PEKANBARU, RIAUPRO.COM – Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) melaksanakan kegiatan Sharing Session terkait pengelolaan dan penyelenggaraan Program Studi PPG di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Selasa (14/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kampus FKIP UMS tersebut menjadi bagian dari upaya Prodi PPG FKIP UMRI dalam memperkuat tata kelola program studi melalui pertukaran pengalaman, berbagi praktik baik (best practices), serta diskusi mengenai strategi pengembangan Pendidikan Profesi Guru.
Selain menjadi forum akademik, kegiatan ini juga bertujuan mempererat silaturahmi dan memperkuat kolaborasi antar-Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) dalam meningkatkan mutu pendidikan profesi guru di Indonesia.
Delegasi Prodi PPG FKIP UMRI dipimpin oleh Ketua Program Studi PPG, Dr. Ardiya, S.S., M.Pd., didampingi dosen Prodi PPG, yakni Assoc. Prof. Dr. Wirdati Irma, S.Pd., M.Si., Dr. Seri Hartati, M.Pd., Siti Niah, S.Pd., M.Pd., dan Ilham Hudi, S.Pd., M.Pd.
Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Dekan FKIP UMS, Prof. Dr. Anam Sutopo, M.Hum., bersama jajaran pimpinan fakultas, yaitu Wakil Dekan I Dr. Miftakhul Huda, S.Pd., M.Pd., Wakil Dekan II Dr. Agus Susilo, M.Pd., serta Wakil Dekan III Dr. Nur Subekti, S.Pd., M.Or.
Dalam sesi diskusi, kedua institusi saling bertukar informasi mengenai tata kelola Program Studi PPG, strategi peningkatan mutu akademik, pengelolaan sumber daya, implementasi kebijakan terbaru, sistem penjaminan mutu, hingga berbagai tantangan dalam penyelenggaraan Pendidikan Profesi Guru.
Melalui forum tersebut, diharapkan lahir berbagai gagasan inovatif serta peluang kerja sama yang dapat diimplementasikan guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan profesi guru di masing-masing perguruan tinggi.
Ketua Prodi PPG FKIP UMRI, Dr. Ardiya, S.S., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh keluarga besar FKIP UMS. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperluas jejaring kerja sama, memperkuat sinergi antar-PTMA, sekaligus mengadopsi berbagai praktik terbaik dalam pengelolaan Program Studi PPG.
“Kami melihat banyak hal yang dapat dipelajari dari FKIP UMS, khususnya dalam membangun tata kelola Program Studi PPG yang berkualitas. Semoga berbagai pengalaman yang diperoleh dapat menjadi referensi dalam memperkuat Prodi PPG FKIP UMRI ke depan,” ujarnya.
Salah satu fokus utama kunjungan tersebut adalah mempelajari berbagai praktik baik yang telah diterapkan oleh Prodi PPG FKIP UMS yang saat ini telah meraih Akreditasi Unggul. Capaian tersebut dinilai sebagai bukti keberhasilan FKIP UMS dalam membangun tata kelola program studi melalui penguatan sistem penjaminan mutu, inovasi pembelajaran, tata kelola akademik yang efektif, serta komitmen menghasilkan lulusan guru profesional yang kompeten dan berdaya saing.
Bagi FKIP UMRI, keberhasilan tersebut menjadi inspirasi sekaligus motivasi untuk terus melakukan pembenahan di berbagai aspek penyelenggaraan Pendidikan Profesi Guru. Pengalaman yang diperoleh selama sharing session diharapkan dapat diadaptasi sebagai bagian dari strategi peningkatan mutu menuju Prodi PPG FKIP UMRI yang unggul, adaptif, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat nasional.
Melalui kegiatan ini, FKIP UMRI juga berharap hubungan kelembagaan dengan FKIP UMS semakin erat serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga pengembangan Program Studi PPG.
Semangat kolaborasi antar-PTMA diharapkan menjadi kekuatan bersama dalam mencetak guru-guru profesional yang berkualitas, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan dunia pendidikan Indonesia di masa depan.***







