Menu

Mode Gelap
Polres Rohil Perkuat Sinergi Dukung Ranperda Rokan Hilir Hijau untuk Lingkungan Berkelanjutan Intimidasi Saat Bela Klien, PERADI, TPPA, dan IKADIN Desak Polda Riau Usut Tuntas Dugaan Premanisme Diduga Kuasai dan Panen Sawit Milik Orang Lain, Warga Kuansing Tempuh Jalur Hukum, Laporan Resmi Masuk Polda Riau Jelang Pacu Jalur, Dugaan Permainan Berhadiah di Pasar Malam Taluk Kuantan Jadi Sorotan, Masyarakat Minta APH Bertindak Tegas Dukung Asta Cita Presiden, Polsek Bagan Sinembah Intensif Pantau Pertumbuhan Jagung Program Ketahanan Pangan Cek Perkembangan Jagung Pipil Program Ketahanan Pangan, Polsek Simpang Kanan Dukung Program Asta Cita Presiden

Pendidikan

Pascasarjana Administrasi Pendidikan UNRI Hadirkan Inovasi Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat di XIII Koto Kampar

badge-check


					{ Perbesar

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":[],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false}

PEKANBARU, RIAUPRO.COM – Program Pascasarjana Program Studi Administrasi Pendidikan Universitas Riau (UNRI) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Sabtu (25/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus wujud nyata komitmen akademisi dalam memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

Rangkaian kegiatan pengabdian dilaksanakan di sejumlah satuan pendidikan dan lingkungan masyarakat dengan mengangkat tema yang relevan dengan kebutuhan pendidikan serta perkembangan masyarakat saat ini. Program tersebut mencakup penguatan kompetensi guru dalam memahami dan mencegah bullying, pengembangan pembelajaran mendalam terintegrasi STEM, pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran, serta pemberdayaan masyarakat melalui pengolahan potensi pangan lokal.

Di SDN 019 Lubuk Agung, tim pengabdian melaksanakan workshop peningkatan kompetensi guru sekolah dasar dalam memahami dan mengidentifikasi perilaku bullying. Kegiatan ini memberikan penguatan kepada para guru mengenai pentingnya mengenali berbagai bentuk perundungan yang dapat terjadi di lingkungan sekolah, baik secara fisik, verbal, sosial maupun melalui ruang digital.

Pemahaman tersebut menjadi bagian penting dalam membangun sekolah sebagai lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah bagi peserta didik. Guru memiliki posisi strategis dalam mendeteksi gejala bullying sejak dini, memberikan pendampingan yang tepat, serta membangun budaya sekolah yang menjunjung tinggi nilai saling menghargai, empati, dan kepedulian.

Masih di SDN 019 Lubuk Agung, kegiatan pengabdian juga menghadirkan workshop peningkatan kompetensi guru sekolah dasar melalui pembelajaran mendalam yang terintegrasi STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics).

Kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat pemahaman guru dalam mengembangkan pembelajaran yang bermakna dan kontekstual. Pembelajaran tidak hanya berorientasi pada pencapaian pengetahuan, tetapi juga mendorong peserta didik mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, komunikatif, serta mampu memecahkan berbagai persoalan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui pendekatan pembelajaran mendalam yang terintegrasi STEM, guru diharapkan mampu merancang pengalaman belajar yang lebih aktif dan relevan dengan karakteristik peserta didik. Dengan demikian, proses pembelajaran dapat menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengeksplorasi, menemukan, dan membangun pemahaman secara lebih utuh.

Sementara itu, aspek pemberdayaan masyarakat diwujudkan melalui kegiatan bersama Tim PKK Lubuk Agung dengan tema pelatihan pemberdayaan masyarakat melalui pembuatan dimsum ikan patin yang bernilai gizi dan memiliki potensi ekonomi.

Pelatihan tersebut memanfaatkan potensi pangan lokal, khususnya ikan patin, untuk diolah menjadi produk makanan yang memiliki nilai tambah. Selain memperhatikan aspek gizi, kegiatan ini juga memberikan wawasan dan keterampilan kepada masyarakat dalam mengembangkan produk olahan yang berpotensi menjadi peluang usaha.

Pemanfaatan potensi lokal melalui inovasi pengolahan pangan diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih kreatif dalam mengembangkan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar. Dengan keterampilan yang dimiliki, masyarakat tidak hanya mampu menghasilkan produk untuk kebutuhan konsumsi, tetapi juga memiliki peluang mengembangkan usaha produktif yang dapat memberikan nilai ekonomi.

Kegiatan pengabdian juga dilaksanakan di SDN 004 Ranah Sungkai melalui workshop penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam media pembelajaran untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar.

Perkembangan teknologi digital menghadirkan tantangan sekaligus peluang baru dalam dunia pendidikan. Guru dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar mampu menghadirkan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Melalui workshop tersebut, para guru diperkenalkan pada pemanfaatan AI sebagai salah satu teknologi pendukung dalam pengembangan media pembelajaran. Penggunaan AI diharapkan dapat membantu guru menciptakan pembelajaran yang lebih kreatif, inovatif, interaktif, dan efektif.

Namun demikian, pemanfaatan teknologi tetap ditempatkan sebagai sarana pendukung dalam proses pendidikan. Peran guru sebagai pendidik, pembimbing, dan pembentuk karakter peserta didik tetap menjadi bagian yang tidak tergantikan. Karena itu, literasi digital dan etika dalam penggunaan AI menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan dalam penerapannya di lingkungan pendidikan.

Turut hadir dalam rangkaian kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat tersebut sejumlah dosen Pascasarjana Administrasi Pendidikan UNRI, di antaranya Prof. Daeng Ayub Natuna, M.Pd., Prof. Yusmarini, S.Pt., M.T., Dr. Hendri Marhadi, S.E., M.Pd., Dr. Erlisnawati, S.Pd., M.Pd., Dr. Dedi Futra, M.Sc., Dr. Yogi, Dr. Novi, serta Dr. Arza Aibonotika, M.Si.

Kegiatan tersebut juga diikuti oleh mahasiswa Pascasarjana Administrasi Pendidikan UNRI, yakni Oyong Risman, Rodeka, Asneri, Azhan Bin Pirdaus, Riri Julia Utami, Siti Hasanah, Lisa Fitriani, Rina Valensi, Rezki Aidil Fitra, Raski Juwita, Teza Ibnayah, dan Lutfiatun Nisa. Kehadiran dosen dan mahasiswa dalam kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi akademik dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Rangkaian kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan Pascasarjana Administrasi Pendidikan UNRI di Kecamatan XIII Koto Kampar menunjukkan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam memperkuat kapasitas pendidikan sekaligus memberdayakan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, perguruan tinggi tidak hanya menjalankan fungsi akademik, tetapi juga membangun ruang kolaborasi dengan sekolah, guru, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat melahirkan praktik pendidikan yang inovatif sekaligus mendorong masyarakat agar lebih berdaya dalam mengembangkan potensi yang dimiliki.

Bagi Pascasarjana Administrasi Pendidikan UNRI, pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian penting dari proses pendidikan yang menghubungkan teori dan praktik. Pengetahuan yang berkembang di lingkungan akademik perlu dihadirkan untuk menjawab kebutuhan nyata di sekolah dan masyarakat.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat berkelanjutan bagi peningkatan kompetensi guru, terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak, berkembangnya praktik pembelajaran berbasis teknologi dan STEM, serta meningkatnya kapasitas masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal.

Pendidikan yang berkualitas tidak hanya dibangun melalui ruang kelas, tetapi juga melalui kolaborasi, inovasi, dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat. Melalui pengabdian ini, Pascasarjana Administrasi Pendidikan UNRI terus mengambil bagian dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif, humanis, dan relevan dengan tantangan masa depan.***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Desa Padang Tanggung Bergembira Sambut Mahasiswa KKN UMRI 2026, Siap Bersinergi Membangun Masyarakat

3 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Dies Natalis ke-24 Pascasarjana Universitas Riau Hadirkan Baktisosial, Pendidikan, dan Pengabdian Nyata untuk Masyarakat

2 Agustus 2026 - 18:37 WIB

Kodam XIX Tuanku Tambusai Kawal Kunjungan Wakil Presiden Gibran di Rokan Hilir, Tinjau Percepatan Renovasi Sekolah

17 Juli 2026 - 18:16 WIB

Perkuat Tata Kelola PPG, FKIP UMRI Belajar Praktik Terbaik ke FKIP UMS yang Berakreditasi Unggul

15 Juli 2026 - 00:15 WIB

Mahasiswa FISIP Universitas Riau Edukasi Warga Mentangor Kelola Sampah, Wujudkan Lingkungan Bersih dan Berkelanjutan

13 Juli 2026 - 11:07 WIB

Trending di Pendidikan