Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Kuansing

Mahasiswa KKN Universitas Abdurab Laksanakan Proker Besar Penanaman Toga di Desa Beringin Taluk

badge-check

Mahasiswa KKN Universitas Abdurab Laksanakan Proker Besar Penanaman Toga di Desa Beringin Taluk Perbesar

KUANSING, PRORIAU.COM – Kelompok 36 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Abdurab melaksanakan Program Kerja Besar (Proker) Penanaman Tanaman Obat Keluarga (Toga) di Desa Beringin Taluk, Kecamatan Kuantan Tengah. Kegiatan ini dipusatkan di halaman depan Balai
Desa Beringin Taluk dan berlangsung pada 27 Agustus 2025.

Sebelum penanaman dilakukan, mahasiswa KKN bersama warga terlebih dahulu melakukan pembersihan lahan yang menjadi lokasi penanaman toga. Kegiatan pembersihan ini berlangsung selama dua hari, meliputi perataan tanah, pengangkatan rumput liar, dan penyiapan media tanam
agar tanaman toga dapat tumbuh dengan baik.

Pada hari penanaman, mahasiswa KKN tidak hanya bekerja sama dengan masyarakat, tetapi juga mendapat dukungan langsung dari perangkat desa. Sekretaris Desa (Sekdes) Beringin Taluk, yang akrab disapa Bg Ari, turut hadir dan ikut serta menanam bersama para mahasiswa. Kehadiran
beliau menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah desa terhadap program yang membawa manfaat jangka panjang bagi kesehatan masyarakat.

Adapun jenis-jenis tanaman obat keluarga (Toga) yang ditanam dalam kegiatan ini meliputi: Jahe, Lengkuas, Lidah Buaya, Kunyit, Rumput Mutiara, Kumis Kucing, Sereh, dan Kencur. Tanaman-tanaman tersebut dipilih karena memiliki manfaat yang luas, baik untuk kesehatan, pengobatan tradisional, maupun sebagai bahan ramuan alami yang mudah diakses masyarakat.

Ketua Kelompok 36 KKN Universitas Abdurab menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk mendorong masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber tanaman herbal yang bermanfaat bagi kesehatan. Selain itu, penanaman toga di depan Balai Desa diharapkan menjadi
contoh dan motivasi bagi warga untuk melakukan hal serupa di rumah masing-masing.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti sampai di sini, tetapi dapat terus dirawat dan dikembangkan oleh masyarakat. Toga bisa menjadi solusi kesehatan sederhana dan alami, sekaligus memperkuat kemandirian desa dalam menjaga kesehatan warganya,”ujar salah satu mahasiswa KKN.(***)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Tiga Alat Berat Sany, Cat Dan Hitachi Ditemukan di Seberang Sungai Muara Lembu, Dugaan Aktivitas PETI Minta Diusut APH

10 Okt 2026 - 22:54 WIB

Tiga Alat Berat Sany, Cat Dan Hitachi Ditemukan di Seberang Sungai Muara Lembu, Dugaan Aktivitas PETI Minta Diusut APH

Yogi Lin Resmi Pimpin RBT Kuansing, Komitmen Lengkapi Kepengurusan dan Membesarkan Komunitas

9 Okt 2026 - 22:23 WIB

Yogi Lin Resmi Pimpin RBT Kuansing, Komitmen Lengkapi Kepengurusan dan Membesarkan Komunitas

Buka Turnamen Logas Cup 2026, Fedrios Gusni Komit Jaring Bibit Pesepak Bola Muda Kuansing

28 Sep 2026 - 22:36 WIB

Buka Turnamen Logas Cup 2026, Fedrios Gusni Komit Jaring Bibit Pesepak Bola Muda Kuansing

IWN Akui Miliki PETI di Sungai Jake dan Teso Singingi, Sebut Ada Perbedaan Rombongan dan Sistem Iuran

26 Sep 2026 - 11:01 WIB

IWN Akui Miliki PETI di Sungai Jake dan Teso Singingi, Sebut Ada Perbedaan Rombongan dan Sistem Iuran

Heboh! PETI Bermunculan di Sungai Jake dan Teso Singingi Hilir – LTD, Diduga Milik IRFN, KSTN dan IWN

25 Sep 2026 - 15:14 WIB

Heboh! PETI Bermunculan di Sungai Jake dan Teso Singingi Hilir – LTD, Diduga Milik IRFN, KSTN dan IWN
Trending di Hukrim