Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Nasional

PSBD Batu Bara Ternoda Diduga Terima Upeti, Aroma Busuk Perjudian APH Harap Tindak Tegas

badge-check

PSBD Batu Bara Ternoda Diduga Terima Upeti, Aroma Busuk Perjudian APH Harap Tindak Tegas Perbesar

Batu Bara. RiauPro.com – Pekan Seni Budaya Daerah (PSBD) ke-VII Kabupaten Batu Bara yang seharusnya menjadi ajang pelestarian seni dan pemersatu antar etnis, kini berubah menjadi sorotan tajam publik. Aroma busuk perjudian terselubung diduga menyusupi kemeriahan acara rakyat itu di bawah selimut “hiburan ketangkasan”.

 

Ketua DPC Perkumpulan Jurnalis Indonesia Demokrasi (PJID) Kabupaten Batu Bara, Mariati AB, S.Pd, angkat bicara lantang. Ia menyebut, di tengah hiruk pikuk pasar malam dan hiburan rakyat, masih ditemukan praktik permainan ketangkasan yang diduga kuat mengandung unsur perjudian terselubung pada Minggu (09/11/2025).

 

“Permainan ketangkasan bisa dikategorikan sebagai judi terselubung bila ada pertaruhan uang atau barang bernilai, hasilnya bergantung pada keberuntungan, dan dilakukan tanpa izin resmi. Jika ketiga unsur ini terpenuhi, maka itu jelas tindak pidana perjudian,” tegas Mariati AB S. Pd dengan nada kesal.

 

Namun yang lebih memicu tanda tanya publik, Kapolres Batu Bara AKBP Doly Nelson Hotasi Hasian Nainggolan, S.H., M.H. terkesan bungkam saat dimintai tanggapan oleh awak media. Beberapa kali dihubungi, baik secara langsung maupun melalui pesan WhatsApp, tak satu pun mendapat respon.

 

Situasi ini memantik dugaan liar di kalangan masyarakat dan insan pers. Ada kecurigaan bahwa aparat penegak hukum setempat diduga “main mata” dengan panitia atau pihak-pihak tertentu.

 

“Kami menduga ada pembiaran terstruktur. Jangan-jangan sudah ada ‘setoran’ dari pihak panitia agar kegiatan tetap berjalan tanpa gangguan,” ujar salah satu jurnalis lokal dengan nada getir.

 

Ketua PJID Batu Bara Mariati AB, S.Pd pun mendesak Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Wisnu Hermawan untuk turun tangan dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Polres Batu Bara.

 

“Jangan biarkan kegiatan budaya yang membanggakan masyarakat ini ternodai oleh kepentingan kelompok rakus yang berlindung di balik seragam penegak hukum. PSBD itu ajang budaya, bukan ladang judi,” tegas Mariati AB S.Pd menutup pernyataannya.

 

Kini publik Batu Bara menunggu langkah tegas dari aparat kepolisian. Apakah Polres Batu Bara akan menindak pelanggaran yang terjadi di depan mata, atau justru terus memilih diam di tengah derasnya sorotan publik.

 

(T. Sihotang).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Tak Kunjung Diperbaiki, Pemuda Batak Bersatu Lakukan Goro Timbun Jalan Rusak

24 Sep 2026 - 21:40 WIB

Tak Kunjung Diperbaiki, Pemuda Batak Bersatu Lakukan Goro Timbun Jalan Rusak

Dalam Pertunjukan Seni Melayu Menongkah Adalah, Perjuangan, Simbol, dan Dialog Manusia dengan Alam

24 Sep 2026 - 17:24 WIB

Dalam Pertunjukan Seni Melayu Menongkah Adalah, Perjuangan, Simbol, dan Dialog Manusia dengan Alam

Polsek Bangko Pusako Ikuti Donor Darah Fuel for Humanity PHR

24 Sep 2026 - 16:55 WIB

Polsek Bangko Pusako Ikuti Donor Darah Fuel for Humanity PHR

Dukung Program Ketahanan Pangan Presiden RI, Pemdes Bersama Warga Batas Tanam Padi Gogo

24 Sep 2026 - 13:08 WIB

Dukung Program Ketahanan Pangan Presiden RI, Pemdes Bersama Warga Batas Tanam Padi Gogo

Gencarkan Himbauan Karhutla, Polsek Bagan Sinembah lngatkan Warga Bahaya Membuka Lahan dengan Membakar

24 Sep 2026 - 12:21 WIB

Gencarkan Himbauan Karhutla, Polsek Bagan Sinembah lngatkan Warga Bahaya Membuka Lahan dengan Membakar
Trending di Hukrim