparat penegak hukum (APH) terus menutup mata, dengan membiarkan tradisi seperti ini beroperasi tanpa hambatan, yang sewaktu waktu dapat berubah menjadi ladang masalah.. ?

 

Wahana Maut: Nyawa Pengunjung Jadi Taruhan

 

Dibalik gelak tawa dan gemerlapnya lampu warna warni, nyawa pengunjung dipertaruh kan. Sejumlah wahana reyot bahkan berkarat dipertontonkan, tanpa adanya standar keamanan yang pasti namun tetap dibiarkan bebas beroperasi.

 

Anak-anak hingga remaja dipertontonkan dalam adegan  “atraksi maut” tanpa adanya jaminan keselamatan. Namun yang lebih Ironisnya, ketika izin berjalan terus dan PAD masuk ke kasda, sementara risiko yang menunggu dibiarkan menggantung.

 

(Tim).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Meranti Dukung Penambahan Jadwal Kapal Roro Perintis Saat Mudik Lebaran 2026

15 Maret 2026 - 12:53 WIB

Bupati Afni Dampingi Puluhan Anak Yatim Belanja Kebutuhan Lebaran di Kandis

15 Maret 2026 - 01:21 WIB

Tarif Tol Pekanbaru–Dumai dan Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar Diskon 30 Persen pada Periode Mudik 15–16 dan 26–27 Maret

15 Maret 2026 - 01:18 WIB

Buka Puasa Bersama IKKS Riau, Bupati Suhardiman Dorong Perantau Berkontribusi untuk Kuansing

15 Maret 2026 - 01:14 WIB

Karhutla Mulai Mengancam Beberapa Wilayah di Rohil, Warga Diminta Waspada

15 Maret 2026 - 00:55 WIB

Trending di Hukrim