PEKANBARU, RIAUPRO.COM – Pascasarjana Administrasi Pendidikan Universitas Riau (UNRI) terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pendidikan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Salah satu kegiatan tersebut dilaksanakan di SDN 019 Lubuk Agung, Kecamatan XIII Koto Kampar, dengan fokus pada peningkatan kompetensi guru sekolah dasar melalui pembelajaran mendalam yang terintegrasi dengan pendekatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). Kegiatan di gelar pada, 25 Juli 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat kapasitas guru dalam menghadapi tantangan pendidikan yang semakin kompleks. Guru tidak hanya dituntut mampu menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga harus mampu menciptakan pengalaman belajar yang bermakna, kontekstual, dan mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, serta mampu memecahkan berbagai persoalan di lingkungan sekitarnya.
Melalui workshop tersebut, para guru diperkenalkan dan didorong untuk memahami konsep pembelajaran mendalam yang menempatkan peserta didik sebagai subjek utama dalam proses pendidikan. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan pembelajaran yang tidak berhenti pada penguasaan materi, tetapi juga membangun pemahaman yang lebih mendalam serta menghubungkan pengetahuan dengan kehidupan nyata.
Integrasi STEM dalam pembelajaran juga menjadi bagian strategis dari kegiatan ini. Pendekatan STEM memungkinkan guru merancang proses pembelajaran yang menggabungkan ilmu pengetahuan, teknologi, rekayasa, dan matematika secara terpadu. Dengan demikian, peserta didik diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan pengetahuan tersebut untuk menemukan solusi terhadap berbagai permasalahan secara kreatif dan inovatif.
Kegiatan pengabdian ini dibimbing oleh Prof. Isjoni dan Dr. Erlisnawati, S.Pd., M.Pd. Sementara itu, pelaksanaan kegiatan turut melibatkan mahasiswa Pascasarjana Administrasi Pendidikan UNRI, yakni Oyong Risman, Rodeka, Azhan Bin Pirdaus, dan Asneri.
Kehadiran dosen dan mahasiswa dalam kegiatan tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat dalam bentuk peningkatan wawasan guru, tetapi juga menjadi ruang berbagi pengalaman dan praktik baik untuk memperkuat kualitas pembelajaran di sekolah dasar.
Melalui kegiatan ini, Pascasarjana Administrasi Pendidikan UNRI menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan harus dimulai dari penguatan kompetensi pendidik. Guru yang terus belajar dan berkembang akan menjadi fondasi penting dalam melahirkan generasi yang memiliki kemampuan berpikir mendalam, berkarakter, kreatif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Pengabdian kepada masyarakat tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menjembatani ilmu pengetahuan dengan kebutuhan nyata di dunia pendidikan. Dari ruang-ruang belajar dan forum berbagi inilah, diharapkan lahir inovasi pembelajaran yang mampu membawa perubahan positif bagi guru, peserta didik, sekolah, dan masyarakat secara luas.***







