Menu

Mode Gelap
Peduli Sesama, IKPA Pekanbaru Dampingi IPPERPA Pekanbaru Salurkan Bantuan Hasil Donasi kepada Anggi Pangiano Tiga Orang Diringkus! Polsek Pujud Ungkap Peredaran Sabu 40 Gram Green Policing Hijaukan Halaman, Polsek Simpang Kanan Cegah Bencana dari Sekarang Siapkan Halaman Rumah Dengan Green Policing, Polsek Simpang Kanan: Jadi Benteng Hijau Bukan Sekadar Pohon, Polsek Sp Kanan: Ini Pesan Tersembunyi di Balik Tanam Bibit Pohon di Halaman Polisi di Hati, Polsek Sp Kanan Green Policing Tanam Bibit Tanam Harapan

Pekanbaru

Tingkatkan Kompetensi Siswa, Tim Dosen UMRI dan SMK Muhammadiyah 2 Kolaborasi Kembangkan Kearifan Lokal Riau

badge-check


					Tingkatkan Kompetensi Siswa, Tim Dosen UMRI dan SMK Muhammadiyah 2 Kolaborasi Kembangkan Kearifan Lokal Riau Perbesar

PEKANBARU, RIAUPRO.COM – Guru-guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah 2 Pekanbaru, berkolaborasi dengan dosen dari Farmasi Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), untuk implementasi program pembelajaran berbasis projek.

Program ini merupakan bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) dosen farmasi UMRI dalam meningkatkan kualitas pembelajaran farmasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat terhadap digelar pada, 2-4 Februari 2026.

Pembelajaran berbasis proyek memanfaatkan nenas, tumbuhan potensi lokal sebagai produk herbal inovatif berupa sabun cuci piring dari buah nenas. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan praktis siswa sekaligus menjembatani kurikulum pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri fitofarmaka.

Inisiatif kolaboratif ini dirancang sebagai implementasi pembelajaran kontekstual, di mana siswa tidak hanya mempelajari teori di kelas tetapi juga terlibat langsung dalam seluruh proses produksi. Mulai dari identifikasi bahan baku berkualitas, proses ekstraksi, formulasi, hingga pengemasan produk akhir, seluruh tahapan dilakukan dengan pendampingan intensif dari para guru dan dosen ahli.

Pelaksanaan projek ini menekankan pada metode hands-on learning. Para siswa diajak untuk memahami tantangan nyata dalam standardisasi produk herbal. Manfaat dari program ini dirasakan secara langsung oleh para peserta didik.

Mereka mendapatkan pengalaman kerja yang relevan dengan dunia industri, membangun portofolio produk, serta mengasah kemampuan analisis dan pemecahan masalah. Bagi guru, kolaborasi ini menjadi sarana pengembangan profesional yang efektif.

“Pembelajaran farmasi berbasis PjBL ini memberikan wawasan baru bagi kami dan siswa. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi langsung mempraktikkan cara mengolah limbah dari tumbuhan potensi lokal menjadi produk bernilai,” ujar salah seorang guru pembimbing dari SMK Muhammadiyah 2 saat ditemui di sela-sela kegiatan.

Pengembangan produk berbasis nenas dipilih karena merupakan salah satu komoditas unggulan lokal Provinsi Riau yang memiliki potensi besar di industri kesehatan. Seiring dengan tingginya limbah dari kulit nenas, dan manfaat yang besar dari kandungan kulit nenas sehingga dapat dimanfaatkan sebagai sabun cuci piring guna mengurangi limbah kulit nenas.

Diharapkan, program ini dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi sekolah kejuruan lainnya. Kedepannya, diharapkan adanya pengembangan varian produk lain serta penjajakan potensi hilirisasi agar hasil karya siswa tidak hanya berhenti sebagai prototipe, tetapi juga dapat diakses oleh masyarakat luas.

Inisiatif ini menegaskan komitmen bersama antara dunia pendidikan vokasi dan perguruan tinggi dalam memajukan sumber daya manusia yang inovatif.[]

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peduli Sesama, IKPA Pekanbaru Dampingi IPPERPA Pekanbaru Salurkan Bantuan Hasil Donasi kepada Anggi Pangiano

10 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Bongkar Korupsi Dana Participating Interest Yang Dikelola PT SPRH, Kejati Riau Tetapkan 9 Tersangka

7 Agustus 2026 - 09:23 WIB

Resmi Dilantik, Prof. Dr. Syahlan, S.H., M.H. Nahkodai Pengadilan Tinggi Kalimantan Utara

3 Agustus 2026 - 17:08 WIB

Mahasiswa dan Pemuda Kuansing di Pekanbaru Desak APH Tegakkan Hukum: Jangan Terlalu Mesra dengan Pemda

2 Agustus 2026 - 17:41 WIB

Sekum IPMAKUS Deki Irawan Tagih Janji Pemkab Kuansing: “Kapan Asrama Mahasiswa Kuansing Dibangun?

2 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Trending di Pekanbaru