Menu

Mode Gelap
Polsek Bagan Sinembah Lakukan Monitoring Pertumbuhan Jagung Pipil, Dukung Ketahanan Pangan Nasional Hutan Mangrove Ditebang Tanpa Ijin, Satreskrim Polres Rohil Ungkap Kasus Perambahan Hutan Wujud Kepedulian Sosial, Peringati HUT Bhayangkara Ke-80 Polres Rohil Gelar Donor Darah URC TIM RAGA Satreskrim Polres Rohil Bongkar Sindikat Pencurian Hiolo Antar Kabupaten, Empat Tersangka Diamankan Program Ketahanan Pangan di Ujung Tanjung, Polsek Tanah Putih Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Masyarakat Tionghoa Beri Karangan Bunga, Apresiasi Polres Rohil Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Hiolo

Pekanbaru

Nasional Memanas, Arifin Sitinjak Menilai Aktivis Mahasiswa di Riau Bungkam

badge-check


					Nasional Memanas, Arifin Sitinjak Menilai Aktivis Mahasiswa di Riau Bungkam Perbesar

PEKANBARU, PRORIAU.COM – Arifin Sitinjak aktivis Riau angkat bicara melihat situasi kondisi nasional saat ini yang semakin memanas dan caos, terkait demo untuk membubarkan DPR RI yang menumbuhkan keresahan dan kemarahan rakyat terkait gaji anggota DPR RI naik satu hari menjadi 3 juta rupiah di saat presiden Prabowo menyatakan bahwa negara sedang defisit anggaran. Hal itu di ungkapkan Arifin, Jumat (29/08/2025).

Disampaikan Arifin, dirinya sangat menyayangkan sikap aparat yang melakukan brutalisasi terhadap para masa aksi.

“Ini sangat kita sayangkan, masyarakat yang melakukan penolakan ini mendapatkan brutalisasi dan arogansi polisi, sehingga merenggut nyawa dari para demonstran,”ungkap Arifin agak geram dengan sikap aparat kepolisian.

“Polisi seharusnya sebagai pengayom masyarakat ternyata berbalik polisi adalah pembunuh rakyat dengan secara terang-terangan menabrak salah satu demonstran dengan mobil barakuda brimob,”tambahnya.

Lebih lanjut Arifin mengatakan, dengan kondisi Nasional yang pada saat ini tidak baik-baik saya, dirinya mengajak seluruh aktivitas mahasiswa yang ada di Riau untuk menyikapi personal saat ini.

“Melihat situasi nasional yang sedang tidak baik-baik saja saat ini, saya mengajak seluruh aktivitas mahasiswa yang ada di Riau untuk menyikapi persoalan ini,”ajak Arifin.

“Diam terhadap kejahatan kemanusiaan sama saja kita mendukung kejahatan itu sendiri, Maslah kemanusiaan adalah Maslah kita bersama,”tambah nya.

Arifin menilai, mengingat Situasi pergerakan aksi nasional saat ini sudah marah sehingga melakukan demo hampir satu pekan terakhir ini, tapi sangat kita sayangkan di Provinsi Riau yang gerakannya acuh tak acuh dan melemah, baik itu Cipayung plus maupun organisasi-organisasi kampus yang tidak lagi bersuara mengenai isu nasional, hal ini patut dipertanyakan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tanda Tangan Dipalsukan di SKGR, DPR RI Minta Polda Riau Batalkan SP3 Kasus Warga Rohil

10 Juni 2026 - 10:51 WIB

Workshop Tari Zapin Rakyat: Menjaga Tradisi untuk Generasi Z di Sabak Auh

9 Juni 2026 - 22:24 WIB

Lampu Mati Masyarakat Disuruh Jangan Panik, Masyarakat Tidak Bayar KWH Dicabut: “Negara Apa Geng Preman yang Punya?

22 Mei 2026 - 23:59 WIB

Merasa Dikibuli Arman Lingga, Ketua IKKS Pelalawan Syariful Adnan Meradang

16 Mei 2026 - 11:31 WIB

Ditipu Arman Lingga Mentah-Mentah, Munas Pembentukan PB IKKS Gagal Digelar di Hotel Primer Pekanbaru

16 Mei 2026 - 09:26 WIB

Trending di Pekanbaru