Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Kuansing

Menyusahkan Masyarakat, Pemda Kuansing Harus Evaluasi PT SAM di Sungai Langsat

badge-check

Menyusahkan Masyarakat, Pemda Kuansing Harus Evaluasi PT SAM di Sungai Langsat Perbesar

KUANSING, RAIUPRO.COM — Kondisi ruas jalan di kawasan aktivitas perusahaan di Desa Sungai Langsat, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi, kembali menjadi sorotan. Berdasarkan foto yang diterima, permukaan jalan tampak dipenuhi debu dan material halus yang berpotensi mengganggu kenyamanan serta aktivitas masyarakat yang melintas. Selasa (28/07/2026).

Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas kendaraan operasional perusahaan yang melintas di ruas jalan tersebut. Sementara itu, PT SAM disebut belum menunaikan kewajibannya untuk melakukan penyiraman jalan secara rutin guna mengendalikan debu yang ditimbulkan dari aktivitas kendaraan dan operasional perusahaan.

Apabila benar demikian, kondisi ini tentu patut menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi. Sebab, keberadaan perusahaan di tengah masyarakat idealnya tidak hanya berorientasi pada kegiatan usaha, tetapi juga harus memperhatikan aspek lingkungan, keselamatan, kenyamanan, serta kepentingan masyarakat sekitar.

Debu yang beterbangan akibat kondisi jalan yang tidak dilakukan penyiraman secara optimal berpotensi mengganggu pengguna jalan dan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan tersebut. Terlebih, jika aktivitas kendaraan perusahaan berlangsung setiap hari dengan intensitas tinggi.

Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi melalui instansi terkait dinilai perlu segera melakukan evaluasi dan turun langsung ke lapangan untuk memastikan apakah PT SAM telah memenuhi kewajiban pengelolaan dampak lingkungan dan sosial akibat aktivitas operasionalnya.

“Jangan sampai masyarakat yang harus menanggung dampak dari aktivitas perusahaan. Jika memang ada kewajiban penyiraman jalan, maka harus dilaksanakan secara konsisten dan tidak hanya dilakukan ketika ada pemeriksaan,” demikian sorotan terhadap kondisi tersebut.

Pemda Kuansing juga diharapkan tidak menutup mata terhadap keluhan masyarakat. Jika ditemukan adanya kelalaian perusahaan dalam menjaga kondisi jalan dan mengendalikan dampak debu, maka pemerintah harus memberikan teguran dan mengambil langkah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Masyarakat berharap keberadaan PT SAM dapat memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat sekitar, bukan justru menimbulkan persoalan baru. Evaluasi terhadap aktivitas perusahaan menjadi penting untuk memastikan kegiatan operasional berjalan sesuai dengan aturan serta tetap memperhatikan kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan.***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Heboh! PETI Bermunculan di Sungai Jake dan Teso Singingi Hilir – LTD, Diduga Milik IRFN, KSTN dan IWN

25 Sep 2026 - 15:14 WIB

Heboh! PETI Bermunculan di Sungai Jake dan Teso Singingi Hilir – LTD, Diduga Milik IRFN, KSTN dan IWN

Harumkan Nama Kuansing, Dutariyanda Ramadhan Borong Medali di Kejurprov VIII PERPANI

20 Sep 2026 - 13:42 WIB

Harumkan Nama Kuansing, Dutariyanda Ramadhan Borong Medali di Kejurprov VIII PERPANI

Panduan Lengkap Liburan ke Kuansing untuk Wisatawan Pertama Kali

17 Sep 2026 - 22:59 WIB

Panduan Lengkap Liburan ke Kuansing untuk Wisatawan Pertama Kali

FITUR BARU RIAUPRO.COM – Ingin Tulisanmu Dibaca Banyak Orang? Jadi Penulis di Riaupro.com, Cuma Butuh 3 Langkah!

15 Sep 2026 - 13:04 WIB

FITUR BARU RIAUPRO.COM – Ingin Tulisanmu Dibaca Banyak Orang? Jadi Penulis di Riaupro.com, Cuma Butuh 3 Langkah!

Jumat Berkah Pacu Jalur Virtual Berlanjut, Rp2,25 Juta Disalurkan ke Panti Asuhan Putri ‘Aisyiyah Kuansing

12 Sep 2026 - 13:53 WIB

Jumat Berkah Pacu Jalur Virtual Berlanjut, Rp2,25 Juta Disalurkan ke Panti Asuhan Putri ‘Aisyiyah Kuansing
Trending di Kuansing