Menu

Mode Gelap
Sebar Himbauan Penting, Bhabinkamtibmas Polsek Bangan Sinembah Laksanakan Sambang Warga Launching Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres, Kapolri Perkuat Layanan hingga Perlindungan Kelompok Rentan Tinjau Jalan Lintas Menggala Jhonson – Pujud, Wabup Rohil Desak PUPR Provinsi Segera Bertindak Pagu Anggaran 2026, Polres Rohil Gelar Sosialisasi dan Penandatanganan Fakta Integritas Laksanakan KRYD, Polsek Bagan Sinembah Pastikan Situasi Khamtibmas Aman dan Terkendali Giat Rutin Bulanan, Polres Rohil Adakan Analisa dan Evaluasi (Anev) Kinerja Bhabinkamtibmas

Hukrim

Kapolda Riau Mulai Tanggapi Pemberitaan Aktivitas PETI di Petapahan Gunung Toar

badge-check


					Kapolda Riau Perbesar

Kapolda Riau

PEKANBARU, PRORIAU.COM – Setelah mendapat sorotan tajam dari media dan masyarakat, Kapolda Riau akhirnya angkat bicara terkait maraknya aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Petapahan, Kecamatan Gunung Toar, Kabupaten Kuantan Singingi.

Kapolda Riau  Irjen Pol Dr. Hery Heryawan, S.I.K., M.H., M .Hum pada saat di konfirmasi ProRiau.com merespon dengan cepat terkait pemberitaan tersebut dengan mengirimkan stiker yang bertuliskan “Terimakasih Melindungi Tuah, Menjaga Marwah”.

“Iya, Terimakasih, Melindungi Tuah Menjaga Marwah,”Ucap Kapolda Riau singkat dengan mengirimkan stiker Via pesan WhatsApp, Kamis (19/06/2025), Malam.

Pada pemberitaan sebelumnya, Temuan tersebut memicu kekhawatiran masyarakat atas kerusakan lingkungan yang semakin parah serta potensi konflik sosial akibat pembiaran aktivitas ilegal tersebut. Salah seorang warga Petapahan yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa suara mesin dan lalu-lalang kendaraan pengangkut hasil tambang telah menjadi pemandangan sehari-hari.

“Sudah bukan rahasia umum lagi, bok dan alat berat bekerja terang-terangan. Sungai kami rusak, hutan digunduli, tapi aparat belum juga bertindak,”ungkapnya dengan nada kecewa.

Masyarakat menilai, aparat penegak hukum di tingkat kabupaten terkesan lemah atau bahkan membiarkan aktivitas ilegal ini berlangsung. Untuk itu, masyarakat mendesak Kapolda Riau agar segera turun langsung ke lokasi guna menindak tegas pelaku PETI dan oknum yang membekingi.

“Kami minta Kapolda Riau jangan tutup mata. Turunlah ke Kuansing, lihat sendiri kerusakan alam kami akibat PETI ini. Kalau dibiarkan, generasi mendatang tinggal mewarisi lumpur dan konflik,”pintanya dengan penuh harap.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sebar Himbauan Penting, Bhabinkamtibmas Polsek Bangan Sinembah Laksanakan Sambang Warga

21 Januari 2026 - 22:06 WIB

Launching Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres, Kapolri Perkuat Layanan hingga Perlindungan Kelompok Rentan

21 Januari 2026 - 21:52 WIB

Pagu Anggaran 2026, Polres Rohil Gelar Sosialisasi dan Penandatanganan Fakta Integritas

21 Januari 2026 - 20:38 WIB

Laksanakan KRYD, Polsek Bagan Sinembah Pastikan Situasi Khamtibmas Aman dan Terkendali

20 Januari 2026 - 15:14 WIB

Giat Rutin Bulanan, Polres Rohil Adakan Analisa dan Evaluasi (Anev) Kinerja Bhabinkamtibmas

20 Januari 2026 - 14:59 WIB

Trending di Hukrim