Menu

Mode Gelap
Peduli Sesama, IKPA Pekanbaru Dampingi IPPERPA Pekanbaru Salurkan Bantuan Hasil Donasi kepada Anggi Pangiano Tiga Orang Diringkus! Polsek Pujud Ungkap Peredaran Sabu 40 Gram Green Policing Hijaukan Halaman, Polsek Simpang Kanan Cegah Bencana dari Sekarang Siapkan Halaman Rumah Dengan Green Policing, Polsek Simpang Kanan: Jadi Benteng Hijau Bukan Sekadar Pohon, Polsek Sp Kanan: Ini Pesan Tersembunyi di Balik Tanam Bibit Pohon di Halaman Polisi di Hati, Polsek Sp Kanan Green Policing Tanam Bibit Tanam Harapan

Kuansing

Dugaan Pilih Kasih Pencairan Proyek di Pemkab Kuansing, APH Diminta Turun Tangan, Keadilan Harus Ditegakkan

badge-check


					Dugaan Pilih Kasih Pencairan Proyek di Pemkab Kuansing, APH Diminta Turun Tangan, Keadilan Harus Ditegakkan Perbesar

KUANSING, RIAUPRO.COM — Dugaan praktik pilih kasih dalam proses pencairan anggaran proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuantan Singingi mencuat ke permukaan.

Sejumlah pihak menilai bahwa pencairan dana proyek tidak dilakukan secara objektif dan transparan, melainkan terindikasi hanya mengakomodir kontraktor tertentu yang memiliki kedekatan dengan oknum pejabat terkait, Rabu (25/03/2026).

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa beberapa kontraktor mengeluhkan lambannya proses pencairan, bahkan terkesan dipersulit, sementara pihak lain diduga memperoleh kemudahan yang tidak proporsional. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius terkait asas keadilan, kepastian hukum, serta prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

Secara yuridis, praktik semacam ini berpotensi melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan, khususnya yang mengatur tentang pengelolaan keuangan daerah, transparansi, serta larangan penyalahgunaan wewenang. Jika terbukti adanya intervensi atau perlakuan diskriminatif dalam proses pencairan anggaran, maka hal tersebut dapat dikualifikasikan sebagai bentuk maladministrasi bahkan tindak pidana korupsi.

Sehubungan dengan itu, Aparat Penegak Hukum (APH), baik dari unsur Kepolisian maupun Kejaksaan, didesak untuk segera melakukan penyelidikan secara komprehensif dan independen. Langkah ini dinilai penting guna memastikan bahwa setiap proses penggunaan anggaran negara berjalan sesuai dengan prinsip akuntabilitas dan tidak merugikan keuangan daerah.

Tidak hanya itu, sejumlah elemen masyarakat juga mendorong agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut melakukan supervisi dan pengawasan terhadap persoalan ini. Keterlibatan KPK dinilai krusial untuk memastikan tidak adanya praktik koruptif yang terstruktur, sistematis, dan masif dalam pengelolaan proyek daerah.

“Jika benar terdapat indikasi pilih kasih dalam pencairan proyek, maka ini bukan sekadar pelanggaran administratif, tetapi sudah masuk pada ranah hukum yang harus ditindak tegas. Tidak boleh ada diskriminasi dalam penggunaan anggaran publik,” ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya.

Masyarakat berharap agar persoalan ini tidak dibiarkan berlarut-larut. Transparansi dan keadilan dalam pengelolaan proyek harus menjadi prioritas utama, demi menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah. Penegakan hukum yang tegas dan tanpa pandang bulu menjadi kunci untuk memastikan bahwa setiap rupiah uang negara digunakan secara bertanggung jawab.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemkab Kuansing belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Namun tekanan publik kian menguat agar persoalan ini segera diusut tuntas demi tegaknya supremasi hukum dan keadilan di daerah.[]

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diduga Kuasai dan Panen Sawit Milik Orang Lain, Warga Kuansing Tempuh Jalur Hukum, Laporan Resmi Masuk Polda Riau

7 Agustus 2026 - 15:27 WIB

Jelang Pacu Jalur, Dugaan Permainan Berhadiah di Pasar Malam Taluk Kuantan Jadi Sorotan, Masyarakat Minta APH Bertindak Tegas

7 Agustus 2026 - 14:42 WIB

Usai Viral Penggusuran Rumah Warga di Sentajo Raya, Camat Sentajo Raya Wandy Gunawan Buka Suara

5 Agustus 2026 - 23:38 WIB

Kuasa Hukum Suhardiman Amby Tegaskan Tak Ajukan Praperadilan, Minta Publik Tak Terjebak Informasi Spekulatif

28 Juli 2026 - 23:32 WIB

Menyusahkan Masyarakat, Pemda Kuansing Harus Evaluasi PT SAM di Sungai Langsat

28 Juli 2026 - 23:17 WIB

Trending di Kuansing